Penanganan Abrasi Pantai Rembang Akan Dimulai Pertengahan 2025

Avatar photo

- Reporter

Senin, 3 Februari 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sri Jarwanti, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang.

Sri Jarwanti, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang.

Pilarjateng.com, Rembang – Gelombang laut dengan intensitas tinggi terus mengikis garis pantai di sejumlah wilayah Kabupaten Rembang. Pemerintah daerah berencana memulai penanganan abrasi pada pertengahan 2025.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Sri Jarwanti, menyatakan bahwa usulan penanganan abrasi telah mendapat kepastian dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana sebagai instansi berwenang. Proyek ini direncanakan berlangsung pada Juni hingga Juli 2025.

Baca Juga:  Jateng Kirim 34 Atlet ke Asian Para Games Nagoya Jepang

“Penanganan abrasi ini menunggu cuaca ekstrem dan gelombang laut normal. Jadi, pertengahan tahun, sekitar bulan Juni atau Juli, rencananya akan mulai dikerjakan,” ujar Sri Jarwanti, Senin (3/2/2025).

Ada empat titik abrasi yang akan ditangani, yaitu Pantai Caruban di Desa Gedongmulyo, Kecamatan Lasem; Desa Belimbing, Kecamatan Sluke; Desa Pandangan Kulon, Kecamatan Kragan; serta Desa Pandean, Kecamatan Rembang. Adapun metode penanganannya akan disesuaikan dengan tingkat keparahan abrasi di masing-masing lokasi.

Baca Juga:  Polres Demak Sosialisasikan SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Pendaftaran Gratis hingga 28 Oktober 2026

“Kami sudah berkoordinasi dengan BBWS. Untuk Pantai Caruban, yang mengalami abrasi paling parah, diusulkan pembangunan breakwater sepanjang 270 meter. Kemudian, di Desa Belimbing, Kecamatan Sluke, usulannya 250 meter dengan material batu, serta di Desa Pandean sepanjang 320 meter dengan material batu juga,” jelas Sri Jarwanti.

Baca Juga:  Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi

Sementara itu, untuk Desa Pandangan Kulon, bentuk penanganan abrasi masih belum ditentukan. Hal ini dikarenakan saat BBWS Pemali Juana meninjau lokasi, kondisi cuaca sedang tidak bersahabat.

Pemerintah berharap upaya ini dapat mengurangi dampak kerusakan pantai dan melindungi permukiman warga di kawasan pesisir Kabupaten Rembang.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026
Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko
Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga
Antisipasi Penyalahgunaan Narkotika, Polres Demak Gelar Tes Urine di Tempat Hiburan Malam
Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi
Wakapolres Demak Pimpin Jumat Keliling, Perkuat Kedekatan Polisi dengan Masyarakat
Status Karhutla Gunung Sumbing Ditetapkan Tanggap Darurat, Pemkab Wonosobo Siagakan Ratusan Personel Gabungan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Satlantas Polres Demak Sosialisasikan Operasi Patuh Candi 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:53 WIB

Razia Rokok Ilegal di Rembang, Petugas Sita 19.360 Batang dari Dua Toko

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Karhutla Gunung Lawu Tersisa Satu Titik Api, Gubernur Jateng Minta Relawan Tetap Siaga

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Cek Kesiapan Personel, Polres Wonosobo Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Tekan Angka Kecelakaan, Polres Demak Gelar Operasi Patuh Candi

Berita Terbaru