KRENOVA Dorong Generasi Muda Berinovasi untuk Wonosobo

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 30 Oktober 2025 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan pelajar mengikuti seminar “Menyiapkan Diri Merancang Masa Depan”, dengan menghadirkan narasumber utama, Wakil Rektor III UNSIQ, Dr. Elfan Kaukab, M.M., M.HI.Ak., di SMAN 1 Wonosobo, Rabu, (29/10/2025).

Ratusan pelajar mengikuti seminar “Menyiapkan Diri Merancang Masa Depan”, dengan menghadirkan narasumber utama, Wakil Rektor III UNSIQ, Dr. Elfan Kaukab, M.M., M.HI.Ak., di SMAN 1 Wonosobo, Rabu, (29/10/2025).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui BadanPerencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Seminar Pelajar “Menyiapkan Diri Merancang Masa Depan”, dengan menghadirkan narasumber utama, Wakil Rektor III UNSIQ, Dr. Elfan Kaukab, M.M., M.HI.Ak., di SMAN 1 Wonosobo, Rabu, (29/10/2025).

Selain seminar, kegiatan juga diisi dengan Mini Expo Produk Inovasi yang menampilkan karya-karya finalis KRENOVA tahun ini, serta hasil inovasi terbaik dari tahun-tahun sebelumnya.

KRENOVA (Kreativitas dan Inovasi Masyarakat) merupakan program tahunan Pemerintah Kabupaten Wonosobo yang bertujuan menumbuhkan semangat inovasidi kalangan masyarakat, pelajar, dan pelaku usaha. Melalui ajang ini diharapkan muncul ide-ide kreatif yang bermanfaat, aplikatif, dan berdaya saing untuk mendukung pembangunan daerah.

Kegiatan tahun ini menjadi istimewa karena untuk pertamakalinya KRENOVA bekerja sama dengan SMAN 1 Wonosobo sebagai tuan rumah. 

Baca Juga:  Kapulaga Dorong Keluarga Naik Kelas dari Keterampilan hingga Akses Pasar

Dalam sambutannya, Sekretaris Bappeda KabupatenWonosobo, Agus Dwiatmojo menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian lomba KRENOVA yang setiap tahun digelar untuk menumbuhkan budaya inovatif di masyarakat.

“Tahun ini kami tidak hanya melaksanakan lomba, tetapi juga memberikan ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk menyiapkan diri merancang masa depan. Seminar dan mini expo ini menjadi sarana menambah wawasan literasi, kreativitas, serta kemampuan berinovasi bagi pelajar,” ujarnya.

Sekretaris Bappeda juga menekankan bahwa tema KRENOVA 2025 difokuskan pada pengelolaan persampahan di Kabupaten Wonosobo. Menurutnya, isu sampahmerupakan salah satu tantangan penting daerah yang memerlukan inovasi dan partisipasi aktif masyarakat.

“Jika tidak ada terobosan, masalah sampah akan berdampakburuk bagi lingkungan. Karena itu, kami mendoronglahirnya ide-ide baru, terutama dari generasi muda, untukmenciptakan solusi nyata bagi pengelolaan sampah di daerahnya,” tambahnya.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Siap Amankan Pilkades Serentak 2026

Kepada seluruh peserta dari unsur pelajar, perwakilan OSIS, MPK, dan ekstrakurikuler sekolah, Dwiatmojo mengajak untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan semangat berinovasi.

“Mari kita kembangkan daya kepekaan dan kemampuan berpikir kreatif agar Wonosobo semakin maju dan lestari. Pemerintah daerah berharap generasi muda dapat berkontribusi sesuai kapasitasnya untuk mewujudkanWonosobo yang lebih baik,” pintanya.

Menurutnya, kegiatan KRENOVA Kabupaten Wonosobo telah menunjukkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi. Tahun sebelumnya, inovasi asal Wonosobo berhasil meraih juara dengan karya pengembangan bibit unggul padi Sri Kawum.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Wonosobo, Ibnu Rohmadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan branding sekolah, yaitu sebagai sekolah berbasis riset.

“Kegiatan ini memotivasi siswa untuk berpikir kreatif di luar pelajaran akademik, dan menumbuhkan jiwa inovatif yang akan menjadi bekal dalam menghadapi masa depan,” ungkapnya.

Baca Juga:  Taj Yasin Raih Budai Award 2026, Keteladanan Jadi Dasar Penghargaan

Menurut Ibn, inovasi dan kreativitas merupakan nilai tambah penting bagi siswa di era bonus demografi. 

“Setiap ide dan karya merupakan bukti nyata kemampuan generasi muda. Dari kegiatan ini, siswa belajar bahwa kreativitas harus terus diasah agar dapat menciptakan solusi dan peluang baru,” jelasnya.

Ada 59 peserta yang mengikuti KRENOVA 2025, terdiri 2 kategori yang mencakup kategori pelajar dan kategori umum/UMKM.

Dari seluruh peserta, dipilih 10 finalis kategori pelajar dan10 finalis kategori umum yang akan menjalani tahap penilaian lanjutan selama tiga hari ke depan. Pengumuman pemenang dijadwalkan akan dilakukan setelah seluruh proses presentasi dan evaluasi juri selesai.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB