BNNP Jateng dan Pemkab Blora Launching ULT P4GN, Langkah Nyata Menuju Blora Bersinar

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol. Agus Rohmat dan Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, meresmikan Unit Layanan Terpadu P4GN (ULT P4GN) Kabupaten Blora, Jumat (28/8/2026).

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol. Agus Rohmat dan Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, meresmikan Unit Layanan Terpadu P4GN (ULT P4GN) Kabupaten Blora, Jumat (28/8/2026).

Pilarjateng.com, Blora – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Blora resmi meluncurkan Unit Layanan Terpadu P4GN (ULT P4GN) Kabupaten Blora, Jumat (28/8/2026). Kehadiran ULT P4GN diharapkan akan menjadi simpul kolaborasi dalam membangun Kabupaten Blora yang bersih dari narkoba, sekaligus menjadi embrio menuju terbentuknya BNNK Blora.

Launching tersebut dihadiri Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol. Agus Rohmat, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, Dandim 0721/Blora Letkol Kav. Yudhi Agus Setiyanto, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Pejabat Utama BNNP Jawa Tengah, unsur TNI-Polri, PKK, dunia pendidikan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, serta perwakilan Sekolah Bersinar Kabupaten Blora.

Dalam sambutannya, Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol. Agus Rohmat, menegaskan bahwa persoalan narkotika merupakan ancaman serius dan kompleks yang tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga keamanan, ketahanan sosial, perekonomian, serta masa depan generasi bangsa. Karena itu, menurutnya, penanganan narkotika tidak dapat dibebankan kepada BNN maupun aparat penegak hukum semata.

“Penanganannya tidak dapat dilakukan oleh BNN semata, melainkan memerlukan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Kehadiran ULT P4GN Kabupaten Blora menjadi bentuk nyata dari semangat kolaborasi tersebut. Pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media, serta seluruh komponen bangsa harus mengambil peran sesuai tugas dan kewenangannya,” ucapnya.

Baca Juga:  OJK Cabut Izin Usaha PT Credit Saison Indonesia Finance

Jenderal bintang satu tersebut menambahkan bahwa ULT P4GN tidak boleh hanya dimaknai sebagai sebuah kantor, tetapi harus menjadi wadah untuk menyatukan langkah, memperkuat koordinasi, dan menghadirkan layanan P4GN yang lebih dekat kepada masyarakat.

Menurutnya, penguatan P4GN juga sejalan dengan arah pembangunan nasional sebagaimana tercermin dalam Asta Cita Presiden, khususnya dalam upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia, meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuhnya generasi penerus bangsa.

“Membangun Indonesia yang maju tidak cukup hanya dengan pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi harus dibarengi dengan pembangunan manusia yang sehat, berkarakter, produktif, dan terlindungi dari ancaman narkotika. Karena itu, perang melawan narkoba pada hakikatnya adalah bagian dari upaya membangun manusia Indonesia yang unggul dan menyelamatkan masa depan bangsa,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Kepala BNNP Jawa Tengah menekankan bahwa pencegahan harus dilakukan sedini mungkin dengan membangun ketahanan anak melalui keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial. Semangat tersebut semakin relevan dengan gerakan Ananda Bersinar – Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih dari Narkotika.

Baca Juga:  BNNP Jateng Bekali Warga Kawasan Rawan Narkoba dengan Keterampilan Barista

“Ananda Bersinar bukan hanya program BNN, tetapi semangat bersama untuk memastikan anak-anak kita tumbuh sehat, cerdas, kuat, produktif, dan bebas dari narkoba,” ungkapnya.

“Mereka harus dibangun menjadi generasi yang memiliki karakter kuat, kemampuan mengambil keputusan yang sehat, lingkungan yang mendukung, serta keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkotika. Untuk itu, keterlibatan PKK, sekolah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Blora menjadi sangat penting,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini menyampaikan bahwa launching ULT P4GN merupakan momentum penting bagi Kabupaten Blora dalam memperkuat upaya P4GN. Pemerintah Kabupaten Blora berkomitmen memberikan dukungan nyata, termasuk dalam proses menuju terbentuknya BNNK Blora. Dijelaskan pula bahwa Pemkab Blora saat ini terus melakukan persiapan melalui penyusunan kajian naskah akademik dan pemenuhan berbagai persyaratan administrasi dengan dukungan serta pendampingan dari BNNP Jawa Tengah dan BNN RI.

“Dengan hadirnya ULT P4GN ini, saya optimis upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika dapat berjalan lebih optimal dan efektif sehingga mampu menyelamatkan generasi muda Kabupaten Blora dari bahaya narkoba,” ujar Sri Setyorini.

Baca Juga:  Permudah Bayar Pajak Kendaraan, Bapenda Jateng Kembangkan Samsat Budiman Mobile

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab Blora menyediakan gedung ULT P4GN yang merupakan aset pemerintah daerah di Jalan Tentara Pelajar, Kelurahan Kunden, Kecamatan Blora, dengan luas bangunan sekitar 110 meter persegi di atas tanah seluas sekitar 1.530 meter persegi. Selain gedung, Pemkab Blora juga menyiapkan perlengkapan perkantoran, dua kendaraan dinas roda empat dan tiga kendaraan roda dua untuk mendukung pelayanan dan kegiatan lapangan melalui skema pinjam pakai.

Setelah penandatanganan Nota Kesepakatan, Wakil Bupati Blora secara resmi menyatakan ULT P4GN Kabupaten Blora mulai beroperasi yang ditandai dengan prosesi pemotongan pita.

“Melalui ULT P4GN, BNNP Jawa Tengah dan Pemkab Blora akan memperkuat koordinasi dan sinkronisasi program, pertukaran data dan informasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, serta dukungan terhadap pemberantasan peredaran gelap narkotika,” terangnya.

Launching ULT P4GN bukanlah garis akhir, melainkan titik awal gerakan bersama untuk membangun sistem perlindungan masyarakat yang lebih kuat terhadap ancaman narkoba. Keberadaan unit layanan ini diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi yang menghubungkan pemerintah, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, keluarga, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan dalam menghadirkan upaya P4GN yang terpadu dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Berita Terbaru