Launching Buku Nalar Futurology Maroon, Warnai Pelantikan IMM Shabran UMS dan IMM Muhammad Abduh FAI UMS

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan buku Nalar Futurology Maroon oleh Dwi Kurniadi selaku editor dan Ketua RPK PK IMM Pondok Shabran UMS.

Penandatanganan buku Nalar Futurology Maroon oleh Dwi Kurniadi selaku editor dan Ketua RPK PK IMM Pondok Shabran UMS.

Pilarjateng.com, Surakarta – Pelantikan Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Shabran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan IMM Muhammad Abduh Fakultas Agama Islam (FAI) UMS berlangsung khidmat di Auditorium Moh. Djazman UMS, Senin (16/2).

Momentum ini sekaligus dirangkaikan dengan launching buku Nalar Futurology Maroon, karya intelektual kolektif kader IMM Shabran yang menghadirkan refleksi pemikiran kritis tentang keislaman, kemanusiaan, dan tantangan zaman kontemporer. Acara tersebut dihadiri pembina pondok, pengurus IMM, serta kader IMM Shabran juga Abduh.

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi pelantikan kepengurusan baru, dilanjutkan dengan agenda peluncuran buku yang menjadi simbol kesinambungan antara kaderisasi organisatoris dan tradisi intelektual.

Launching buku dilakukan secara simbolis melalui penandatanganan oleh Kepala Pondok Shabran UMS, Yayuli, S.Ag. bersama Dwi Kurniadi selaku Kepala Bidang Riset dan Pengembangan Keilmuan (RPK) IMM Shabran 2025 sekaligus editor dan penggagas karya tersebut.
Dalam sambutannya, Ustaz Yayuli menegaskan pentingnya menjaga tradisi literasi di kalangan kader mahasiswa.

Baca Juga:  Konvensi RSKKNI Perkuat Standardisasi Kompetensi Profesi Perancang Peraturan

“Gerakan literasi seperti ini harus terus dirawat, karena kader yang kuat secara intelektual akan mampu menjaga arah perjuangan organisasi dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa lahirnya buku ini menjadi tanda bahwa kaderisasi tidak berhenti pada aktivitas struktural, melainkan juga bergerak dalam penguatan gagasan dan pemikiran.

Sementara itu, Dwi Kurniadi menuturkan bahwa Nalar Futurology Maroon merupakan hasil dari proses panjang diskusi, refleksi, dan pergulatan ide yang hidup di ruang-ruang kaderisasi.

“Buku ini bukan sekadar kumpulan tulisan, tetapi jejak pemikiran kader yang ingin membaca zaman dengan nalar yang jernih, kritis, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa buku tersebut ditulis oleh sejumlah kader dengan latar belakang keilmuan beragam sehingga menghadirkan perspektif multidisipliner yang saling melengkapi.

Menurutnya, karya ini lahir dari kegelisahan intelektual kader terhadap berbagai fenomena sosial dan tantangan peradaban modern.

Baca Juga:  Sebanyak 96 Tukang Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Jago Bangunan di Polines

“Ini adalah karya nelayan intelektual IMM Shabran dalam mengentaskan para kader dari degradasi intelektual sekaligus kemerosotan moral ideologi IMM yang mulai terkikis,” tegas Adi.

Ia menambahkan bahwa istilah futurology dalam judul buku bukan dimaksudkan sebagai ramalan masa depan, melainkan kesadaran kritis untuk membaca kemungkinan sejarah dan merancang arah perubahan.

Lebih lanjut, Adi menilai momentum launching yang bertepatan dengan pelantikan kepengurusan baru memiliki makna filosofis.

“Organisasi tanpa gagasan akan kehilangan arah, sedangkan gagasan tanpa gerakan hanya akan menjadi wacana. Buku ini adalah titik temu antara keduanya,” ucapnya.

Ia berharap buku tersebut dapat menjadi ruang dialog intelektual yang terbuka, baik di kalangan kader IMM maupun mahasiswa secara umum.

Menurutnya, kehadiran buku ini merupakan bentuk ikhtiar kolektif dalam merawat tradisi berpikir kritis di tengah arus pragmatisme yang semakin kuat.

“Kami ingin kader tidak hanya menjadi pembaca realitas, tetapi juga penafsir zaman yang mampu menghadirkan solusi bagi persoalan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga:  OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026

Ia menambahkan bahwa setiap tulisan di dalam buku merupakan refleksi tanggung jawab moral intelektual kader terhadap masa depan umat dan bangsa.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Banyak kader IMM menyambut positif peluncuran buku tersebut karena dinilai mampu menjadi referensi diskusi ilmiah dan pengayaan literasi kader. Beberapa peserta bahkan menyatakan minat untuk mengkaji isi buku dalam forum kajian lanjutan di lingkungan komisariat maupun komunitas akademik.

Peluncuran Nalar Futurology Maroon menjadi penegasan komitmen IMM Shabran UMS untuk terus menghidupkan tradisi intelektual sebagai fondasi gerakan mahasiswa. Dengan menggabungkan semangat kepemimpinan organisatoris dan produktivitas keilmuan, kader diharapkan mampu menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Momentum ini sekaligus menegaskan bahwa kader IMM tidak hanya bergerak dalam aktivitas struktural, tetapi juga aktif melahirkan gagasan yang relevan, reflektif, dan transformatif bagi perkembangan zaman.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
MTsN 1 Rembang Klarifikasi Isu Diare Massal, Sebut Belum Ada Indikasi Keracunan MBG
Kemenag Demak dan yayasan Kemala Bhayangkari Bersinergi Perkuat Pendidikan Al-Qur’an
Polres Demak Bekali Pelajar dengan Literasi AI untuk Tangkal Hoaks
Kepengurusan Baru Kwarcab Pramuka Wonosobo Perkuat Pembentukan Karakter Generasi Muda
OJK dan Kemenkes RI Perkuat Ekosistem Asuransi, Dorong Pembiayaan Kesehatan Murah
Sebanyak 96 Tukang Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Jago Bangunan di Polines
Jateng Kembali Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Prioritaskan Kebutuhan Dasar

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 05:20 WIB

MTsN 1 Rembang Klarifikasi Isu Diare Massal, Sebut Belum Ada Indikasi Keracunan MBG

Selasa, 8 September 2026 - 20:54 WIB

Kemenag Demak dan yayasan Kemala Bhayangkari Bersinergi Perkuat Pendidikan Al-Qur’an

Selasa, 8 September 2026 - 05:49 WIB

Polres Demak Bekali Pelajar dengan Literasi AI untuk Tangkal Hoaks

Kamis, 3 September 2026 - 21:21 WIB

Kepengurusan Baru Kwarcab Pramuka Wonosobo Perkuat Pembentukan Karakter Generasi Muda

Kamis, 3 September 2026 - 21:06 WIB

OJK dan Kemenkes RI Perkuat Ekosistem Asuransi, Dorong Pembiayaan Kesehatan Murah

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB