Tanggul Jebol Akibatkan Banjir di Demak, 9.177 Jiwa Terdampak

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 22 Januari 2025 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilarjateng.com, Demak – Berdasarkan infografis bencana banjir dari BPBD Kabupaten Demak Rabu (22/1/2025) pukul 11.00 WIB. Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu sejak Senin malam (20/1/2025) menyebabkan jebolnya tanggul di Sungai Cabean, Desa Sidorejo, Kecamatan Karangawen, dan Sungai Tuntang, Desa Kebonagung, Kabupaten Demak. Akibatnya, sebanyak 2.749 kepala keluarga dengan total 9.177 jiwa terdampak banjir.

Banjir ini juga menggenangi enam perkantoran, lima sekolah, dan 16 tempat ibadah. 79 pelaku usaha peternakan, tujuh posko kesehatan, dan 1 pasar tradisional. Selain itu, kurang lebih 943 hektar lahan pertanian ikut terendam, berdampak besar pada sektor ekonomi warga.

Baca Juga:  Polda Jateng Pastikan Personel Mahir dan Taat Gunakan Senjata Api

Plt Kepala BPBD Demak, Haris Wahyudi Ridwan, melalui pesan WhatsApp, Rabu (22/1/2025), menyampaikan bahwa penanganan di lokasi terus dilakukan, termasuk penutupan tanggul yang jebol menggunakan alat berat dan penyemprotan lumpur di jalan raya Semarang-Grobogan yang terdampak.

Baca Juga:  Hari Bhayangkara Ke-80, Polres Demak Serahkan Empat Kaki Palsu kepada Penyandang Disabilitas

Tanggul jebol di dua lokasi, yakni Sungai Tuntang dan Sungai Cabean, menjadi prioritas utama penanganan.

“Tim gabungan dari BPBD Demak, perangkat desa, PMI, TNI, Polri, dan berbagai pihak lainnya terus bekerja sama untuk mempercepat penanganan. Kami juga berkoordinasi dengan BBWS Pemali Juana terkait alat berat yang sudah didatangkan,” kata Haris

Kondisi debit air di beberapa desa terdampak, seperti Desa Tlogoweru, Bogosari, Guntur, dan Kebonagung, kini sudah menunjukkan penurunan. Warga terdampak sudah kembali ke rumah masing-masing, namun Jalan Raya Semarang-Grobogan masih tertutup.

Baca Juga:  OJK Serahkan Tersangka Kasus PT Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan

Haris juga menyampaikan bahwa kebutuhan mendesak warga saat ini meliputi air bersih, peralatan kebersihan, karung sak, dan sembako.

“Bantuan dari berbagai pihak masih sangat dibutuhkan untuk memulihkan kondisi warga terdampak,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB