Masyarakat Diminta Waspadai Bencana di Puncak Musim Hujan

- Reporter

Kamis, 2 Januari 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarjateng.com, Magelang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang mencatat terdapat 455 kejadian bencana alam maupun nonalam selama 2024.

Menurut Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Magelang, Edi Wasono, bencana tersebut didominasi kejadian tanah longsor dan cuaca ekstrem. Kejadian bencana tersebar di 372 desa pada 21 kecamatan, dalam kurun Januari sampai Desember.

“Seluruh kejadian bencana di Kabupaten Magelang didominasi bencana hidrometeorologi basah, seperti tanah longsor, dan angin kencang,” ujar Edi, Senin (30/12/2024).

Ditambahkan, berdasarkan jenisnya, tanah longsor menjadi bencana alam yang paling sering melanda sepanjang 2024. Tercatat ada 214 kejadian tanah longsor di Kabupaten Magelang. Kemudian, bencana karena cuaca ekstrem mencapai 138 kejadian, disusul kebakaran bangunan sebanyak 51 kejadian.

Baca Juga:  Amankan Pilkades Serentak di 166 Desa, Pemkab Wonosobo Siagakan 616 Personel Gabungan

Selanjutnya, kategori kejadian lain seperti rumah roboh, kecelakaan air dan kejadian nonalam lainnya sebanyak 28 kejadian. Lalu, banjir sebanyak sembilan kejadian. Selain itu terjadi kekeringan sembilan kejadian, dan kebakaran hutan lahan empat kejadian.

Lebih lanjut Edi menyebutkan, dari seluruh kejadian bencana tersebut mengakibatkan kerusakan rumah dengan kategori rusak ringan hingga berat. Selain itu juga terdapat korban jiwa meninggal dan luka-luka.

“Rinciannya 239 rumah rusak ringan, 45 rumah rusak sedang, dan 15 rumah rusak berat. Sedangkan korban jiwa terdapat 11 orang luka-luka, dan dua orang meninggal dunia,” rincinya.

Baca Juga:  OJK dan Pemprov Jateng Perkuat Akses Pembiayaan Hijau Bagi Industri Kecil dan Menengah

Dari data yang dihimpun BPBD Kabupaten Magelang, wilayah yang paling sering dilanda bencana adalah Kecamatan Salaman, Borobudur, dan Sawangan. Menurut Edi, hal itu disebabkan kondisi geografis di wilayah tersebut.

“Itu merupakan wilayah dengan jumlah frekuensi kejadian paling tinggi di Kabupaten Magelang. Berdasarkan kajian, memang masuk kawasan rawan bencana,” tambahnya.

Edi mengatakan, pihaknya telah melakukan upaya mitigasi, baik struktural maupun nonstruktural selama setahun terakhir, dan akan terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya.

Baca Juga:  Cegah Peredaran Narkotika, Satresnarkoba Polres Demak Gelar Razia di Rutan Demak

Sosialisasi dan edukasi tentang rawan bencana kepada masyarakat terus dilakukan. Selain itu, pemasangan EWS (Early Warning System) tanah longsor juga sudah dilakukan. Kemudian penanaman rumput vetiver.

“Upaya-upaya tersebut akan terus kami lanjutkan,” jelas Edi.

Oleh karena itu, masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana diingatkan agar selalu waspada. Kewaspadaan harus terus dilakukan hingga puncak musim hujan yang diproyeksikan jatuh pada Februari 2025.

“Warga juga diimbau untuk memperhatikan keselamatan diri, dan selalu waspada akan potensi bencana yang bisa saja terjadi, apalagi di saat memasuki musim penghujan,” pesannya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi
Wakapolres Demak Pimpin Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat
Status Karhutla Gunung Sumbing Ditetapkan Tanggap Darurat, Pemkab Wonosobo Siagakan Ratusan Personel Gabungan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi

Berita Terbaru