Bupati Wonosobo: Pemberantasan Korupsi Bukan Hanya Tugas Lembaga Tertentu

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 11 Desember 2025 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat
menjadi pembina apel memperingati Hakordia 2025 Kabupaten Wonosobo,  di halaman Pendopo Selatan, Kamis, (11/12/2025).

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menjadi pembina apel memperingati Hakordia 2025 Kabupaten Wonosobo, di halaman Pendopo Selatan, Kamis, (11/12/2025).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Selaras dengan tema Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025, “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menegaskan bahwa pemberantasan korupsi bukan sekadar slogan, tetapi fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan dan kepercayaan publik di Kabupaten Wonosobo.


Selain itu, pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas lembaga tertentu. Sehingga, Pemerintah Kabupaten Wonosobo berkomitmen menjadikan momentum Hakordia sebagai pengingat sekaligus penguatan tekad untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. 

Hal tersebut sisampaikan bupati saat menjadi pembina apel memperingati Hakordia 2025 Kabupaten Wonosobo,  di halaman Pendopo Selatan, Kamis, (11/12/2025).

Baca Juga:  Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Cilacap

“Hakordia bukan sekadar acara seremonial, tapi sebagaimomentum untuk meneguhkan komitmen kita membangun Wonosobo yang bersih dan bermartabat. korupsi adalah ancaman serius yang merusak moral, melemahkan institusi, menghambat pembangunan, hingga menggerus kepercayaan publik. Dengan melawan korupsi berarti menjaga kehormatan daerah dan masa depan generasi kita,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, dalam kesempatan tersebut Bupati juga memberikan SK dua sekolah sebagai Pilot Project Sekolah Berintegritas, yaitu, SMP Negeri 1 Mojotengah dan SMP Negeri 1 Kertek. Program ini bertujuan membangun budaya jujur sejak dini, mewujudkan tata kelola sekolah yang transparan dan akuntabel, serta menghadirkan keteladanan dari para guru dan tenaga kependidikan.

Baca Juga:  TMMD Reguler ke-130 di Desa Ngajaran, Buka Akses Antarwilayah dan Dorong Potensi Ekonomi Warga

Selain pelajar, kampanye antikorupsi juga diarahkan ke internal birokrasi. Yaitu, melalui Lomba Video Pendek Antikorupsi untuk perangkat daerah dan unit kerja danmemberikan penghargaan kepada para Penyuluh Antikorupsi (PAK) Inspektorat Kabupaten Wonosobo, sebagai ujung tombak penyebaran nilai integritas dan penguatan budaya antikorupsi di lingkungan pemerintah daerah.

“Perangkat daerah adalah garda terdepan pembangunan, sehingga integritas harus tumbuh dari kesadaran pribadi setiap ASN. Mari  memperkuat semangat anti korupsi dengan menjaga keteladanan, menolak segala bentuk penyimpangan, dan memperkuat pengawasan,” ucapnya.

Baca Juga:  DLH Rembang Evaluasi Pengerahan ASN Sapu Jalan, Kini Terapkan Strategi Baru

Ingat, setiap aparatur adalah wajah Kabupaten Wonosobo. Kita ingin mewariskan lingkungan yang jujur dan bermartabat untuk anak-anak kita. Sesarengan Mboten Korupsi! Jongasi Korupsi! Jogo Integritas! Sinergi Ngawasi Korupsi,” pungkasnya. 

 Pemenang Lomba Video Pendek bertema antikorupsi, juara satu diraih Puskesmas Kaliwiro, disusul DPUPR sebagai Juara 2, dan Dinas Kesehatan sebagai Juara 3. Sementara itu, kategori Harapan masing-masing diraih oleh Disdikpora, Puskesmas Kejajar 2, dan Puskesmas Leksono 1. Adapun untuk kategori Juara Favorit, penghargaan diberikan kepada Puskesmas Selomerto 1. 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026
Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng
Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah
Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:02 WIB

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Berita Terbaru