BNNP Jateng Gelar Monitoring Pelaksanaan Advokasi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba Berbasis Sumber Daya Pembangunan Desa

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 11 Desember 2024 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNNP Jateng Gelar Monitoring Pelaksanaan Advokasi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba Berbasis Sumber Daya Pembangunan Desa.

BNNP Jateng Gelar Monitoring Pelaksanaan Advokasi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba Berbasis Sumber Daya Pembangunan Desa.

Pilarjateng.com, Semarang – BNN Provinsi Jawa Tengah melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Advokasi Program Ketahanan Keluarga Anti Narkoba Berbasis Sumber Daya Pembangunan Desa di Jajaran BNN Kota/Kabupaten di Jawa Tengah, Rabu (11/12/24). Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mengevaluasi sejauh mana program P2M yang telah dilaksanakan selama tahun 2024 serta menyusun strategi yang lebih efektif untuk tahun 2025.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala BNNP Jawa Tengah, Bapak Brigjen. Pol. Dr. H. Agus Rohmat, S.I.K., S.H., M.Hum.

Baca Juga:  76 Atlet Pelajar Rembang Siap Berjuang di Popda Jateng 2026, Turun di 10 Cabor

Dalam sambutannya Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen. Pol. Dr. H. Agus Rohmat, mengingatkan kembali komitmen BNNP dan BNNK bahwa dalam setiap program yang dilaksanakan harus memberikan manfaat optimal kepada masyarakat dalam mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto dalam rangka mewujudkan misi Asta Cita dimana memperkuat pencegahan dan pemberantasan narkoba.

“Salah satu langkah pencegahan dan pemberantasan pengedar dan penggunaan narkoba harus dilakukan secara tepat sasaran dan menyeluruh dimulai dari kesadaran dalam keluarga. Peran PKK, FKK, LPMK dan Karang Taruna kedepannya harus terus disinergikan dengan program-program BNN agar menyentuh sampai lapisan bawah,” tegasnya.

Baca Juga:  Bidpropam Polda Jateng Ingatkan Polisi Jaga Etika dan Hindari Judol

“Kedepannya, BNN akan membuat daerah-daerah yang rawan narkoba, satu-satu akan kita kerjakan bersama, kita buat menjadi daerah atau kampung tematik bekerja sama dengan masyarakat dan stakeholder terkait,” imbuhnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Ketua Tim Pokja I TP PKK Provinsi Jawa Tengah, Siti Zubaedah, yang memaparkan mengenai Efektivitas dan Efisiensi Pelaksanaan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Sinergitas TP PKK Provinsi Jawa Tengah – BNNP Jateng.

Baca Juga:  Sebanyak 62 Kios Pasar Desa Sedo Demak Terbakar, Kerugian Mencapai Rp 1,2 Miliar

Dalam paparannya beliau mengevaluasi program kerjasama yang selama ini dilakukan TP PKK Jateng dengan BNNP Jateng yakni pelaksanaan Asta Cita Presiden nomor 7, pelaksanaan program pokok PKK nomor 1, dan pelaksanaan program Keluarga Indonesia Sehat Tanpa Narkoba (KRISAN).

Narasumber kedua, Isti Ilma Patriani, selaku Sub Koordinator Perlindungan Anak dari DP3AP2KB Jawa Tengah,  memaparkan materi mengenai Perlindungan Anak dari Bahaya Napza.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
P4N Lemhannas RI Kaji Ketahanan Energi Wonosobo

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB