Libur Lebaran, Museum Daerah Wonosobo Ramai Dikunjungi Wisatawan

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Libur Lebaran, Museum Daerah Wonosobo Ramai Dikunjungi Wisatawan.

Libur Lebaran, Museum Daerah Wonosobo Ramai Dikunjungi Wisatawan.

Pilarjateng.com, ‎Wonosobo – Momentum libur Lebaran 2026 dimanfaatkan wisatawan untuk berkunjung ke destinasi edukatif, salah satunya Museum Daerah Kabupaten Wonosobo.

‎Sejak resmi diluncurkan pada 17 Maret 2026, museum ini menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat dan wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat sejarah serta budaya Wonosobo.

‎Berlokasi di lantai 2 Gedung Tourist Information Center (TIC) di kawasan Taman Rekreasi Kalianget, museum ini menjadi alternatif wisata yang tidak hanya rekreatif, tetapi juga edukatif bagi seluruh kalangan.

‎Kepala UPTD Pengelolaan Objek Wisata Disparbud Wonosobo, Sri Rejeki, menyampaikan bahwa peningkatan jumlah kunjungan selama libur Lebaran menjadi indikator positif terhadap minat masyarakat terhadap wisata sejarah.

‎“Sejak dibuka pada 17 Maret lalu, kunjungan ke museum terus meningkat, terlebih saat libur Lebaran. Kami melihat antusiasme masyarakat sangat tinggi untuk datang, belajar, dan mengenal sejarah Wonosobo lebih dekat,” ujarnya, Sabtu (28/3).

Baca Juga:  Entaskan Kemiskinan, BAZNAS Salurkan Rp830 Juta untuk Masyarakat Wonosobo

‎Ia menambahkan, Museum Daerah Kabupaten Wonosobo menghadirkan berbagai koleksi yang menampilkan objek budaya bendawi (artefak) maupun nonbendawi (warisan budaya tak benda) sebagai representasi perjalanan panjang daerah. Selain itu, museum ini juga menyajikan informasi mengenai kearifan lokal, tradisi masyarakat, serta potensi wisata yang dimiliki Wonosobo.

‎“Melalui museum ini, kami ingin memberikan ruang edukasi yang menarik dan mudah diakses oleh masyarakat. Harapannya, generasi muda khususnya dapat lebih mengenal dan mencintai sejarah daerahnya sendiri,” tambahnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Fahmi Hidayat, mengapresiasi tingginya minat kunjungan masyarakat ke museum daerah, khususnya pada momentum libur Lebaran.

Baca Juga:  Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

‎“Kehadiran Museum Daerah Wonosobo merupakan bagian dari upaya kami dalam memperkuat sektor pariwisata berbasis edukasi dan budaya. Antusiasme masyarakat selama libur Lebaran ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan museum,” ungkapnya.

‎Ia juga menegaskan bahwa museum menjadi salah satu sarana penting dalam menjaga dan melestarikan identitas daerah.

‎“Melalui museum, kita tidak hanya menampilkan benda bersejarah, tetapi juga menyampaikan nilai, cerita, dan jati diri masyarakat Wonosobo kepada generasi mendatang maupun wisatawan yang berkunjung,” tambah Fahmi.

‎Dengan konsep penyajian yang informatif serta lokasi yang strategis di kawasan Taman Rekreasi Kalianget, museum ini terintegrasi dengan destinasi wisata yang telah lebih dahulu dikenal masyarakat. Hal ini semakin memperkuat daya tarik kawasan sebagai pusat rekreasi sekaligus edukasi.

Baca Juga:  OJK Jateng Cetak Duta Literasi Keuangan dari Kader Fatayat NU

‎Ke depan, diharapkan keberadaan Museum Daerah Kabupaten Wonosobo dapat menjadi pemicu lahirnya pengembangan museum serupa maupun museum tematik lainnya di berbagai wilayah. Dengan demikian, upaya pelestarian sejarah, budaya, dan kearifan lokal dapat semakin luas, sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata edukatif di Kabupaten Wonosobo.

‎Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui pengelola museum mengajak masyarakat dan wisatawan untuk memanfaatkan momentum liburan dengan mengunjungi Museum Daerah Kabupaten Wonosobo. Selain menambah wawasan, kunjungan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian sejarah dan budaya lokal.

‎“Yuk, sempatkan berkunjung ke Museum Daerah Wonosobo. Jadikan liburan Anda tidak hanya menyenangkan, tetapi juga penuh makna dengan mengenal lebih dalam warisan sejarah dan budaya daerah,” pungkas Fahmi.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB