Siswa SMK Wiratama 2 Wonosobo Meninggal di Kamar Mandi

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 7 Januari 2025 - 13:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Wonosobo melakukan evakuasi dan olah TKP atas meninggalnya siswa SMK Wiratama 2 Wonosobo di kamar mandi sekolah tersebut pada Senin (6/1/2025).

Polres Wonosobo melakukan evakuasi dan olah TKP atas meninggalnya siswa SMK Wiratama 2 Wonosobo di kamar mandi sekolah tersebut pada Senin (6/1/2025).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Seorang siswa SMK Wiratama 2 Wonosobo ditemukan meninggal dunia di kamar mandi sekolah tersebut pada Senin (6/1/2025) sekitar pukul 15.15 WIB. Korban berinisial IM tersebut merupakan siswa kelas 12 yang diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi.

Korban terakhir kali terlihat oleh teman-temannya sekitar pukul 14.30 WIB ketika meminta izin keluar kelas menuju kamar mandi. Namun, hingga pukul 15.00 WIB, korban belum kembali ke kelas.

Tiga saksi, WSA, AF, dan PA, yang merupakan teman sekelas korban, memutuskan untuk mencarinya. Mereka menemukan sepatu korban di depan pintu kamar mandi yang terletak di bagian belakang sekolah.

Baca Juga:  DPR Apresiasi Pemkab Rembang yang Telah Sukses Capai Status UHC

Ketika pintu kamar mandi diketuk, tidak ada respons dari dalam. Mengetahui bahwa korban memiliki riwayat epilepsi, para saksi segera melaporkan situasi tersebut kepada guru mereka, Parmuji dan Hardono.

Setelah kedua guru tersebut mendobrak pintu, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, dengan posisi wajah menghadap ke kloset. Di tubuh korban yerdapat luka di bagian jidat, serta mulut dan hidung mengeluarkan busa.

Baca Juga:  OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan

Petugas medis dari RSUD Setjonegoro Wonosobo, dr. Asri Auliana, melakukan pemeriksaan terhadap korban. Hasil pemeriksaan menyebutkan bahwa korban meninggal dunia akibat kegagalan pernapasan.

Dari keterangan ibu korban, Poniyem, diketahui bahwa korban telah menderita epilepsi sejak usia 12 tahun dan belum pernah mendapatkan penanganan medis.

Polres Wonosobo langsung mengamankan lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk memastikan kronologi peristiwa. Kapolres Wonosobo, AKBP Donny Lumbantorua menyatakan pentingnya perhatian terhadap kesehatan siswa yang memiliki kondisi khusus. Beliau juga mengimbau pihak sekolah dan keluarga untuk lebih waspada dan proaktif dalam menangani situasi darurat.

Baca Juga:  OJK, Komdigi dan Perbankan Perkuat Upaya Pemberantasan Scam dan Judol

“Kejadian ini menjadi pengingat bahwa penanganan medis dan perhatian terhadap kesehatan siswa adalah hal yang sangat penting. Polres Wonosobo akan terus menyelidiki kejadian ini untuk memastikan tidak ada unsur kelalaian,” jelas Kapolres.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB