OJK & Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng Salurkan Dana Pendidikan untuk Disabilitas

Avatar photo

- Reporter

Senin, 8 Desember 2025 - 14:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 166 pelajar penyandang disabilitas menerima santunan dana pendidikan dari OJK & Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng.

Sebanyak 166 pelajar penyandang disabilitas menerima santunan dana pendidikan dari OJK & Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jateng.

Pilarjateng.com, Semarang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah menyerahkan dana pendidikan kepada 166 pelajar penyandang disabilitas, Selasa (2/12).

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan Jawa Tengah tahun 2025 yang mengambil tema “JATENG JAWARA – JAwa TENGah JAngkau WARga optimalkan Akses keuangan” sekaligus sebagai momemtum menjelang Hari Disabilitas Internasional tanggal 3 Desember 2025.

“Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian sekaligus mengingatkan bahwa setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas, memiliki hak yang sama dalam mengakses layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan berkualitas,” ujar Kepala OJK Jateng, Hidayat Prabowo dalam sambutannya.

Hidayat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku Industri Jasa Keuangan yang telah berpartisipasi aktif melalui program Tanggung Jawab Sosial /Company Social Responsibily (CSR) untuk membantu para pelajar yang membutuhkan, termasuk siswa-siswi penyandang disabilitas.

“Bantuan ini sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki hak yang sama untuk memperoleh kesempatan belajar, berkembang, serta meraih cita-cita, tanpa hambatan ekonomi maupun kondisi fisik,” imbuhnya.

Baca Juga:  88 Siswa MAN 2 Rembang Alami Gejala Diare, Sekolah Terapkan Pembelajaran Daring

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah,  Sadimin pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penyerahan dana pendidikan ini adalah bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan sektor industri dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sadimin juga berharap kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi budaya gotong-royong dan sinergi yang berkesinambungan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada OJK Provinsi Jawa Tengah, FKIJK, dan seluruh pelaku Industri Jasa Keuangan yang telah berperan sebagai penggerak inklusi keuangan di provinsi ini,” ungkap Sadimin.

Dalam kesempatan yang sama Ketua FKIJK Jawa Tengah, Ony Suharsono berharap dengan adanya bantuan dana pendidikan dapat menambah semangat para pelajar guna menyongsong masa depan.

“FKIJK Jawa Tengah berkomitmen akan terus mendukung Inklusi Keuangan bagi masyarakat sehingga dapat memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan secara simbolis dana pendidikan dari setiap Industri Jasa Keuangan kepada perwakilan pelajar serta edukasi keuangan oleh perwakilan OJK Jawa Tengah mengenai manfaat menabung.

Baca Juga:  Sambut HUT ke-81 RI dan Hari Pelanggan Nasional, PLN Hadirkan Promo Tambah Daya 50 Persen

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pembukaan rekening oleh 7 bank untuk menyalurkan dana pendidikan yang dikumpulkan dari 11 Industri Jasa Keuangan yang merupakan anggota FKIJK Jawa Tengah.

Selain bagi pelajar penyandang disabilitas, juga dilakukan penyaluran dana pendidikan kepada 145 pelajar kurang mampu yang merupakan wujud sinergi bersama antara OJK Provinsi Jawa Tengah dengan, Dinas Pendidikan Kots Semarang dan FKIJK Jawa Tengah yang dilaksanakan di Gedung Aula B Dinas Pendidikan Kota Semarang, Jumat (5/12).

Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Jateng,
Taufik Andriawan dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa pendidikan adalah fondasi utama bagi kemajuan bangsa. Karena itu, dukungan berupa dana pendidikan bukan hanya bentuk bantuan finansial, tetapi juga investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih berdaya, mandiri, dan memiliki masa depan yang lebih cerah.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku Industri Jasa Keuangan yang telah berpartisipasi aktif melalui program Tanggung Jawab Sosial (CSR) untuk membantu para siswa yang membutuhkan,” ucapnya.

Baca Juga:  Sebanyak 62 Kios Pasar Desa Sedo Demak Terbakar, Kerugian Mencapai Rp 1,2 Miliar

Hadir pada kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Joko Hartono, Ketua FKIJK Jawa Tengah Ony Suharsono, pimpinan Industri Jasa Keuangan anggota FKIJK Jawa Tengah, serta orang tua pelajar penerima dana pendidikan.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Joko Hartono menyampaikan apresiasi kepada FKIJK atas peran sertanya dalam membantu siswa-siswa kurang mampu.

“Upaya ini merupakan wujud kontribusi bersama dalam mendukung dunia pendidikan, karena masa depan dapat ditingkatkan melalui pendidikan,” kata Joko.

Ketua FKIJK Jawa Tengah, Ony Suharsono menyampaikan bahwa kegiatan bantuan dana pendidikan ini merupakan inisiatif bersama OJK Provinsi Jawa Tengah dan FKIJK Jawa Tengah sebagai wujud partisipasi dalam mendukung sektor pendidikan.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula pembukaan rekening yang berasal dari donasi dana pendidikan 11 Industri Jasa Keuangan anggota FKIJK Jawa Tengah.

Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen bersama OJK dan industri jasa keuangan, dalam mendukung tumbuh kembang seluruh anak, termasuk mereka yang memerlukan dukungan khusus.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB