Sepanjang 2024, BPJS Ketenagakerjaan Semarang Majapahit Lakukan Pembayaran Manfaat kepada 40.715 Peserta

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 24 Desember 2024 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPJS Ketenegakerjaan Cabang Semarang Majapahit, Farah Diana saat jumpa pers di Semarang, Selasa (24/12).

Kepala BPJS Ketenegakerjaan Cabang Semarang Majapahit, Farah Diana saat jumpa pers di Semarang, Selasa (24/12).

Pilarjateng.com, Semarang – Sepanjang tahun 2024, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit telah melakukan pembayaran manfaat sebesar Rp. 286.095.712.200,- kepada 40.715 Peserta. Hal tersebut dikemukakan Kepala BPJS Ketenegakerjaan Cabang Semarang Majapahit, Farah Diana kepada wartawan di Semarang, Selasa (24/12).

“Saat ini kami memiliki tenaga kerja penerima upah aktif yang dikelola sebanyak 174.280 orang. Adapun tenaga kerja bukan penerima upah (BPU) yang aktif tercatat sebanyak 36.386 orang dan tenaga kerja jasa konstruksi (Jakon) aktif 52.663 orang,” ujarnya.

Baca Juga:  Ribuan Mahasiswa KKN UPGRIS Siap Bentengi Desa dari Narkoba

Sedangkan untuk tingkat kepatuhan membayar iuran di angka 85 persen,” imbuhnya.

Lebih lanjut Farah menjelaskan, dalam rangka HUT BPJS Ketenagakerjaan ke 47 dengan tema “Kontribusi Terbaik
Sejahterakan Pekerja”, BPJS Ketenagakerjaan cabang Semarang Majapahit memperkuat komitmen perlindungan ketenagakerjaan melalui berbagai program dan layanan.

Baca Juga:  OJK Serahkan Hasil Pemeriksaan Khusus PT Dana Syariah Indonesia kepada Bareskrim Polri

“Kami berkomitmen meningkatkan kesadaran dan partisipasi pekerja dalam program perlindungan ketenagakerjaan,” tegasnya.

Diungkapkan pula, bahwa BPJS Ketenagakerjaan Cabang Semarang Majapahit telah memberikan informasi dan edukasiprogram dan layanan, seperti Layanan berbasis digital melalui aplikasi JMO (Jamsostek Mobile).

Baca Juga:  Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Demak Serahkan Empat Kaki Palsu kepada Penyandang Disabilitas

Selain itu, juga meningkatkan sinergi bersama Pemerintah Daerah untuk mewujudkan Universal Jamsostek Coverage diwilayah Kerja/ Peningkatan kesadaran masyarakat tentang perlindungan ketenagakerjaan melalui program dan edukasi berlapis di masyarakat.

“BPJS Ketenagakerjaan Cabang Majapahit hadir untuk terus melayani dan memberikan manfaat yang sebaik-baiknya bagi pekerja Indonesi,” pungkas Farah.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB