KM Sumber Rizki Tenggelam di Laut Jawa, 2 Awak Hilang 1 Meninggal Dunia

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 13 Februari 2025 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KN SAR Sadewa 231 dari Semarang  melakukan pencarian terhadap dua korban yang masih belum ditemukan.

KN SAR Sadewa 231 dari Semarang  melakukan pencarian terhadap dua korban yang masih belum ditemukan.

Pilarjateng.com, Pekalongan – Kapal nelayan KM Sumber Rizki asal Kabupaten Batang tenggelam akibat hantaman ombak di Perairan Utara Jawa, Kabupaten Pekalongan, pada Rabu (12/2/25) sekitar pukul 04.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi ABK yang selamat, pada hari Selasa (11/2/25) sekiranya pukul 17.00 WIB; KM. Sumber Rizki bertolak dari Dermaga TPI Batang menuju Perairan Utara Wonokerto. Kapal mulai melabuhkan jangkarnya sekitar pukul 21.00 WIB untuk melakukan proses pencarian ikan dengan cara ngobor (memancing ikan datang dengan lampu kemudian di jaring).

Keesokan harinya (Rabu subuh), sekitar pukul 04.00 WIB, bagian buritan kapal secara tiba-tiba tenggelam saat kapal selesai melakukan proses tabur jaring. Akibatnya membuat seluruh kapal oleng dan akhirnya terbalik. Bocornya kapal diduga karena dihantam ombak besar.

“Tenggelamnya kapal mulai terjadi pada Rabu subuh sekitar pukul 04.00 WIB. Tepatnya setelah kru kapal menyelesaikan pelaksanaan tabur jaring,” ucap Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono.

“Bagian buritan kapal tiba-tiba tenggelam sehingga mengakibatkan kapal oleng dan terbalik. Para kru kapal kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berenang menggunakan alat seadanya,” tambahnya.

Sebanyak 15 ABK dari KM. Sumber Rizki yang tenggelam berhasil dievakuasi oleh ABK dari empat kapal nelayan Pemalang yang kebetulan sedang berada di sekitar lokasi kejadian. Disamping itu terdapat pula satu korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Sekitar pukul 05.30 WIB, terdapat empat kapal nelayan Pemalang dengan jenis sopek badong yang sedang berada di area kejadian. Selanjutnya keempat kapal tersebut memberikan bantuan dan menolong korban crew KM Sumber Rizki,” beber Budiono.

Baca Juga:  Tim SAR Evakuasi Nenek Tercebur Sumur di Pemalang, Korban Meninggal Dunia

“Empat kapal berhasil mengevakuasi crew sebanyak 15 korban dalam kondisi selamat dan menemukan 1 korban dalam kondisi meninggal dunia,” ucapnya.

Adapun data korban yang berhasil ditemukan adalah sebagai berikut:
Korban Selamat:
1.Dono Bin Warsimo (43 Th/L)
2.Sumari (45 Th/L)
3.Kudung Susanto Bin Dalmo (68 Th/L)
4.Teguh Bin Nuridho (39 Th/L)
5.Slamet Bin Rasmuin (Alm) (40 Th/L)
6.Siswanto Bin Rasmuin (Alm) (31 Th/L)
7.Solikhin Bin Mundijar (54 Th/L).
8.Soni Bin Andi (14 Th/L).
9.Pendi Bin Prayetno (23 Th/L).
10.Gianto Bin Kuri (34 Th/L).
11.Hasan Bin Istail (Alm) (47 Th/L).
12.Ahmad Ani Bin Slamet (47 Th/L).
13.Duryono Bin Dasmun (40 Th/L).
14.M. Shodikun Bin Maksudi (Alm) (50 Th/L).
15.Agus Surono Bin Sumarno (37 Th/L).

Korban Meninggal Dunia:
Sumilin Bin Rasmuin (37 Th/L).

Kantor Basarnas Semarang menerima laporan kejadian ini segera mengirimkan tim dari Unit Siaga Basarnas Pemalang dan juga KN. SAR Sadewa 231 dari Semarang untuk melakukan pencarian terhadap dua korban yang masih belum ditemukan.

Adapun kedua nelayan yang hilang itu adalah Hermanto (35 Th/L) asal Kab. Batang dan Fakhtur (21 Th/L) asal Rowosari Kab. Kendal.

“Hingga kini masih ada dua korban yang belum ditemukan yakni sdr Hermanto dan Fakhtur. Tim kami sudah mendarat di lokasi kejadian pada pukul 14.30 WIB. Semoga dengan cuaca cerah ini para korban dapat dengan segera mungkin ditemukan,” tutup Budiono. Sumber Rizki Tenggelam di Laut Jawa, 2 Awak Hilang 1 Meninggal

SAR Sadewa 231 dari Semarang  melakukan pencarian terhadap dua korban yang masih belum ditemukan.

Baca Juga:  Polres Demak Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Pendaftaran Gratis hingga 28 Oktober 2026

Pilarjateng.com, Pekalongan – Kapal nelayan KM Sumber Rizki asal Kabupaten Batang tenggelam akibat hantaman ombak di Perairan Utara Jawa, Kabupaten Pekalongan, pada Rabu (12/2/25) sekitar pukul 04.00 WIB.

Berdasarkan keterangan saksi ABK yang selamat, pada hari Selasa (11/2/25) sekiranya pukul 17.00 WIB; KM. Sumber Rizki bertolak dari Dermaga TPI Batang menuju Perairan Utara Wonokerto. Kapal mulai melabuhkan jangkarnya sekitar pukul 21.00 WIB untuk melakukan proses pencarian ikan dengan cara ngobor (memancing ikan datang dengan lampu kemudian di jaring).

Keesokan harinya (Rabu subuh), sekitar pukul 04.00 WIB, bagian buritan kapal secara tiba-tiba tenggelam saat kapal selesai melakukan proses tabur jaring. Akibatnya membuat seluruh kapal oleng dan akhirnya terbalik. Bocornya kapal diduga karena dihantam ombak besar.

“Tenggelamnya kapal mulai terjadi pada Rabu subuh sekitar pukul 04.00 WIB. Tepatnya setelah kru kapal menyelesaikan pelaksanaan tabur jaring,” ucap Kepala Kantor Basarnas Semarang, Budiono.

“Bagian buritan kapal tiba-tiba tenggelam sehingga mengakibatkan kapal oleng dan terbalik. Para kru kapal kemudian berusaha menyelamatkan diri dengan berenang menggunakan alat seadanya,” tambahnya.

Sebanyak 15 ABK dari KM. Sumber Rizki yang tenggelam berhasil dievakuasi oleh ABK dari empat kapal nelayan Pemalang yang kebetulan sedang berada di sekitar lokasi kejadian. Disamping itu terdapat pula satu korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Sekitar pukul 05.30 WIB, terdapat empat kapal nelayan Pemalang dengan jenis sopek badong yang sedang berada di area kejadian. Selanjutnya keempat kapal tersebut memberikan bantuan dan menolong korban crew KM Sumber Rizki,” beber Budiono.

Baca Juga:  Terlibat Pelanggaran Pasar Modal, OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun kepada DSSA, BREN, dan CUAN

“Empat kapal berhasil mengevakuasi crew sebanyak 15 korban dalam kondisi selamat dan menemukan 1 korban dalam kondisi meninggal dunia,” ucapnya.

Adapun data korban yang berhasil ditemukan adalah sebagai berikut:
Korban Selamat:
1.Dono Bin Warsimo (43 Th/L)
2.Sumari (45 Th/L)
3.Kudung Susanto Bin Dalmo (68 Th/L)
4.Teguh Bin Nuridho (39 Th/L)
5.Slamet Bin Rasmuin (Alm) (40 Th/L)
6.Siswanto Bin Rasmuin (Alm) (31 Th/L)
7.Solikhin Bin Mundijar (54 Th/L).
8.Soni Bin Andi (14 Th/L).
9.Pendi Bin Prayetno (23 Th/L).
10.Gianto Bin Kuri (34 Th/L).
11.Hasan Bin Istail (Alm) (47 Th/L).
12.Ahmad Ani Bin Slamet (47 Th/L).
13.Duryono Bin Dasmun (40 Th/L).
14.M. Shodikun Bin Maksudi (Alm) (50 Th/L).
15.Agus Surono Bin Sumarno (37 Th/L).

Korban Meninggal Dunia:
Sumilin Bin Rasmuin (37 Th/L).

Kantor Basarnas Semarang menerima laporan kejadian ini segera mengirimkan tim dari Unit Siaga Basarnas Pemalang dan juga KN. SAR Sadewa 231 dari Semarang untuk melakukan pencarian terhadap dua korban yang masih belum ditemukan.

Adapun kedua nelayan yang hilang itu adalah Hermanto (35 Th/L) asal Kab. Batang dan Fakhtur (21 Th/L) asal Rowosari Kab. Kendal.

“Hingga kini masih ada dua korban yang belum ditemukan yakni sdr Hermanto dan Fakhtur. Tim kami sudah mendarat di lokasi kejadian pada pukul 14.30 WIB. Semoga dengan cuaca cerah ini para korban dapat dengan segera mungkin ditemukan,” tutup Budiono.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam

Berita Terbaru