Perkuat Penanganan TBC, DPR Ajak Warga Aktif Periksa Kesehatan

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Rembang, Harno mendampingi Anggota DPR RI Komisi IX, Edy Wuryanto di acara sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Pasar Mbrumbung, Desa Banggi, Kecamatan Kaliori, Sabtu (9/5/2026).

Bupati Rembang, Harno mendampingi Anggota DPR RI Komisi IX, Edy Wuryanto di acara sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Pasar Mbrumbung, Desa Banggi, Kecamatan Kaliori, Sabtu (9/5/2026).

Pilarjateng.com, Rembang – Anggota DPR RI Komisi IX, Edy Wuryanto bersama Kementerian Kesehatan dan Bupati Rembang, Harno menggelar sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Pasar Mbrumbung, Desa Banggi, Kecamatan Kaliori, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang diikuti ratusan warga tersebut menekankan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan sejak dini, khususnya terkait penyakit TBC yang masih menjadi perhatian nasional.

Dalam kesempatan tersebut Edy Wuryanto mengatakan, bahwa pemerintah saat ini menjalankan program prioritas Presiden melalui Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan percepatan pemberantasan TBC.

“Jadi hari ini kita bersama dengan Kemenkes dan Pak Bupati Rembang yang pertama CKG, Cek Kesehatan Gratis program prioritas Presiden. Yang kedua kita sosialisasikan tentang pemberantasan TBC di Rembang,” ujarnya.

Baca Juga:  Nelayan Asal Indramayu Hilang Terbawa Arus di Perairan Lemah Abang Jepara

Edy menyebut jumlah penderita TBC di Kabupaten Rembang mencapai sekitar 2.000 orang. Untuk mempercepat penanganan, pemerintah melakukan pemeriksaan menggunakan mobile rontgen di berbagai titik.

“Penderita TBC dan keluarganya difoto rontgen menggunakan mobile rontgen. Jadi rontgennya di kantor kelurahan, di balai desa, di gedung-gedung olahraga seperti ini,” jelasnya.

Menurutnya, pemeriksaan dilakukan terhadap penderita dan keluarga untuk mengetahui potensi penularan. Setelah rontgen, warga akan menjalani tes cepat molekuler guna mengetahui apakah pasien mengalami kebal obat atau tidak.

Baca Juga:  Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

“Baru kemudian diobati sesuai dengan kondisi pasien, ada yang 4 bulan, ada yang 6 bulan, ada yang 9 bulan, ada yang setahun,” kata Edy.

Ia menambahkan program tersebut sudah berjalan sejak dua pekan lalu dengan sekitar 100 titik pemeriksaan tersebar di Kabupaten Rembang.

“Bagi yang negatif tetap akan diterapi, namanya terapi pencegahan TBC,” imbuhnya.

Edy juga mengajak masyarakat agar tidak malu memeriksakan diri apabila mengalami gejala TBC. Sebab selama ini masih ada penderita yang memilih menyembunyikan penyakitnya.

“Biasanya penderita TBC itu malu, malah menyembunyikan. Jadi mereka malah tidak proaktif. Ini perlu dukungan dari pak lurah, pak camat agar data-data TBC di Rembang segera diselesaikan,” tegasnya.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Bekuk Empat Tersangka Pencurian dengan Kekerasan di SPBU Selokromo

Bupati Rembang, Harno mengapresiasi kegiatan sosialisasi kesehatan ini. Menurutnya sosialisasi ini penting bagi masyarakat agar lebih peduli dengan kesehatan, terlebih pemerintah sudah memiliki banyak program gratis.

“Sosialisasi ini penting untuk menambah ilmu, salah satunya tentang Rembang yang BPJSnya sudah UHC. Kemudian apabila ada warga yang mau mengurus BPJS di hari- hari libur, solusinya pegawai dinas kesehatan ada yang piket,” ucapnya.

Bupati menyampaikan terimakasih kepada Anggota Dewan atas kerjasamanya dalam mendukung alokasi anggaran untuk layanan kesehatan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB