BNN Jateng dan STIKES Kesdam IV/Diponegoro Lepas Mahasiswa KKN Tematik Bersinar

Avatar photo

- Reporter

Senin, 10 November 2025 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat, dalam acara penyerahan Mahasiswa
STIKES Kesdam IV/Diponegoro yang akan melaksanakan KKN Tematik Bersinar.

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat, dalam acara penyerahan Mahasiswa STIKES Kesdam IV/Diponegoro yang akan melaksanakan KKN Tematik Bersinar.

Pilarjateng.com, Semarang – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah bersama Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Kesdam IV/Diponegoro kembali menjalin kolaborasi strategis dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba (P4GN) melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Bersinar di Kelurahan Rejosari, Kecamatan Semarang Timur.

Acara penyerahan mahasiswa berlangsung di Aula Kelurahan Rejosari, Senin (10/11/2025) dihadiri oleh Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat, jajaran BNNP Jawa Tengah, perwakilan Kelurahan Rejosari, dosen pembimbing STIKES Kesdam IV/Diponegoro, serta 23 mahasiswa Program Studi S1 Fisioterapi peserta KKN.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat menegaskan bahwa kegiatan KKN Tematik Bersinar merupakan wujud nyata sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam melaksanakan misi nasional P4GN di tingkat komunitas.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Demak Serahkan Empat Kaki Palsu kepada Penyandang Disabilitas

“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi implementasi semangat War on Drugs for Humanity — perang melawan narkoba yang berorientasi pada kemanusiaan. BNN tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga memberdayakan masyarakat, mengedukasi generasi muda, dan memulihkan mereka yang terdampak agar kembali berdaya dan produktif,” ujarnya.

Agus Rohmat juga menjelaskan bahwa Kota Semarang saat ini menempati peringkat pertama kasus penyalahgunaan dan pengungkapan narkoba di Jawa Tengah, sehingga Rejosari dipilih sebagai lokasi kegiatan KKN karena termasuk wilayah yang rawan narkoba. Ia berpesan kepada mahasiswa untuk menjadi agen perubahan di masyarakat.

“Mahasiswa memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan masyarakat dari sisi kesehatan dan gaya hidup positif tanpa narkoba. Edukasi kesehatan, kegiatan promotif dan preventif, serta kolaborasi dengan perangkat kelurahan dan tokoh masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini,” ucapnya.

Baca Juga:  Job Fair Rembang Buka Ribuan Lowongan Kerja

Selain itu Agus Rohmat juga menyelipkan filosofi Jawa “Urip iku urup”, yang berarti hidup itu menyala atau memberi manfaat bagi sesama.

“Perang melawan narkoba bukan perang terhadap manusia, melainkan perang demi kemanusiaan. Kita berjuang bukan untuk menghukum, tapi untuk menyelamatkan,” tegasnya menutup sambutan.

Mewakili Lurah Rejosari, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial, Muhammad Nur Habib, menyambut baik kegiatan ini.

“Kami menerima dengan senang hati kehadiran adik-adik mahasiswa. Kelurahan Rejosari siap berkolaborasi penuh dan memfasilitasi kegiatan bersama perangkat RW, RT, PKK, LPMK, dan Karang Taruna di seluruh wilayah kami,” ujarnya.

Habib menambahkan, dengan adanya kegiatan ini, masyarakat Rejosari diharapkan dapat memperoleh tambahan pengetahuan dan kesadaran dalam mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

“Keterlibatan mahasiswa seperti ini penting sekali. Anak muda harus jadi garda depan melawan narkoba, bukan hanya dengan slogan, tapi lewat aksi nyata dan edukasi ke masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sementara itu, Kaprodi S1 Fisioterapi STIKES Kesdam IV/Diponegoro, Syurahmi, menyampaikan bahwa pihak kampus bangga dapat kembali bermitra dengan BNNP Jawa Tengah melalui program KKN Tematik Bersinar.

“Kami menyerahkan 23 mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di kampus demi kemanfaatan masyarakat. Ini adalah wujud nyata kontribusi akademisi dalam mendukung visi ‘Indonesia Bersinar’ – Bersih Dari Narkoba,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi pentahelix antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap narkoba. BNN Provinsi Jawa Tengah berkomitmen menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari gerakan besar menuju “Jawa Tengah Bersinar” — Bersih Dari Narkoba, dengan pendekatan edukatif, humanis, dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal
Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemkab Rembang Gelar Festival Literasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB