Dandim Pati Ajak Semua Pihak Sukseskan Program Swasembada Pangan

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 20 Februari 2025 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dandim 0718/Pati, Letkol Inf Jon Young Saragi, saat memberikan sambutan diacara ramah-tamah disela kegiatan TMMD Sengkuyung tahap I Tahun 2025, Rabu (19/2).

Dandim 0718/Pati, Letkol Inf Jon Young Saragi, saat memberikan sambutan diacara ramah-tamah disela kegiatan TMMD Sengkuyung tahap I Tahun 2025, Rabu (19/2).

Pilarjateng.com, Pati – Di sela kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap I Tahun 2025 di wilayah Kabupaten Pati, Kodim 0718/Pati menyelenggarakan ramah-tamah. Kegiatan yang berlangsung di balaidesa Tanjungsari kecamatan Jakenan, Rabu (19/2) tersebut dihadiri langsung oleh Komandan Kodim 0718/Pati Letkol Inf Jon Young Saragi, Forkopimda Kabupaten Pati, Forkopincam Jakenan, Forkopincam Juwana serta tokoh masyarakat desa setempat. Rabu, (19/02/2025).

Baca Juga:  Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Dalam sambutannya, Komandan Kodim 0718/Pati, Letkol Inf Jon Young Saragi, mengajak seluruh hadirin dalam acara ramah-tamah pembukaan TMMD Sengkuyung tahap I Tahun 2025 tersebut untuk mensukseskan program swasembada pangan yang saat ini sedang digencarkan oleh pemerintah yang merupakan Program Presiden RI.

“Saya harap semua pihak mendukung program Presiden RI, yakni swasembada pangan. Dan saya juga  berharap tidak ada pihak yang mengambil kesempatan dan merugikan petani dengan membeli gabah dan beras dibawah harga yang ditetapkan,” tegasnya.

Baca Juga:  Atasi Ancaman Abrasi di Sayung, Pemprov Jateng Bangun Hybrid Sea Wall

Pihaknya juga telah menginstruksikan jajarannya untuk mensosialisasikan hal ini kepada petani, dan masyarakat serta yang memiliki penggilingan padi, bahwa penyerapan gabah oleh Bulog tidak ada persyaratan. Semua sudah ditentukan yakni harga pembelian Rp6.500,- untuk gabah kering panen (GKP), dan harga beras Rp12.000,-.

Baca Juga:  Kapolres Demak Resmikan Fasilitas Latihan Menembak Al Fath

“Untuk itu saya menghimbau kepada semuanya, pak kades, masyarakat apabila ada yang panen dan mau dijual agar menghubungi Babinsa atau Danramil,” ujarnya.

“Sekali lagi kepada para Danramil agar mensosialisasikan secara masif di wilayah masing-masing. Ini perintah dari bapak Presiden yang juga perintah pimpinan TNI. Saya ingatkan, perintah itu untuk dilaksanakan bukan untuk dikoordinasikan,” tegas Dandim.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Berita Terbaru