BNNP Jateng Gempur Narkoba Melalui Rangkaian Kegiatan

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 28 Juni 2025 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rudi Hartono, Penyidik Madya BNNP Jawa Tengah, mewakili Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah dalam peringatan malam puncak HANI 2025, yang digelar di Kantor BNNP Jateng, Kamis (26/6/2025).

Rudi Hartono, Penyidik Madya BNNP Jawa Tengah, mewakili Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah dalam peringatan malam puncak HANI 2025, yang digelar di Kantor BNNP Jateng, Kamis (26/6/2025).

Pilarjateng.com, Semarang – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng kembali menunjukkan keseriusannya dalam memutus rantai peredaran gelap narkotika melalui rangkaian kegiatan kolaboratif bertajuk Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025.

Tema global UNODC: “The Evidence is Clear: Invest in Prevention” dan tema nasional: “Memutus Rantai Peredaran Gelap Narkoba melalui Pencegahan, Rehabilitasi, dan Pemberantasan menuju Indonesia Emas 2045” menjadi fondasi berbagai aksi konkret BNNP Jateng.

“Peringatan HANI bukan sekadar seremonial tahunan. Ini adalah momen konsolidasi, refleksi, sekaligus deklarasi bahwa perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan sendiri,” tegas Rudi Hartono, Penyidik Madya BNNP Jawa Tengah, mewakili Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah dalam peringatan malam puncak HANI 2025, yang digelar di Kantor BNNP Jateng, Kamis (26/6/2025).

“Butuh pendekatan pentahelix yang kuat – melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, media, dan dunia usaha,” imbuhnya.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Bekuk Empat Tersangka Pencurian dengan Kekerasan di SPBU Selokromo

Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat BNN, unsur pemerintah kelurahan, tokoh komunitas, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Semarang.

Momen penuh makna ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Rudi Hartono, yang diserahkan kepada Sony Yudha Putra Pradana, Lurah Tanjung Mas, Semarang Utara, sebagai simbol dukungan terhadap pembangunan lingkungan bebas narkoba melalui program Kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba).

“Ini bukan hanya simbol, tapi bukti nyata bahwa pencegahan narkoba berbasis lingkungan bisa dilakukan bila ada kemauan kuat dan sinergi yang berkelanjutan. Meskipun kelurahan kami sebagai selah satu wilayah rawan narkoba di Jawa Tengah, kami Bersama Masyarakat siap  berkolborasi dalam mewujudkan lingkungan kelurahan yang bersih dari narkoba,” ungkap Sony Yudha Putra Pradana.

Baca Juga:  Cegah Karhutla, Polsek Karangawen Gencarkan Edukasi Warga di Sekitar Kawasan Hutan

Tak ketinggalan, para mahasiswa yang tergabung dalam UKM Anti Narkoba menyuarakan semangat perlawanan terhadap narkotika.

“Generasi muda bukan hanya target penyalahgunaan narkoba, tapi juga garda terdepan pemberantasan. Kami terus bergerak melalui edukasi dan rehabilitasi komunitas,” ujar Pia Annisa, mahasiswa Universitas Wahid Hasyim Semarang.

Sebelumnya BNNP Jateng juga menjalankan lebih dari 15 kegiatan pra dan pasca-HANI yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari edukasi sekolah, pelatihan kemandirian, hingga kampanye publik berskala besar.

Disamping itu BNNP Jateng juga menggandeng komunitas, pemerintah daerah, media, hingga mitra transportasi digital untuk menjangkau titik-titik rawan peredaran narkoba.

“Kami ingin menunjukkan bahwa HANI bukan hanya acara sehari. Sejak awal Juni hingga pasca-HANI, kami terus bergerak – dari edukasi, kampanye media, hingga pelatihan pemberdayaan masyarakat,” jelas Jamaluddin Ma’ruf, Ketua panitia HANI 2025 BNNP Jateng.

Baca Juga:  Jenazah Pendaki yang Jatuh ke Kawah Gunung Slamet Berhasil Dievakuasi

Beberapa kegiatan yang telah dilakukan dalam rangka Pra HANI 2025 diantaranya pelatihan guru BK dan pendidik sebaya di SMA/SMK wilayah rawan narkoba, edukasi melalui talkshow di TV, radio, media online, pemasangan spanduk dan baliho anti narkoba di 187 titik strategis, pelatihan abon bandeng untuk masyarakat rentan, sosialisasi P4GN di SLB dan CFD dan pemilihan Duta Anti Narkoba Jawa Tengah.

“Setelah acara malam renungan, kami masih memiliki kegiatan Paska HANI yang diantara pembekalan Penggiat Anti Narkoba LSM GERAM, penyampaian khutbah Jumat anti narkoba di masjid-masjid se-Jateng, MoU dengan PW Muhammadiyah, workshop Ketahanan Keluarga di Kelurahan Purwoyoso,” tambah jamal.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026
Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng
Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah
Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:02 WIB

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Berita Terbaru