Proses Fumigasi, Museum RA Kartini Rembang Tutup Senentara

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perugas sedang melakukan proses fumigasi Museum RA Kartini Rembang.

Perugas sedang melakukan proses fumigasi Museum RA Kartini Rembang.

Pilarjateng.com, Rembang – Museum RA Kartini Rembang per Kamis ini sampai 17 Agustus mendatang ditutup, tidak bisa dikunjungi karena proses fumigasi. Proses tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya perawatan dan pelestarian koleksi serta bangunan museum agar tetap terjaga dari potensi kerusakan akibat hama.

Penutupan sementara ini dilakukan untuk memastikan proses fumigasi berjalan optimal, sekaligus menjaga keamanan pengunjung maupun petugas. Pasalnya selama proses fumigas berlangsung sangat berbahaya bagi makhluk hidup.

“Ini perawatan rutin untuk pengelolaan koleksi maupun bangunannya agar terhindar dari fumigan, atau hama yang bisa mengakibatkan kerusakan koleksi museum,” tutur Subkoordinator Sejarah, Museum, dan Cagar Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Rembang, Retna Dyah Radityawati, Kamis (13/8).

Baca Juga:  Malam Puncak HUT RI ke-81 di Pondok Majapahit 1 Mranggen Meriah, Varen Keren Mainkan Tari Jaranan

“Meski demikian, masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat Museum RA Kartini Rembang tidak perlu khawatir. Kunjungan tetap dapat dilakukan secara virtual melalui laman museumkartinirembang.id,” imbuhnya.

Melalui layanan virtual tersebut, lanjut
Retna, masyarakat dapat mengakses informasi mengenai Museum RA Kartini Rembang dan berbagai koleksi yang tersedia tanpa harus datang langsung ke lokasi.

Baca Juga:  Jateng Kembali Kirim Bantuan Korban Gempa NTT, Prioritaskan Kebutuhan Dasar

“kunjungan virtual 360 derajat itu lengkap ada infonya. melalui layanan virtual itu juga mendukung peningkatan kunjungan wisata kita, membuat rasa penasaran,” ujarnya.

Manajer Operasional PT. Indo Matra Fumiga, Maghfur menjelaskan, di hari pertama ini petugas melakukan tahap Penyuntikan obat anti rayap. Selanjutnya tim membuat museum menjadi kedap udara, sebelum proses fumigasi.

“Setelah pengeboran  kita suntikkan larutan anti rayap. Selanjutnya tahap penyegelan, kita ciptakan ruang kedap udara dulu, kita tutup rapat, pintu, jedela dan lainnya, baru besok fumigasi,” jelaanya.

Baca Juga:  Lima Kapolsek Polres Demak Bergeser dalam Rotasi Jabatan

Setelah proses fumigasi dan perawatan selesai, Museum RA Kartini Rembang akan kembali dibuka tanggal 18 Agustus untuk kunjungan secara langsung. Dengan perawatan yang dilakukan secara berkala, keberadaan Museum RA Kartini Rembang diharapkan tetap menjadi ruang edukasi dan pelestarian sejarah bagi generasi saat ini maupun mendatang.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB