BNNP Jateng dan TP PKK Perkuat Kolaborasi Berbasis Keluarga

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNNP Jawa Tengah, Toton Rasyid, audiensi dengan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin, Jumat (6/2).

Kepala BNNP Jawa Tengah, Toton Rasyid, audiensi dengan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin, Jumat (6/2).

Pilarjayeng.com, Semarang – Tren peningkatan keterlibatan perempuan, termasuk ibu rumah tangga, dalam kasus narkoba baik sebagai penyalahguna maupun pengedar menjadi perhatian serius berbagai pihak. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga, khususnya dalam pengasuhan, pembentukan karakter, dan perlindungan anak dari berbagai ancaman, termasuk bahaya narkoba.

Menjawab tantangan tersebut, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah melakukan audiensi dan penguatan kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah untuk mengoptimalkan Program Prioritas Nasional ANANDA BERSINAR (Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai Dari Anak – Bersih Dari Narkoba) melalui pendekatan keluarga yang lebih humanis dan berkelanjutan.

Salah satu terobosan yang didorong adalah penguatan konsep “BNN Sahabat Anak” sebagai prototipe implementasi ANANDA BERSINAR, yang menempatkan anak sebagai subjek utama pencegahan sejak dini, sekaligus memperkuat peran orang tua dan lingkungan sekitar.

Kepala BNNP Jawa Tengah, Toton Rasyid, menegaskan bahwa ANANDA BERSINAR membutuhkan kolaborasi lintas sektor, terutama dengan PKK dan Posyandu, untuk menjangkau keluarga dan anak secara lebih efektif.

Baca Juga:  OJK Jateng Cetak Duta Literasi Keuangan dari Kader Fatayat NU

“BNN bergerak dan hadir di tengah-tengah masyarakat secara humanis. BNN bukan hanya penegak hukum, tetapi sahabat bagi masyarakat, baik anak-anak, remaja, maupun orang tua,” tegasnya, Jumat (6/2).

Ia menjelaskan bahwa konsep BNN Sahabat Anak menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan emosional dengan anak, sehingga pesan pencegahan narkoba tidak menimbulkan ketakutan, melainkan membentuk pemahaman dan kesadaran.

BNNP Jawa Tengah juga akan terus menghadirkan konten edukasi yang informatif dan inovatif, termasuk pembaruan materi terkait pola dan modus operandi peredaran narkoba, agar masyarakat, khususnya ibu dan remaja, lebih waspada dan tidak mudah terjerumus.

Sebagai langkah akselerasi, Toton Rasyid menegaskan bersama TP PKK akan meningkatkan kerja sama dengan lembaga pemberdayaan masyarakat Posyandu, yang memiliki kekuatan sekitar 49.000 Posyandu di Jawa Tengah.

Keberadaan Posyandu dinilai sangat strategis sebagai simpul edukasi keluarga, ibu, dan anak, sekaligus sebagai sarana penyebaran informasi bahaya narkoba secara berkelanjutan di tingkat komunitas.

“Kami mengapresiasi dukungan TP PKK selama ini. Kolaborasi yang sudah terjalin dengan sangat baik akan terus dilanjutkan dan ditingkatkan, termasuk melalui sinergi dengan Posyandu sebagai terobosan inovatif pencegahan narkoba berbasis keluarga,” ujar Toton Rasyid.

Baca Juga:  Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemkab Rembang Gelar Festival Literasi

Sedangkan Ketua TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Hj. Nawal Arafah Yasin menegaskan bahwa ibu-ibu PKK perlu mendapatkan edukasi secara berkelanjutan agar mampu menjadi ujung tombak pencegahan narkoba di lingkungan keluarga.

PKK dinilai memiliki posisi strategis karena memiliki jaringan hingga 8.700 desa di Jawa Tengah, sehingga pesan pencegahan narkoba dapat disampaikan secara masif, terstruktur, dan menyentuh langsung ke tingkat keluarga.

“PKK siap menjadi ujung tombak pencegahan narkoba melalui keluarga. Edukasi tidak hanya menyasar ibu-ibu, tetapi juga anak-anak agar sejak dini memiliki daya tangkal terhadap bahaya narkoba,” ungkapnya.

Sebagai bentuk komitmen, TP PKK Provinsi Jawa Tengah telah menyusun Buku PAAREDI (Program Pola Asuh Anak di Era Digital) yang telah disebarkan ke seluruh jaringan PKK di Jawa Tengah. Buku ini menjadi salah satu instrumen penting dalam penguatan literasi keluarga dan sejalan dengan nilai-nilai Program ANANDA BERSINAR.

Baca Juga:  Job Fair Rembang Buka Ribuan Lowongan Kerja

PKK juga menekankan pentingnya media edukasi cetak, seperti flyer yang sederhana, menarik, dan mudah dipahami, mengingat masih banyak ibu yang belum sepenuhnya terjangkau oleh media sosial.

“Kami Bersama BNN Jateng juga akan menyelenggarakan webinar edukasi bagi ibu-ibu PKK dengan menggandeng Forum Kader PKK sebagai upaya peningkatan kapasitas kader di lapangan,” tambahnya.

Audiensi ini menegaskan komitmen bersama BNNP Jawa Tengah dan TP PKK Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat Program ANANDA BERSINAR melalui pendekatan keluarga, ibu, dan anak, dengan BNN Sahabat Anak sebagai model implementasi yang humanis dan berorientasi pada pencegahan dini.

Melalui kolaborasi berkelanjutan bersama PKK, Duta Genre, dan Posyandu, diharapkan anak-anak sebagai salah satu segmen utama pencegahan dapat memiliki daya pertahanan yang kuat terhadap bahaya narkoba, sekaligus membangun kontra narasi positif di masyarakat serta mengikis stigma menakutkan terhadap BNN.

BNNP Jawa Tengah berharap sinergi ini terus mendapat dukungan seluruh elemen PKK dan masyarakat demi mewujudkan keluarga Jawa Tengah yang sehat, tangguh, dan bersih dari narkoba.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal
Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemkab Rembang Gelar Festival Literasi

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB