Ragam Kuliner Khas Hadir di Pameran Hari Jadi ke-81 Jateng, dari Nasi Gandul hingga Tumpang Koyor

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi membuka Pameran Kuliner dan UMKM di halaman Kantor Gubernur Jateng.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi membuka Pameran Kuliner dan UMKM di halaman Kantor Gubernur Jateng.

Pilarjateng.com, Semarang – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah semakin semarak, dengan digelarnya Pameran Kuliner dan UMKM di halaman Kantor Gubernur Jateng. Beragam kuliner tradisional dan produk UMKM lokal dari 35 kabupaten/ kota, hadir dalam pameran yang berlangsung 20-22 Agustus 2026 tersebut.

Puluhan stan berjajar di lokasi pameran. Para penjaga stan tampak sibuk melayani pembeli, sementara pengunjung berkeliling memilih beragam makanan dan produk yang ditawarkan.

Berbagai kuliner khas daerah Jawa Tengah tersaji, mulai dari nasi gandul dan sego tewel khas Pati, mie ongklok Wonosobo, geblek dan dawet ireng dari Purworejo, hingga olos khas Tegal. Ada pula soto klethuk dari Blora, tumpang koyor dari Salatiga, lontong tuyuhan Rembang, kupat tahu Magelang, sate blengong Brebes, serta horok-horok, sate kikil, dan pindang serani dari Jepara.

Baca Juga:  271 Siswa MAN 2 Rembang Alami Diare, Diduga Keracunan MBG

Seorang pengunjung, Tazkiyatun Nafsi, pegawai di sebuah lembaga sosial di Kota Semarang, turut mencicipi nasi gandul khas Pati. Sebagai pencinta kuliner, ia tertarik menjajal makanan lokal yang dipamerkan dari berbagai daerah.

“Tadi ke sini keliling stan-stan, kebetulan saya memang suka kulineran ya. Dan di sini banyak pilihan makanan khasnya, lengkap dari berbagai daerah, tinggal pilih mana yang disuka,” ucap perempuan asal Tegal tersebut.

Di stan Kabupaten Pati, pengunjung dapat menikmati nasi gandul dan sego tewel. Pengurus Persatuan Perusahaan Jasa Boga Indonesia (PPJI) Kabupaten Pati, Ira Yuwanawati mengatakan, kedua makanan tersebut dipilih karena merupakan kuliner khas yang memiliki banyak penggemar.

Sego tewel terbuat dari nangka muda yang dimasak dengan santan sebagai kuah sayur. Sementara nasi gandul disajikan dengan kuah santan yang khas dan beragam lauk, seperti telur bacem, daging, babat, iso, dan paru.

Baca Juga:  Taj Yasin Raih Budai Award 2026, Keteladanan Jadi Dasar Penghargaan

“Pati kulinernya menang dua ini yang terkenal. Kalau yang gandul santannya agak pekat, kalau yang sego tewel agak encer,” ujar Ira, sembari menyiapkan pesanan dari pembeli.

Menurut Ira, keikutsertaan dalam pameran ini bukan kali pertama bagi PPJI Kabupaten Pati. Dia berharap, kegiatan serupa semakin sering digelar, sehingga produk UMKM daerah dapat semakin dikenal masyarakat luas.

“Harapannya lebih sering diadakan event seperti ini, soalnya untuk mendongkrak UMKM-UMKM yang di daerah biar terkenal ke seluruh Jawa Tengah, bahkan ke seluruh Indonesia,” beber Ira.

Sementara itu, Kabupaten Jepara menghadirkan sejumlah kuliner khas, antara lain horok-horok, sate kikil, pindang serani, dan es gempol pelet. Sajian tersebut merupakan produk Vinn Resto, salah satu UMKM binaan Pemerintah Kabupaten Jepara.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Panen dan Tanam Bawang Putih Serentak, Kawal Ketahanan Pangan Nasional

“Yang paling khas itu pindang serani. Yang membedakan, bumbunya itu gak ada di daerah lain, meskipun kayak sup ikan, tapi memang ini khasnya Jepara,” beber Owner Vinn Resto Jepara, Rini Hartaya.

Tak hanya kuliner, Pameran Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah juga menghadirkan beragam produk UMKM lainnya, mulai dari kerajinan, fesyen, hingga produk kreatif. Pameran tersebut turut diikuti pelaku UMKM dari luar Jawa Tengah, di antaranya Jawa Timur, Sumatera Barat, Banten, dan Lampung.

Selain pameran UMKM, kegiatan tersebut juga menampilkan program dan inovasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jateng, BUMD/BUMN, swasta, serta berbagai lembaga lainnya. Sejumlah provinsi mitra yang telah menjalin kerja sama dengan Jawa Tengah juga turut berpartisipasi.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB