PLN Imbau Masyarakat Tetap Tenang Hadapi Cuaca Ekstrem

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bramantyo Anggun Pambudi (General Manager PLN UID Jateng dan DIY).

Bramantyo Anggun Pambudi (General Manager PLN UID Jateng dan DIY).

Pilarjateng.com, Semarang – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terus mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpeluang terjadi di sekitar wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, termasuk potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa daerah.

BMKG menyampaikan informasi ini sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana hidrometeorologi yang mungkin timbul sebagai dampak dinamika atmosfer yang masih aktif.

Menindaklanjuti peringatan tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta (PLN UID Jateng dan DIY) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada terhadap potensi gangguan kelistrikan, khususnya saat hujan lebat, angin kencang, dan banjir.

Baca Juga:  PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

General Manager PLN UID Jateng dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi menegaskan, bahwa keselamatan masyarakat menjadi fokus utama program kesiapsiagaan PLN.

“Sesuai dengan peringatan dini dari BMKG, kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada. PLN telah menyiagakan 1.700 lebih personel operasional dan infrastruktur pendukung selama 24 jam untuk mengantisipasi serta menangani potensi gangguan akibat cuaca ekstrem,” ujar Bramantyo, Kamis (12/2/2026).

Ia menambahkan, cuaca ekstrem berpotensi menyebabkan pohon tumbang mengenai jaringan listrik yang mengakibatkan kabel menjuntai serta adanya kondisi genangan air di area instalasi listrik pelanggan yang berisiko membahayakan keselamatan.

Untuk itu, PLN membagikan tiga tips keselamatan kelistrikan bagi masyarakat saat cuaca ekstrem melanda. Yaitu matikan aliran listrik bila air mulai memasuki rumah. Segera hentikan aliran listrik melalui Miniature Circuit Breaker (MCB) di meteran atau kWh Meter guna mencegah risiko tersengat listrik.

Baca Juga:  Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Hidupkan Nilai Pancasila di Tengah Tantangan Zaman

Kemudian yang kedua, cabut peralatan elektronik dari stop kontak. Lepas seluruh perangkat listrik dari sumbernya untuk menghindari arus pendek. Jika genangan air meningkat, pindahkan peralatan ke tempat yang lebih tinggi dan aman.

Sedangkan yang ketiga adalah memeriksa kembali instalasi listrik dan peralatan sebelum digunakan apabila tergenang air. Pastikan peralatan elektronik dalam kondisi kering sepenuhnya dan aman dari genangan air sebelum digunakan untuk mencegah korsleting dan bahaya lain.

Baca Juga:  Polres Demak Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Pendaftaran Gratis hingga 28 Oktober 2026

“Air merupakan konduktor kuat yang sangat berbahaya bagi sistem kelistrikan rumah tangga. Mari kita bersama-sama meningkatkan kewaspadaan khususnya saat hujan lebat yang berpotensi banjir,” tambah Bramantyo.

PLN juga terus mengimbau dan mengedukasi masyarakat untuk melaporkan potensi bahaya kelistrikan atau gangguan jaringan listrik melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123. Laporan cepat dari masyarakat membantu petugas PLN merespons lebih cepat, terutama bila diperlukan penghentian sementara pasokan listrik demi keselamatan bersama.

Dengan kesiapsiagaan yang ditingkatkan dan dukungan informasi dini dari BMKG, PLN berharap masyarakat dapat menghadapi cuaca ekstrem dengan aman dan tetap terlindungi.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas
Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara
HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa
Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Polres Demak Rotasi Empat Pejabat, Kapolres Tekankan Penguatan Kamtibmas

Kamis, 29 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Tekan Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Demak Edukasi Pengemudi Ojol Tentang Keselamatan Berkendara

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

HLN ke-81, PLN Perkuat Peran Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Berita Terbaru