Stop Boros Pangan MBG, Pemprov Jateng-Udinus Sambangi SDN Miroto 01 Semarang

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari Dinas Ketahanan Pangan Prov Jateng dan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Udinus, mengedukasi para siswa SDN Miroto 01 Semarang, tentang dampak membuang sisa makanan terhadap lingkunganun, Selasa (13/5/2026).

Petugas dari Dinas Ketahanan Pangan Prov Jateng dan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Udinus, mengedukasi para siswa SDN Miroto 01 Semarang, tentang dampak membuang sisa makanan terhadap lingkunganun, Selasa (13/5/2026).

Pilarjateng.com, Semarang — Edukasi gerakan stop pemborosan pangan, kepada siswa penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terus dilakukan Pemeintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan. Kali ini dilakukan bekerjasama dengan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), dengan sasaran para siswa SDN Miroto 01 Semarang, Selasa (13/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah mahasiswa Undinus turun langsung ke SDN Miroto 01 untuk memberikan penjelasan mengenai dampak membuang makanan terhadap lingkungan. Film animasi bertema food waste, yang diproduksi mahasiswa Ilmu Komunikasi Udinus, menjadi media edukasi yang lebih mudah dipahami anak-anak.

Jihan Aisya Nugroho, salahsatu mahasiswa Ilmu Komunikasi Udinus
mengatakan, kampanye food waste dilakukan karena masih banyak anak-anak yang sering menyia-nyiakan makanan, tanpa memahami manfaatnya bagi tubuh maupun lingkungan.

“Kami memberikan edukasi, bahwa makanan yang dibuang dapat berdampak pada lingkungan sekitar. Jadi, kami mengajak anak-anak untuk lebih menghargai makanan,” ujarnya.

Menurut Jihan, pendekatan kepada siswa SD relatif lebih mudah, mengingat anak-anak masih berada pada usia yang cepat menerima edukasi baru.

Baca Juga:  OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026

“Tadi memang ada beberapa anak yang kurang menyukai menu tertentu, seperti buah atau rasa ayam yang pedas. Tapi sebagian besar tetap menghabiskan makanannya,” imbuhnya.

Jihan menegaskan, MBG memiliki kandungan gizi yang telah disusun seimbang, sehingga penting untuk dikonsumsi secara utuh oleh siswa.

“Kalau dihabiskan keseluruhan, pasti akan memberikan energi yang banyak untuk tubuh,” bebernya.

Kepala SDN Miroto 01 Semarang, Sumarni, menyambut positif kegiatan edukasi tersebut. Menurutnya, kegiatan itu mampu memotivasi siswa untuk memahami manfaat konsumsi buah, sayur, serta pentingnya menghabiskan makanan.

“Dengan adanya kegiatan ini sangat mendidik sekali. Anak-anak jadi tahu manfaat makan buah, sayur, dan bagaimana jika makanan tidak dihabiskan,” ujar Sumarni.

Dia berharap, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, agar siswa semakin terbiasa menerapkan pola konsumsi pangan sehat dan tidak membuang makanan.

Sementara, Kepala Bidang Kerawanan Pangan dan Gizi Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Herdini Nur Airianik menjelaskan, edukasi dilakukan untuk meningkatkan pemahaman siswa terkait konsumsi pangan yang bijak, sekaligus mencegah pemborosan pangan.

Baca Juga:  Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

“Hari ini kami melakukan edukasi stop pemborosan pangan. Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan Universitas Dian Nuswantoro Semarang, khususnya mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi, melakukan edukasi kepada siswa SD di 23 SD Negeri Kota Semarang,” terangnya.

Menurut Herdini, kegiatan tersebut dilatarbelakangi oleh maraknya timbulan sampah pangan yang ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya berkaitan dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

“Dengan kegiatan ini, diharapkan anak dapat mengetahui bagaimana mengonsumsi pangan secara bijak, dan pentingnya pangan bergizi seimbang untuk tumbuh kembang anak,” terangnya.

Selain edukasi, kegiatan itu juga menjadi sarana untuk mengetahui daya terima siswa terhadap menu MBG yang disediakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pemprov Jateng berharap, program MBG mampu mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, kuat, ceria, dan berkualitas.

Baca Juga:  Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

“Kami ingin menyelamatkan pangan, dan mengajak anak-anak stop boros pangan,” tegas Herdini.

Herdini menambahkan, kegiatan tersebut masih menjadi proyek percontohan di 23 SD Negeri Kota Semarang. Ke depan, pihaknya berharap kolaborasi serupa dapat diperluas dengan perguruan tinggi lain di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Tengah.

“Harapan kami bisa berkolaborasi dengan universitas-universitas lain sehingga edukasi konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, aman, serta pencegahan pemborosan pangan dapat menjangkau lebih banyak siswa,” ucapnya.

Terkait adanya siswa yang belum terbiasa mengonsumsi menu tertentu dalam MBG, pihaknya mengedepankan pendekatan edukatif serta koordinasi dengan SPPG, agar menu yang disajikan tetap memenuhi kebutuhan gizi namun disukai anak-anak.

“Kami memberikan edukasi pentingnya mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman. Harapan kami juga SPPG dapat menerima masukan dari guru pendamping terkait menu yang disukai anak, tetapi tetap memperhatikan nilai gizi dan kalori yang seimbang,” jelas Herdini.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB