Jalur Pantura Macet, Kapolres Demak Turun Langsung Urai Arus Lalulintas

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 5 April 2025 - 07:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha turun langsung mengurai arus lalulintas yang macet akibat Rob di depan PT. Hartono Istana Teknologi (Polytron), Jum'at (4/4/2025).

Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha turun langsung mengurai arus lalulintas yang macet akibat Rob di depan PT. Hartono Istana Teknologi (Polytron), Jum'at (4/4/2025).

Pilarjayeng.com, Demak – Jalur Pesisir Utara (Pantura) Semarang – Demak di Desa Sriwulan, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak mengalami banjir Rob. Kondisi ini menyebabkan banyak kendaraan sepeda motor maupun mobil mogok yang mengakibatkan arus lalulintas mengalami kemacetan.

Melihat hal tersebut, Kapolres Demak, AKBP Ari Cahya Nugraha turun langsung mengurai arus lalulintas dari siang hingga malam di depan PT. Hartono Istana Teknologi (Polytron), Jum’at (4/4/2025).

“Hari ini sesuai prakiraan Stasiun Meteorologi Tanjung Emas Semarang bahwa air laut mengalami pasang mulai pukul 12.00 hingga 20.00 WIB. Untuk itu kami turun langsung mengurai ketersendatan arus lalulintas akibat banjir rob,” jelas Kapolres.

Baca Juga:  Jabatan Wakapolres Demak Diserahterimakan dari Kompol Hendrie Suryo Liquisasono kepada Kompol Yuniarto Assidiq

Kapolres mengungkapkan bahwa pihaknya berjibaku mengevakuasi kendaraan warga yang mogok akibat banjir rob. Hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan khususnya pada arus balik lebaran 2025.

“Di tengah kesibukan Operasi Ketupat Candi 2025, ini merupakan bentuk pelayanan kami kepada masyarakat. Kami selalu siaga dalam membantu pengendara yang melintas jalur Pantura Demak khususnya di wilayah banjir rob ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  14 Daerah di Jateng Berstatus Awas, Pemprov Siapkan Modifikasi Cuaca

Kapolres juga mengimbau kepada warga untuk selalu waspada terhadap banjir rob yang sering terjadi di jalur Pantura Demak. Pihaknya juga menyediakan jalur alternatif dari Kudus menuju Semarang untuk lewat Pertigaan Onggorawe – Bulusari – Mranggen – Semarang.

Sebaliknya dari Semarang menuju Kudus bisa lewat pertigaan Genuk Sari – Pasar Genuk – Karangroto – Bulusari – pertigaan Onggorawe – jalur Pantura.

Baca Juga:  Ragam Kuliner Khas Hadir di Pameran Hari Jadi ke-81 Jateng, dari Nasi Gandul hingga Tumpang Koyor

“Banjir rob di Pantura Demak ini mencapai panjang 200 meter dengan ketinggian air mencapai 20 hingga 30 sentimeter sehingga banyak kendaraan yang mogok,” ujarnya.

“Dimohon kepada pengguna jalan dari Semarang ke Kudus dan sebaliknya dapat melewati jalur alternatif yang kami sediakan untuk menghindari ketersendatan arus lalulintas,” imbuhnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026
Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng
Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah
Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:02 WIB

PLN Jateng Siagakan Sistem Kelistrikan untuk Mendukung MTQ Nasional XXXI Tahun 2026

Sabtu, 12 September 2026 - 18:22 WIB

Polres Wonosobo Salurkan Bantuan dan Trauma Healing untuk Korban Kebakaran di Tieng

Sabtu, 12 September 2026 - 16:07 WIB

Pengajian Akbar Maulid Nabi di Al Khoiriyyah Semarang, Siswa-Siswi Tampilkan Ragam Seni dan Dakwah

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Berita Terbaru