Kemensos RI Latih 250 Penerima Manfaat Kerajinan Enceng Gondok

Avatar photo

- Reporter

Senin, 2 Juni 2025 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (tengah) bersama para penerima manfaat di Wonosobo yang sedang  pelatihan membuat kerajinan anyaman eceng gondok di Balai Desa Selokromo, Minggu (1/6/2025).

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (tengah) bersama para penerima manfaat di Wonosobo yang sedang pelatihan membuat kerajinan anyaman eceng gondok di Balai Desa Selokromo, Minggu (1/6/2025).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Sebanyak 250 penerima manfaat bansos di Wonosobo menerima pelatihan membuat kerajinan anyaman eceng gondok dari Kemensos RI, di Balai Desa Selokromo, Minggu (1/6/2025).

Pelatihan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat yang diinisiasi Kemensos RI, bekerja sama dengan PT Mitra Adiperkasa Tbk, sebagai salah satu mitra strategis yang telah membuka akses pasarekspor bagi produk kerajinan lokal. Perusahaan tersebut diketahui telah mengekspor produk anyaman enceng gondok ke berbagai negara di Eropa dan Amerika.

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang agar warga memiliki keterampilan produktif yang bisa menunjang ekonomi keluarga, terutama di tengah waktu luang yang bisa dimanfaatkan secara positif.

Baca Juga:  Peringati Maulid Nabi, Kapolres Demak Ingatkan Personel Jaga Integritas

“Produk anyaman ini berpeluang besar menembus pasar internasional, asalkan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Oleh karena itu peserta pelatihan akan dibimbing langsung oleh pelatih profesional,” ungkap Gus Ipul.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendorong keterlibatan aktif para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk memotivasi dan mendampingi warga secara berkelanjutan. Sebagai contoh, keberhasilan program serupadi Desa Kalisalak, Kabupaten Banyumas, bisa menjadiacuan.

Baca Juga:  Ragam Kuliner Khas Hadir di Pameran Hari Jadi ke-81 Jateng, dari Nasi Gandul hingga Tumpang Koyor

“Selanjutnya kami akan memperkuat sinergi denganPemerintah Kabupaten Wonosobo agar kelompok-kelompok produksi ini bisa tumbuh kuat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program pelatihan ini. Ia menilai inisiatif ini sejalan dengan semangat pemerintah daerah dalam menciptakan peluang usaha berbasis potensi desa.

“Kami menyambut baik pelatihan ini karena memberikan peluang nyata bagi masyarakat, khususnya penerima bansos, untuk mandiri secara ekonomi. Pemkab siap mendampingiagar Wonosobo bisa menjadi sentra kerajinan encenggondok yang berdaya saing tinggi,” ujar Bupati.

Pemerintah Kabupaten Wonosobo meyakini bahwa program pelatihan keterampilan seperti ini akan berdampak positif, tidak hanya bagi penerima manfaat langsung, tetapi jugadalam menggerakkan ekonomi desa secara luas. Pemkab berkomitmen terus mendukung langkah-langkah pemberdayaan yang kolaboratif, berkelanjutan, dan berpihakpada rakyat kecil.

Baca Juga:  Mendikdasmen Abdul Mu’ti Kunjungi SDN 3 Kertek, Tanamkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Tri Utami, salah satu peserta warga Dusun Mentasari, Desa Selokromo, menyampaikan antusiasmenya setelah dua harimengikuti pelatihan. Ia berharap keterampilan baru ini bisa membuka jalan untuk menambah penghasilan keluarga.

“Dengan pelatihan ini ekonomi di desa kami bisa meningkat. Bagi saya yang bekerja sebagai asisten rumah tangga, inipeluang besar untuk punya usaha sampingan,” kata Tri.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:47 WIB

OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB