Hadapi Curah Hujan Tinggi, Pemkab Demak Keluarkan SK Darurat Bencana

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 9 Januari 2025 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Demak, Eisti’anah bersama Plt. Kalaksa BPBD Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan, saat menjadi narasumber Talkshow di Radio Suara Kota Wali (RSKW) 104.8 FM Kamis (9/1/25).

Bupati Demak, Eisti’anah bersama Plt. Kalaksa BPBD Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan, saat menjadi narasumber Talkshow di Radio Suara Kota Wali (RSKW) 104.8 FM Kamis (9/1/25).

Pilarjateng.com, Demak – Kabupaten Demak berada di wilayah rawan bencana, terutama banjir, tanah longsor, dan angin puting beliung. Ancaman tersebut diperparah oleh intensitas hujan tinggi, topografi yang rendah, serta kerusakan lingkungan seperti sedimentasi sungai dan minimnya kawasan hijau.

Hal tersebut disampaikan Bupati Demak, Eisti’anah saat menjadi narasumber Talkshow di Radio Suara Kota Wali (RSKW) 104.8 FM bersama Plt. Kalaksa BPBD Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan, Kamis (9/1/25).

”Kondisi ini memerlukan kesiapan matang, seperti perencanaan evakuasi, peningkatan fasilitas pengungsian, dan sosialisasi kepada masyarakat. Pemkab juga sudah mengeluarkan SK darurat bencana yang ditetapkan pada 24 November 2024. Dengan dikeluarkannya SK darurat bencana, saya harapakan ada kesadaran masyarakat secara luas bahwa siaga bencana merupakan suatu keharusan,” ujar Eisti.

Baca Juga:  Polres Demak Inisiasi Sumur Bor untuk Wilayah Terdampak Kekeringan

“Menurut perkiraan BMKG, curah hujan akan tinggi hingga akhir Februari 2025. Untuk itu kita lakukan antisipasi agar yang terjadi diawal tahun 2024 tidak terjadi di tahun ini,” imbuhnya.7

Sementara, Plt. Kalaksa BPBD Kabupaten Demak, Haris Wahyudi Ridwan menyampaikan bahwa kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna.

Baca Juga:  Hadapi Dinamika Tugas, Polres Demak Uji Kebugaran Personel

“Jadi, Siaga Bencana dapat diartikan sebagai tindakan yang diambil sebelum terjadinya bencana untuk mengurangi risiko, meminimalkan dampak, dan memastikan respon yang efektif. Siaga bencana sangat penting karena dapat membantu mengurangi risiko dan dampak bencana, serta mempercepat proses pemulihan,” kata Haris.

Menurut Haris hal yang perlu disiapkan untuk kesiapsiagaan bencana diantaranya, mempersiapkan tempat tinggal, kesadaran membuang sampah pada tempatnya dan membersihkan saluran irigasi.

Baca Juga:  Ragam Kuliner Khas Hadir di Pameran Hari Jadi ke-81 Jateng, dari Nasi Gandul hingga Tumpang Koyor

“Menyiapkan rumah dalam menghadapi cuaca ekstrim itu sangat penting juga seperti mengecek genteng dan membersihkan saluran pipa. Kita juga harus siapkan tempat yang aman, misal jika terjadi suatu bencana sudah siap tempat untuk mengungsi. Kesadaran buang sampah, jangan buang sampah sembarangan,” jelasnya.

“Kemudian, bersihkan saluran irigasi disekitar lingkungan. Dan jangan lupa menyimpan nomor-nomor kedaruratan,” tambahnya. 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB