PLN Tutup Bulan K3 Tahun 2026 di Semarang

Avatar photo

- Reporter

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peragaan simulasi keadaan darurat di udara pada Tiang Tegangan Menengah (TM) oleh Tim PDKB PLN UID Jateng & DIY.

Peragaan simulasi keadaan darurat di udara pada Tiang Tegangan Menengah (TM) oleh Tim PDKB PLN UID Jateng & DIY.

Pilarjateng.com, Semarang – PT PLN (Persero) menggelar Apel Penutupan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2026, bertempat PLN Unit Pelaksana Pendidikan dan Pelatihan (UPDL) Semarang, Jumat (13/2). Acara ini menjadi puncak rangkaian kegiatan K3 yang selama sebulan terakhir digalakkan di seluruh unit PLN.

Apel penutupan tersebut berlangsung khidmat, dihadiri langsung oleh jajaran Direksi PLN, yaitu Direktur Teknologi, Engineering & Keberkelanjutan, Evy Haryadi, Direktur Distribusi, Arsyadany G. Akmalaputri, serta Direktur Transmisi & Rencana Bisnis, Edwin Nugraha Putra.

Evy menegaskan bahwa K3 bukan sekadar seremoni tahunan, namun merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen PLN dalam membangun budaya keselamatan kerja yang unggul dan berkelanjutan.

“Selama rangkaian kegiatan ini, kita telah memperbarui pemahaman, meningkatkan kesadaran, serta memperkuat kolaborasi dalam penerapan prinsip-prinsip K3 di setiap lini operasional,” ujarnya di hadapan para peserta apel yang terdiri dari manajemen, dan tim pelaksana teknik, sebanyak total 250 personel di UPDL Semarang.

Baca Juga:  Entaskan Kemiskinan, BAZNAS Salurkan Rp830 Juta untuk Masyarakat Wonosobo

“Melalui peringatan Bulan K3 ini, kita menegaskan kembali komitmen untuk terus menerapkan standar keselamatan yang tinggi, meningkatkan kepatuhan terhadap prosedur, memperkuat pengawasan, serta membangun kepedulian kolektif demi terwujudnya target zero accident dan operational excellence,” tambahnya.

Mengusung semangat aksi nyata, rangkaian acara tidak hanya berisi pidato, tetapi juga demonstrasi lapangan yang melibatkan petugas langsung. Disamping itu, juga digelar simulasi Cek Kesiapan Yantek (Pelayanan Teknik) disertai yel-yel semangat dan aksi Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) .

Baca Juga:  Beri Kesempatan Lebih Banyak Pelari, Kuota Borobudur Marathon Ditambah

Puncak demonstrasi yang menyedot perhatian peserta adalah skenario penyelamatan personil. Dalam simulasi tersebut, diperagakan bagaimana tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta melakukan evakuasi cepat dan prosedur penyelamatan ketika terjadi kondisi darurat yang mengancam keselamatan personil yang sedang bekerja di jaringan listrik. Aksi ini menunjukkan kesiapan teknis dan pemahaman prosedur keselamatan para petugas di lapangan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, Bramantyo Anggun Pambudi menjelaskan, sebagai perusahaan penyedia tenaga listrik nasional, PT PLN (Persero) memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap insan PLN, mitra kerja, serta masyarakat yang terdampak oleh aktivitas operasional senantiasa berada dalam kondisi aman dan terlindungi.

Baca Juga:  Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

“Keselamatan bukan hanya prioritas, tetapi merupakan nilai utama yang harus menjadi bagian dari budaya kerja kita sehari-hari. Hal ini diwujudkan dengan peragaan/ demonstrasi penyelamatan personel di udara tadi,” ungkapnya.

“Hal-hal tidak mengenakkan dapat terjadi dimanapun, bahkan di ketinggian tiang listrik saat sedang dalam prosedur pekerjaan,” tambahnya.

Kegiatan di UPDL Semarang ini menjadi simbol bahwa budaya K3 di lingkungan PLN terus dipupuk, khususnya kepada generasi penerus yang sedang menimba ilmu di unit pelatihan. Dengan penutupan ini, diharapkan semangat “Bekerja dengan Selamat” menjadi budaya yang mengakar di setiap lini perusahaan.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB