Pilarjateng.com, Semarang – Dalam upaya melawan peredaran narkoba di tempat hiburan malam, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah menggelar Operasi Yustisi di tempat hiburan malam di Bandungan, Kabupaten Semarang, Jumat (14/2/2024). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah dalam memberantas narkoba, serta mencegah penyalahgunaan narkotika di masyarakat.
Operasi dimulai pukul 23.00 WIB dan berlangsung dengan ketat di dua lokasi, yaitu Paradise Karaoke Bandungan dan Java Music Bandungan. Operasi deteksi dini ini mencakup pemeriksaan skrining pupil mata, tes urine, pemeriksaan barang-barang pengunjung, serta pemeriksaan ruangan tempat hiburan.
Tim gabungan BNNP Jateng kemudian melakukan pemeriksaan urine terhadap 100 orang pengunjung.
Di dua lokasi tersebut, seluruh pengunjung yang diperiksa, baik karyawan maupun tamu yang berjumlah 100 orang, terbukti tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
Dalam pernyataan resminya, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah Brigjen. Pol. Dr. H. Agus Rohmat, S.I.K., S.H., M.Hum., yang diwawancarai secara terpisah menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mencegah peredaran narkotika di Jawa Tengah.
“Kami terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di tempat hiburan malam yang rawan terjadinya penyalahgunaan. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menciptakan Jawa Tengah yang BERSINAR (bersih dari narkoba),” ujar Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah Brigjen. Pol. Dr. H. Agus Rohmat, dalam pernyataan resminya, Sabtu (15/2).
Beliau juga menegaskan bahwa operasi ini juga sejalan dengan Asta Cita misi ketujuh Kabinet Merah Putih yang dipimpin oleh Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran. Yaitu memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkoba.
“Ini juga merupakan wujud nyata kinerja BNN Provinsi Jawa Tengah untuk mendukung program prioritas keenam Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran, yang bertujuan untuk memerangi narkoba dan menciptakan masyarakat yang lebih bersih dan sehat,” imbuhnya.
Plh. Ketua Tim Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah Dr. Rudi Hartono, menambahkan, bahwa BNN Provinsi Jawa Tengah akan terus menggelar operasi serupa demi menjaga keamanan masyarakat dan mencegah dampak negatif narkotika.
“Kegiatan ini merupakan upaya preventif kami dalam mencegah peredaran narkotika di tempat hiburan malam. Kami akan terus melakukan pengawasan secara berkelanjutan dan menindak tegas tempat-tempat hiburan yang terindikasi melanggar hukum,” ucapnya.
Dengan dilaksanakannya operasi ini, BNNP Jateng berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya narkoba dan berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkotika. Upaya ini tidak hanya melibatkan petugas, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.
Salah seorang pengunjung yang turut diperiksa, Budi Santoso (28 tahun) asal kota Surakarta yang kebetulan berkunjung, menyampaikan apresiasinya kepada BNN Jateng yang telah melakukan operasi narkoba di tempat hiburan.
“Sebagai pengunjung, saya sangat mendukung kegiatan ini karena bisa memastikan bahwa tempat hiburan tetap aman dan bebas narkoba.
Ini membuat kami merasa lebih nyaman dan aman saat berkunjung,” ungkapnya.









