Kepala BNN Jateng Bekali Generasi Muda Lawan Narkoba di Center of Addiction Studies Unika Soegijapranata

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 11 Maret 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat, hadir sebagai narasumber dalam acara Pembekalan Center of Addiction Studies periode 2024/2025 yang diselenggarakan di Universitas Katolik Soegijapranata (Unika) Semarang, Selasa (11/3).

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat, hadir sebagai narasumber dalam acara Pembekalan Center of Addiction Studies periode 2024/2025 yang diselenggarakan di Universitas Katolik Soegijapranata (Unika) Semarang, Selasa (11/3).

Pilarjateng.com, Semarang – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat, hadir sebagai narasumber dalam acara Pembekalan Center of Addiction Studies periode 2024/2025 yang diselenggarakan di Universitas Katolik Soegijapranata (Unika) Semarang, Selasa (11/3).

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen akademisi dalam meningkatkan pemahaman tentang penanganan adiksi, khususnya dalam upaya pencegahan dan rehabilitasi penyalahgunaan narkoba.

Acara yang diinisiasi oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Psikologi ini berlangsung selama dua hari dan menghadirkan sejumlah akademisi serta praktisi di bidang psikologi dan rehabilitasi adiksi. Dalam pemaparannya, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat menekankan pentingnya pola hidup sehat sebagai benteng utama dalam melawan narkoba.

“Kita harus terus hidup sehat, dan caranya adalah dengan menjauhi narkoba. Jika semua orang bisa hidup sehat tanpa narkoba, maka akan terwujud Indonesia yang ‘Bersinar’ (Bersih dari Narkoba),” tegasnya.

Baca Juga:  Hardiknas 2026 di Rembang dan Pati Tampilkan Kreativitas Pelajar

Lebih lanjut, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat mengungkapkan, bahwa mayoritas penyalahguna narkoba mendapatkan barang haram tersebut dari teman atau pacar, dengan angka mencapai 84,49%, baik di perkotaan maupun di pedesaan. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus operandi peredaran narkoba yang semakin kompleks.

“Kegiatan ini juga selaras dengan visi besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam percepatan Asta Cita, khususnya dalam aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan sosial. Upaya pemberantasan narkoba menjadi bagian penting dalam mewujudkan generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi,” tegasnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Dr. Berta Bekti Retnawati, S.E., M.Si., menambahkan, bahwa adiksi adalah persoalan sosial yang harus mendapat perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga:  Rembang Terapkan SPMB Online 2026, Wujudkan Transparansi dan Keadilan Akses Pendidikan

“Mari kita semua berkontribusi bagi masyarakat. Adiksi harus menjadi perhatian bersama demi menciptakan lingkungan yang lebih baik,” ungkapnya.

Sejalan dengan semangat membangun generasi unggul, Dekan Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata, Dr. Kristiyana Haryanti, M.Si., menegaskan pentingnya pembekalan ini sebagai langkah persiapan bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menambah keterampilan mahasiswa agar setelah lulus nanti mereka bisa berkiprah di masyarakat sesuai dengan bidang keilmuannya,” ucap Kristiyana.

“Kami merasa terhormat atas kehadiran Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, yang memberikan wawasan mendalam terkait strategi pencegahan narkoba. Harapannya, mahasiswa dapat menjadi agen perubahan dalam mendukung program-program BNN,” imbuhnya.

Dengan adanya sinergi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan program pencegahan dan rehabilitasi adiksi dapat berjalan lebih efektif. Keterlibatan mahasiswa dalam kampanye anti-narkoba dan edukasi publik menjadi langkah strategis dalam membangun generasi penerus yang bebas dari narkotika.

Baca Juga:  Ratusan Pelajar Demak Unjuk Strategi di Turnamen Free Fire Kapolres Cup 2026

Disesi diskusi interaktif, diikuti dengan antusiasme tinggi oleh para peserta, yang mengajukan berbagai pertanyaan terkait strategi penanganan adiksi dan kebijakan BNN dalam memerangi peredaran narkoba.

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan cendera mata dari Universitas Katolik Soegijapranata kepada Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dalam peningkatan wawasan mahasiswa terkait permasalahan adiksi.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, harapan besar tercipta agar Indonesia semakin maju dengan generasi yang sehat, kuat, dan terbebas dari ancaman narkoba, selaras dengan semangat Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasai Medsos, Konten Kreator Muhammadiyah Siapkan Strategi Dakwah Baru
Tingkatkan Pelayanan Publik, Polres Demak Perkuat Kesiapan Operator Polisi 110
Antisipasi Darurat Narkoba Anak, BNNP Jateng Perkuat Kompetensi Garda Rehabilitasi
Stop Boros Pangan MBG, Pemprov Jateng-Udinus Sambangi SDN Miroto 01 Semarang
BNN Dorong Gen Z Jepara Ambil Peran Hadapi Ancaman Narkoba
Hardiknas 2026 di Rembang dan Pati Tampilkan Kreativitas Pelajar
Hardiknas 2026 di Rembang dan Pati Tampilkan Kreativitas Pelajar
Rembang Terapkan SPMB Online 2026, Wujudkan Transparansi dan Keadilan Akses Pendidikan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:37 WIB

Kuasai Medsos, Konten Kreator Muhammadiyah Siapkan Strategi Dakwah Baru

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:30 WIB

Tingkatkan Pelayanan Publik, Polres Demak Perkuat Kesiapan Operator Polisi 110

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:26 WIB

Antisipasi Darurat Narkoba Anak, BNNP Jateng Perkuat Kompetensi Garda Rehabilitasi

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:00 WIB

Stop Boros Pangan MBG, Pemprov Jateng-Udinus Sambangi SDN Miroto 01 Semarang

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:55 WIB

BNN Dorong Gen Z Jepara Ambil Peran Hadapi Ancaman Narkoba

Berita Terbaru