Polres Demak Dorong Pelajar Tak Mudah Terjebak Konten Deepfake

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 5 September 2026 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarjateng.com, Demak
– Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuat informasi digital semakin mudah dibuat dan disebarkan. Di sisi lain, teknologi tersebut juga membuka peluang munculnya informasi palsu, manipulasi digital, hingga deepfake.

Kondisi itu mendorong Polres Demak untuk memperkuat literasi digital di kalangan pelajar. Kadrena generasi muda dinilai perlu memiliki kemampuan untuk mengenali informasi yang benar sebelum mempercayai atau menyebarkannya.

Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan, kemampuan menggunakan teknologi perlu diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis.

Baca Juga:  Cegah Karhutla, Polsek Karangawen Gencarkan Edukasi Warga di Sekitar Kawasan Hutan

“AI memiliki banyak manfaat, terutama untuk mendukung pembelajaran dan kreativitas. Namun, pelajar juga harus memahami risiko penyalahgunaannya. Jangan sampai teknologi justru digunakan untuk menyebarkan informasi yang tidak benar atau merugikan orang lain,” kata Samel, di Mapolres Demak, Jum’at (4/9/2026).

Menurut Samel, salah satu tantangan yang kini semakin berkembang adalah munculnya konten hasil manipulasi AI yang sulit dibedakan dari konten asli.

Foto, video, maupun suara seseorang dapat direkayasa menggunakan teknologi digital. Konten tersebut kemudian dapat digunakan untuk menyebarkan informasi palsu, melakukan penipuan, atau membentuk persepsi tertentu terhadap seseorang.

Baca Juga:  TMMD Reguler ke-130 di Desa Ngajaran, Buka Akses Antarwilayah dan Dorong Potensi Ekonomi Warga

“Sekarang sebuah foto, video, bahkan suara bisa dibuat sedemikian rupa sehingga terlihat dan terdengar seperti asli. Karena itu, jangan menjadikan apa yang kita lihat di media sosial sebagai kebenaran tanpa melakukan pengecekan,” ujarnya.

Polres Demak mengingatkan pelajar agar membiasakan diri melakukan verifikasi terhadap informasi yang diterima melalui media sosial. Salah satunya dengan melihat sumber informasi, membandingkan dengan sumber lain, serta tidak terburu-buru membagikan konten yang belum diketahui kebenarannya.

Baca Juga:  Seorang Pendaki Jatuh di Kawah Gunung Slamet, Tim SAR Gabungan Langsung Brgerak ke Lokasi

Selain menjadi pengguna yang kritis, pelajar juga didorong memanfaatkan AI untuk kegiatan yang produktif, seperti membantu memahami materi pelajaran, mencari referensi, mengembangkan kreativitas, dan mendukung proses belajar.

Samel menegaskan, kehadiran AI tidak seharusnya membuat generasi muda kehilangan kemampuan untuk berpikir secara mandiri.

“Teknologi adalah alat. Yang paling penting adalah bagaimana kita menggunakannya secara bijak, bertanggung jawab dan tetap menjunjung etika. Kami ingin pelajar menjadi generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga cerdas dalam menggunakannya,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB