Walikota Pekalongan: Usai Penataan Kampung Bugisan Rampung, Warga Jangan Buang Sampah Sembarangan

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 13 Desember 2024 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, saat meninjau lokasi Penataan kawasan Kampung Bugisan, Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Rabu (11/12/24).

Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, saat meninjau lokasi Penataan kawasan Kampung Bugisan, Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Rabu (11/12/24).

Pilarjateng.com, Kota Pekalongan – Penataan kawasan Kampung Bugisan, Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan terus dipercepat oleh Pemerintah Kota Pekalongan. Saat ini kampung tersebut menjadi lokasi sasaran program Konsolidasi Tanah dari Kementerian Agraria dan Tata ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Pekalongan.

“Usai program penataan kampung Bugisan ini selesai, masyarakat diminta untuk merawat infrastruktur yang telah dibangun. Termasuk tidak membuang sampah sembarangan ke sungai yang berada di dekat lokasi tersebut,” ujar Wali Kota Pekalongan, HA Afzan Arslan Djunaid, usai meninjau lokasi tersebut, Rabu (11/12/24).

Baca Juga:  Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Menurutnya, di kawasan penataan ini, Pemkot Pekalongan akan menyediakan beberapa tempat sampah dan membangun Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) yang merupakan pola pendekatan pengelolaan persampahan pada skala komunal atau kawasan, dengan melibatkan peran aktif pemerintah dan masyarakat. Sehingga, nantinya warga bisa membuang dan mengelola sampahnya di tempat tersebut.

Baca Juga:  Malam Puncak HUT RI ke-81 di Pondok Majapahit 1 Mranggen Meriah, Varen Keren Mainkan Tari Jaranan

“Warga jangan membuang sampah di sungai. Sebab, infrastruktur disini semua sudah tertata baik, bertahap tidak kumuh lagi. Yang sebelumnya sering terdampak banjir dan rob, sekarang di wilayah ini sudah tidak lagi terjadi banjir dan rob,” ucap Mas Aaf, sapaan akrab Walikota.

Baca Juga:  Layani 12,7 Juta Pelanggan, PLN UID Jateng Hadir Lebih Dekat di Hari Pelanggan Nasional 2026

“Oleh karena itu, kami mengedukasi warga setempat agar lebih peduli lingkungan, peduli kawasan, dan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB