OJK Nyatakan, Stabilitas Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga Hingga Desember 2025

Avatar photo

- Reporter

Senin, 12 Januari 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor OJK Pusat.

Kantor OJK Pusat.

Pilarjateng.com, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan stabilitas sektor jasa keuangan nasional tetap terjaga hingga Desember 2025. Hal ini terungkap dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner Bulanan(RKBD) OJK Desember 2025 yang digelar secara daring, Jumat (9/1/2026).

Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar mengatakan, rilis data perekonomian global secara umum menunjukkan perbaikan. Meski demikian, kinerja ekonomi Tiongkok masih berada di bawah ekspektasi.

“Aktivitas manufaktur global tetap berada di zona ekspansi. Meskipun lajunya mengalami moderasi, sejalan dengan menurunnya kepercayaan konsumen global,” ujarnya.

Di sisi lain, pasar tenaga kerja di Amerika Serikat menunjukkan tanda moderasi serta inflasi untuk November 2025 turun ke 2,7 persen dan inflasi inti turun ke 2,6 persen.

Baca Juga:  Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis

“Sementara itu, di Tiongkok, perlambatan ekonomi masih berlanjut dengan konsumsi rumah tangga masih tertahan,” katanya.

Dari sisi penawaran, Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur kembali ke zona kontraksi di tengah tekanan sektor properti yang masih terus berlangsung. Perkembangan-perkembangan ini mendorong sejumlah bank sentral kembali menempuh kebijakan akomodatifnya.

Federal Reserve, Bank Sentral Amerika Serikat memangkas Federal Fund Rate(FFR). Bank of England, Bank Sentral di Inggris di Desember 2025 juga kembali memangkas suku bunga acuan.

Baca Juga:  Ribuan Mahasiswa KKN UPGRIS Siap Bentengi Desa dari Narkoba

Namun, lanjutnya, bank sentral Jepang, Bank of Japan menaikkan suku bunga kebijakan ke level tertinggi dalam tiga dasar warsa terakhir. Hal ini didorong oleh tekanan inflasi yang relatif persisten di Jepang.

“Perbedaan arah kebijakan dari bank-bank sentral itu turut mempengaruhi dinamika pasar keuangan global. Pasar saham global secara umum bergerak menguat merespon pemangkasan FFR meskipun terdapat kekhawatiran terhadap potensi bubble di saham teknologi,” ujar Mahendra.

Ia menyebut, kenaikan suku bunga di Jepang mendorong pelemahan pasar sovereign bond global. Hal ini seiring dengan praktek berakhirnya aktivitas carry trade yang selama ini menopang pasar tersebut.

Baca Juga:  Polres Demak Amankan 130 Botol Arak di Karangawen

“Lebih lanjut, tentu kita cermati dan saksikan sendiri, di awal tahun 2026, pelaku pasar memperhatikan perkembangan geopolitik yang terjadi di Venezuela. Mereka mencermati potensi dampaknya terhadap stabilitas politik dan pasar keuangan global,” ucapnya.

Menurutnya, di tengah dinamika global itu, perekonomian domestik pada Desember 2025 mencatatkan inflasi inti yang meningkat. Sektor manufaktur terpantau masih ekspansif dan kinerja eksternal terjaga dengan neraca perdagangan yang mencatatkan surplus.







Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB