Solusi Bangun Indonesia Bukukan Laba Rp659 Miliar di Tengah Tekanan Industri

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 1 April 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solusi Bangun Indonesia targetkan ekspor perdana pada pertengahan tahun 2026 dari proyek strategis di Tuban, Jawa Timur.

Solusi Bangun Indonesia targetkan ekspor perdana pada pertengahan tahun 2026 dari proyek strategis di Tuban, Jawa Timur.

Pilarjateng.com, Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (“Solusi Bangun Indonesia”/“Perseroan”) melaporkan kinerja keuangan di tengah perlambatan pasar semen nasional. Berdasarkan data Asosiasi Perusahaan Semen Seluruh Indonesia (ASPERSSI), sepanjang tahun 2025, volume produksi semen nasional tercatat turun sekitar 4,5% dari 67,8 juta ton menjadi 64,7 juta ton. Sejalan dengan itu, penjualan semen domestik juga menurun sekitar 1,5%.

Perlambatan tersebut dipengaruhi oleh melemahnya daya beli masyarakat, curah hujan tinggi yang menunda aktivitas konstruksi, serta perlambatan sejumlah proyek infrastruktur. Sementara itu, industri semen nasional juga masih menghadapi tantangan kelebihan kapasitas produksi, sehingga memperketat persaingan di pasar domestik.

Baca Juga:  Pemprov Jateng Gelar Nobar FIFA ASEAN Cup 2026 Sampai Final

Menanggapi lanskap bisnis pada tahun 2025 tersebut, Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rizki Kresno Edhie Hambali, menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi momentum transformasi dalam sinergi bersama SIG selaku induk usaha untuk memperkuat resilensi di tengah tekanan industri.

Sebagai bagian dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Solusi Bangun Indonesia melaksanakan strategi transformasi yang berfokus pada optimalisasi operational excellence, peningkatan pengelolaan pemasaran dan penjualan, serta program efisiensi biaya di berbagai lini untuk menjaga fundamental dan profitabilitas di tengah tekanan industri.

Baca Juga:  OJK Cabut Izin Usaha PT Credit Saison Indonesia Finance

Strategi transformasi yang dijalankan secara konsisten sejak semester kedua tahun 2025 tersebut, membantu Solusi Bangun Indonesia membukukan volume penjualan semen dan terak sebesar 12,1 juta ton dan pendapatan tercatat Rp10,7 triliun. Beban pokok pendapatan tercatat Rp8,32 triliun, EBITDA mencapai Rp1,87 triliun, laba periode berjalan mencapai Rp659 miliar.

Baca Juga:  OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal, Jaga Kepercayaan Investor

“Pada aspek operational excellence, kami meningkatkan efisiensi produksi, optimalisasi energi dan bahan bakar alternatif. Sedangkan pengelolaan pemasaran dan penjualan difokuskan pada penguatan merek dan saluran distribusi terutama di area-area dengan marjin tinggi,” ungkap Rizki Kresno.

“Strategi tersebut diperkuat dengan program efisiensi biaya untuk pengendalian biaya yang terukur dan penurunan beban keuangan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026
OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis
OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal
Menteri Hukum Tutup Kongres XXIV INI, Tekankan Transformasi Digital dan Integritas Notaris
Pasti Ada Solusi Episode 22 Digelar di Semarang, Menkum: Kementerian Hukum Hadir sebagai Pelayan Masyarakat
OJK Perkuat Reformasi Pasar Modal, Jaga Kepercayaan Investor
Eduwisata Mangrove Demangkarta Dorong Pemberdayaan Warga Cilacap, Solusi Bangun Indonesia Raih Pengakuan ESG Platinum
Terlibat Pelanggaran Pasar Modal, OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun kepada DSSA, BREN, dan CUAN

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Tekan Kemiskinan Sebesar 0,22%, Wonosobo Raih Mandaya Awards 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 01:02 WIB

OJK Perkuat Stabilitas dan Integritas Pasar Modal Melalui Tiga Langkah Stategis

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:24 WIB

OJK Jatuhkan Denda RP2,52 Triliun Terhadap Pelaku Pelanggaran Pasar Modal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Menteri Hukum Tutup Kongres XXIV INI, Tekankan Transformasi Digital dan Integritas Notaris

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Pasti Ada Solusi Episode 22 Digelar di Semarang, Menkum: Kementerian Hukum Hadir sebagai Pelayan Masyarakat

Berita Terbaru