Tahun 2024 di Kabupaten Demak 5 Orang Meninggal Dunia Akibat Leptospirosis

Avatar photo

- Reporter

Selasa, 31 Desember 2024 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hewan Tikus penyebab penyakit Leptospirosis.

Hewan Tikus penyebab penyakit Leptospirosis.

Pilarjateng.com, Demak – Di Kabupaten Demak tahun 2024 tercatat ada 65 kasus leptospirosis yang mengakibatkan 5 orang meninggal dunia. Dengan demikian kasus leptospirosis di Demak mengalami kenaikan kasus meskipun jumlah korban meninggal turun.

“Leptospirosis merupakan salah satu zoonosis yang ditularkan melalui kencing tikus yang erat hubungannya dengan sanitasi lingkungan masyarakat,” ujar Kepala bidang Pencegahan dan pengendalian penyakit (P2KB) Dinkes Demak, Hery Winarno, Selasa (31/12).

Baca Juga:  Polres Demak Perkuat Deteksi Dini Kaki Bermasalah pada Anak

“Data tahun 2022 jumlah penderita 42 orang meninggal 13 orang. Sedangkan data tahun 2023, jumlah penderita sebanyak 53 orang, meninggal dunia 6 orang,” imbuhnya.

Sementara di tahun 2024, lanjut Hery sebanyak 5 orang meninggal, yaitu dari wilayah Puskesmas Bonang 1 (1 orang), Puskesmas Mranggen 1 (1 orang), Puskesmas Wonosalam 2 (1 orang) dan wilayah Puskesmas Karangawen 2 (2 orang).

Baca Juga:  HUT Polwan, Kapolres Demak Tekankan Profesionalisme dan Empati

Dijelaskan pula, bahwa Kabupaten Demak merupakan salah satu Kabupaten yang memiliki kasus leptospirosis yang disertai dengan angka kematian, yang hampir setiap tahunnya terjadi di 12 Kecamatan.

“Adapun penularan penyakit tersebut ke manusia, akibat kontak dengan tanah dan air (air buangan kamar mandi, air sungai dan air tanah) yang telah tercemar bakteri leptospirosis dari kencing tikus,” pungkas Hery.

Baca Juga:  Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB