Cegah Penyebaran PMK, Polres Demak Edukasi Peternak

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 14 Januari 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Polres Demak turun langsung mengedukasi peternakan di wilayah Kabupaten Demak terkait adanya virus PMK di wilayah lain.

Jajaran Polres Demak turun langsung mengedukasi peternakan di wilayah Kabupaten Demak terkait adanya virus PMK di wilayah lain.

Pilarjateng.com, Demak – Maraknya virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan kuku belah di beberapa wilayah Indonesia mendapat perhatian serius dari Polres Demak bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dinpertanpangan) Kabupaten Demak.

Jajaran Polres Demak turun langsung mengedukasi peternakan di wilayah Kabupaten Demak terkait adanya virus PMK di wilayah lain.

Diantaranya dilakukan Kapolsek Gajah, AKP Sunardi bersama anggota Bhabinkamtibmas dan petugas Dinpertanpangan saat mengunjungi kandang ternak kambing milik Ngasipan (70), warga Desa Jatisono, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Selasa (14/1/2024).

Baca Juga:  Karnaval Kemerdekaan di Wonosobo Berlangsung Meriah, Satukan Semangat Pengabdian dan Pelestarian Lingkungan

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. AKP Sunardi menjelaskan, kematian hewan ternak seperti sapi dan kambing yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia tidak semua di sebabkan oleh PMK.

“Menurut data dari Dinpertanpangan belum ditemukan adanya kasus PMK di Wilayah Kabupaten Demak. Kematian kambing di wilayah lain bisa disebabkan karena cucaca ekstrim,” ujar AKP Sunardi.

Menurutnya, para peternak sangat penting untuk mengenali PMK dan juga menjaga kebersihan kandang dan lingkungan sekitar sebagai langkah pencegahan.

Baca Juga:  Bidpropam Polda Jateng Ingatkan Polisi Jaga Etika dan Hindari Judol

Ia juga menjelaskan tentang ciri-ciri hewan terjangkit PMK, diantaranya demam hingga 41°C dan menggigil,  tidak nafsu makan disertai penurunan produksi susu secara drastis selama 2-3 hari. Air liur menggantung dan menetes hingga membentuk busa.
Luka pada kuku hingga menyebabkan lepas, serta ewan terlihat lemas dan kesulitan berdiri.

“Jika ditemukan gejala hewan ternak kurang sehat atau kesulitan makan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau Puskeswan terdekat,” terang AKP Sunardi.

Menurutnya, sosialisasi dan edukasi terus dilakukan termasuk dengan melibatkan para Bhabinkamtibmas. Hal ini sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya peternak di wilayah Kecamatan Gajah.

Baca Juga:  Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

“Dengan adanya himbauan ini, diharapkan para peternak dapat meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan hewan ternak mereka untuk antisipasi penyebaran PMK,” tandasnya.

Sementara Ngasipan, peternak kambing di Desa Jatisono
mengapresiasi dan mengaku terbantu dengan edukasi yang diberikan terkait upaya pencegahan penyakit mulut dan kaki tersebut.

“Sangat bermanfaat, kami jadi lebih paham tentang cara menjaga kesehatan ternak dan tindakan apa yang harus dilakukan jika ada masalah yang terjadi pada hewan ternak,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB