Cegah Longsor, Pemkab Wonosobo dan Relawan Tanam 200 Pohon Damar di Jalisu

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarjateng.com, Wonosobo – Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Bagian Perekonomian Setda Wonosobo bersama Komunitas Tanpa Nama, Relawan Penanggulangan Bencana (RPB), Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Serayu Opak Progo, Forkopimcam Kalikajar, serta sejumlah pegiat lingkungan melaksanakan penanaman pohon damar di kawasan Jalur Lingkar Simbing (Jalisu), Dusun Cengklok, Desa Butuh, Kecamatan Kalikajar, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan penghijauan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan di kawasan jalur baru Jalisu yang kini berkembang sebagai akses strategis penunjang perekonomian masyarakat sekaligus kawasan wisata alam pegunungan.

Sebanyak 200 bibit pohon damar bantuan dari BPDAS Serayu Opak Progo disiapkan dalam program tersebut. Pada tahap awal, dilakukan penanaman simbolis sebanyak 25 pohon, sedangkan sisanya akan ditanam bertahap pada musim tanam berikutnya antara Oktober hingga Maret mendatang.

Camat Kalikajar, Hermawan Animoro, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus tetap diiringi dengan komitmen pelestarian lingkungan agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara berkelanjutan.

“Jalan baru ini diharapkan menjadi salah satu pendongkrak perekonomian masyarakat sekitar karena mempermudah distribusi hasil pertanian dan akses warga. Jangan sampai dengan adanya pembukaan jalan Jalisu ini justru merusak lingkungan. Karena itu, kelestarian alam di sekitarnya harus tetap dijaga,” ujarnya.

Baca Juga:  OJK Serahkan Hasil Pemeriksaan Khusus PT Dana Syariah Indonesia kepada Bareskrim Polri

Menurut Hermawan, penanaman pohon di sepanjang Jalisu memiliki fungsi penting sebagai konservasi tanah dan air, sekaligus langkah mitigasi terhadap potensi longsor di sejumlah titik rawan di kawasan tersebut.

“Hari ini kita melaksanakan penanaman pohon di seputaran Jalisu atau Jalur Lingkar Simbing. Tujuannya untuk melestarikan lingkungan agar tetap terjaga sekaligus menjadi penahan tanah karena Jalisu merupakan jalan baru,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan konservasi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan agar keberadaan Jalisu tidak kehilangan esensinya sebagai kawasan wisata alam yang lestari dan dapat dinikmati hingga generasi mendatang.

Selaras dengan Camat Kalikajar, Ketua Komunitas Tanpa Nama Wonosobo, Sriono Edy Subekti, menyampaikan, kegiatan penghijauan tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap kondisi lingkungan di kawasan lereng pegunungan, khususnya terkait ancaman berkurangnya debit sumber mata air.

Baca Juga:  Tindak Lanjuti Putusan MK, OJK Tetapkan Kebijakan Pembayaran Manfaat Pensiunan

Ia menjelaskan, gerakan komunitas yang dipimpinnya lahir dari keresahan terhadap kondisi lingkungan di wilayah hulu yang dari tahun ke tahun mengalami penurunan kualitas dan debit air.

“Kalau tidak ada upaya penyelamatan, kami khawatir ke depan terjadi krisis air bersih di wilayah sekitar,” ungkapnya.

Komunitas Tanpa Nama sendiri secara rutin melaksanakan kegiatan konservasi setiap pekan, mulai dari penanaman hingga perawatan pohon, seperti beringin, gondang, manglit, kantil, hingga bambu betung. Dengan lokasi penanaman di sejumlah wilayah resapan air di Kecamatan Kalikajar.

Khusus di kawasan Jalisu, pihaknya memilih fokus menanam pohon damar karena dinilai sesuai dengan karakter kawasan dan tidak mengganggu lahan pertanian warga di kanan kiri jalan.

“Kami memilih damar karena percabangannya tidak terlalu rindang sehingga tidak mengganggu lahan pertanian masyarakat. Selain itu, damar juga memiliki akar yang kuat untuk membantu mengikat tanah dan air,” jelas Sriono.

Baca Juga:  Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Pemkab Rembang Gelar Festival Literasi

Ia menyebutkan, kegiatan penanaman kali ini merupakan kali ketiga yang dilakukan di kawasan Jalisu. Sebelumnya, komunitas tersebut telah menanam 100 pohon damar di lokasi yang sama. Dengan tambahan 200 bibit pada tahun ini, total pohon damar yang akan ditanam di kawasan Jalisu mencapai 300 batang.

“Yang terpenting bukan hanya menanam, tetapi bagaimana memastikan pohon itu hidup dan dirawat. Teman-teman Tanpa Nama memiliki komitmen bahwa setiap tanaman yang sudah ditanam harus dijaga dan dipastikan selamat,” tegasnya.

Selain sebagai upaya penghijauan, keberadaan vegetasi di sepanjang Jalisu juga diharapkan mampu memperkuat struktur tanah di kawasan rawan longsor sekaligus menjaga keberlanjutan fungsi ekologis daerah pegunungan.

Melalui sinergi pemerintah, komunitas, relawan, dan masyarakat, pembangunan infrastruktur diharapkan dapat berjalan seiring dengan upaya konservasi lingkungan sehingga manfaat ekonomi, sosial, dan ekologis dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat Wonosobo

 

 

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB