Galang Dana, PMI Rembang Perluas Penempatan Barcode QRIS

Avatar photo

- Reporter

Minggu, 10 Agustus 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Kehormatan PMI Rembang, M. Hanies Cholil Barro’ atau Gus Hanies.

Ketua Dewan Kehormatan PMI Rembang, M. Hanies Cholil Barro’ atau Gus Hanies.

Pilarjateng.com, Rembang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rembang mengoptimalkan penggalangan dana melalui pembayaran digital menggunakan QRIS. Barcode QRIS akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis guna memudahkan masyarakat berpartisipasi dalam program Bulan Dana PMI.

Ketua Dewan Kehormatan PMI Rembang, M. Hanies Cholil Barro’ atau Gus Hanies, mengatakan metode penggalangan dana sosial dengan barcode sudah dimulai sejak ia menjabat sebagai wakil bupati pada periode pertama.

Baca Juga:  Solusi Bangun Indonesia Salurkan 400 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Cilacap

“Sejak beberapa tahun lalu kita sudah bisa mengumpulkan dana ini melalui QRIS. Jadi tidak melulu pakai karcis atau kupon, tapi kita pakai QRIS. Jadi sudah beradaptasi dengan teknologi digital,” ujarnya, Jumat (8/8).

Namun, ia menilai penerapannya belum optimal. Karena itu, ia mendorong perluasan penempatan barcode QRIS di titik-titik strategis, tidak hanya di kantor PMI.

“Saya minta barcode QRIS tidak hanya ada di kantor, tapi bisa diduplikasi kemudian diletakkan di beberapa tempat strategis seperti di kantor pemerintahan atau di tempat wisata. Jadi nanti pengunjung bisa langsung scan barcode untuk memberikan donasi kemanusiaan untuk PMI,” terangnya.

Baca Juga:  Apel Pembinaan Pegawai, Bupati Wonosobo Apresiasi Kinerja ASN dan Serahkan Sejumlah Penghargaan

Ia optimistis, jika upaya ini dijalankan maksimal, target penggalangan Bulan Dana PMI tahun ini sebesar Rp775 juta dapat segera tercapai bahkan melampaui hasil sebelumnya.

“Kalau itu jalan, hasilnya pasti luar biasa. Yang kemarin sudah, tapi memang belum optimal. Sehingga ini harus bisa dioptimalkan lagi,” katanya.

Baca Juga:  P4N Lemhannas RI Kaji Ketahanan Energi Wonosobo

Menurutnya, penggunaan QRIS mempermudah masyarakat berdonasi sekaligus menjamin transparansi dan akuntabilitas karena terhubung langsung dengan perbankan.

“Sekarang kan banyak yang tidak bawa uang cash. Jadi ini akan mempermudah dan tentu lebih akuntabel karena digital dan itu langsung masuk sistem perbankan. Sehingga kita mudah untuk ngecek,” tandasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026
Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng
Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah
Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:02 WIB

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Berita Terbaru