Pimpin Apel, Bupati Sam’ani Komitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Avatar photo

- Reporter

Senin, 3 Maret 2025 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, saat memimpin apel di Halaman Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (3/3/2025).

Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, saat memimpin apel di Halaman Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (3/3/2025).

Pilarjateng.com, Kudus – Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kudus untuk mengidentifikasi masalah masing-masing. Setelah itu, menyusun solusi agar kualitas pelayanan masyarakat meningkat.

“Setiap OPD harus introspeksi, kalau bahasa medis istilahnya medical check up permasalahan masing-masing. Setelah itu menyusun langkah-langkah solusi,” ucapnya saat memimpin apel di Halaman Pendapa Kabupaten Kudus, Senin (3/3/2025).

Beberapa permasalahan seperti penanganan sampah dan digitalisasi,  menjadi fokus Bupati Kudus. Pihaknya meminta digitalisasi untuk retribusi sehingga tidak ada lagi pungli. 

“Saya beri waktu 1 bulan untuk menerapkan digitalisasi biar minim pelanggaran. Jadi nanti pakainya e-money, langsung tap,” tegasnya.

Baca Juga:  Satpol PP Rembang dan Bea Cukai Sita 1.716 Batang Rokok Ilegal di Tiga Lokasi

Sam’ani juga mengingatkan untuk tidak lengah terhadap efisiensi anggaran, sebab efisiensi terjadi di semua daerah. Justru pegawai diminta berinovasi meningkatkan Pendaptan Asli Daerah (PAD).

Bupati menekankan tidak ada lagi kubu-kubuan, yang ada hanya solid satu tujuan untuk sejahterakan masyarakat.

“Jangan letih dan lengah terhadap efisiensi anggaran. Panjenengan harus punya target dalam pertumbuhan ekonomi, mengatasi inflasi, dan inovasi untuk peningkatan PAD. Tak ada lagi kubu-kubuan dan bolo-bolonan. Kita satu rumah,” lanjutnya. 

Baca Juga:  Cegah Karhutla, Polsek Karangawen Gencarkan Edukasi Warga di Sekitar Kawasan Hutan

Dalam mengefektifkan pekerjaan, Sam’ani mengimbau semua OPD mengidentifikasi aset yang mangkrak. Seperti lahan eks Ngasirah, eks Matahari, maupun aplikasi yang  tidak dimaksimalkan.

Bupati juga menegaskan, bahwa Kabupaten Kudus punya berbagai aplikasi berbasis pelayanan yang tidak maksimal akibat tidak dirawat. 

“Banyak sekali aplikasi yang dibiarkan mangkrak. Padahal, ada banyak aplikasi pelayanan yang bisa memudahkan masyarakat,” terangnya.

Oleh karena itu, Sam’ani akan menghadirkan portal pengaduan Wadul K1 & K2 yang harus direspons 1×24 jam. Pihaknya juga membentuk Satgas BPJS Kesehatan, Satgas Sampah, Saber Jalan, Saber LPJU agar pelayanan bergerak cepat.

Baca Juga:  Taj Yasin Raih Budai Award 2026, Keteladanan Jadi Dasar Penghargaan

“Saya akan meluncurkan Wadul Bupati dan Wakil Bupati yang harus direspons 1×24 jam. Biar kita bisa gerak cepat merespons apa yang dikeluhkan masyarakat,” tegasnya.

Selain program kabupaten, Sam’ani mengajak pegawai turut mengawal keberhasilan program Asta Cita pemerintah pusat.

Dalam bekerja, pihaknya menjelaskan terus berkoordinasi dengan Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton.

“Tidak ada perpecahan, yang ada hanya persatuan. Perpecahan antara bupati dan wakil bupati sudah kuno. Tidak mempan. Tidak ada perpecahan, hanya ada persatuan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB