UIN Walisongo Gelar Giat Anti Narkoba, Hadirkan Kepala BNNP Jateng

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 21 Februari 2025 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol. Agus Rohmat saat menjadi narasumber utama Benchmarking Penggiat Anti Narkoba di UIN Walisongo, Jumat (21/2).

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol. Agus Rohmat saat menjadi narasumber utama Benchmarking Penggiat Anti Narkoba di UIN Walisongo, Jumat (21/2).

Pilarjateng.com, Semarang – Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK) UIN Walisongo Semarang menggelar Benchmarking Penggiat Anti Narkoba yang diikuti 134 mahasiswa dan mahasiswi dari Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI), Jumat (21/2).

Acara yang berlangsung di Aula Laboratorium FDK UIN Semarang tersebut menghadirkan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah, Brigjen Pol. Agus Rohmat, sebagai pemateri utama.
Kegiatan Benchmarking Penggiat Anti Narkoba ini selaras dengan Akselerasi Asta Cita ke-7 yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, yaitu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh rakyat Indonesia.

Upaya pemberantasan narkoba merupakan salah satu langkah strategis dalam mewujudkan keamanan nasional dan perlindungan generasi muda dari ancaman narkotika.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Walisongo Semarang, Prof. Dr. Moh. Fauzi, M.Ag., menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat pemahaman mahasiswa terkait penyuluhan dan pencegahan narkoba.

Baca Juga:  Polres Demak Gelar Lomba Konten Kreator AI untuk Pelajar SMA

“Alhamdulillah, hari ini teman-teman akan mendapatkan penguatan benchmarking terkait penyuluhan penggiat anti narkoba yang akan dibawakan langsung oleh Kepala BNN Jateng dan timnya,” ungkapnya.

“Saya berpesan, mulailah dari diri kita sendiri agar tidak terlibat dalam peredaran maupun penyalahgunaan narkoba, karena itu merupakan dosa besar. Sebelum menjadi penggiat anti narkoba, kita harus membenahi diri terlebih dahulu,” imbuhnya.

Dalam paparannya, Brigjen Pol. Agus Rohmat mengungkapkan, hasil survei nasional prevalensi penyalahgunaan narkoba tahun 2023. Menurutnya, berdasarkan survei tersebut, 84,49% pengguna pertama kali mendapatkan narkoba dari teman, sementara 83,1% mengaku mendapatkannya secara gratis.

“Alasan utama seseorang mencoba narkoba adalah bujukan teman, dengan angka mencapai 71,4%. Adapun lokasi penyalahgunaan narkoba yang paling umum adalah kost/kontrakan dan rumah teman, dengan persentase 44,1 persen,” ujar Agus.

Baca Juga:  Hardiknas 2026 di Rembang dan Pati Tampilkan Kreativitas Pelajar

“Kemudian tiga jenis narkoba yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia berdasarkan survei adalah Ganja (42,02%), Shabu (23,74%), dan Nipam (12,06%),” imbuhnya.

Jenderal Bintang Satu itu juga menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan dari komitmen nasional dalam memperkuat ketahanan sosial, kegiatan ini turut berkontribusi dalam membangun kesadaran mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa agar tidak hanya menjauhi narkoba tetapi juga menjadi agen perubahan dalam menyebarkan pesan anti-narkoba.

“Pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan mahasiswa sejalan dengan visi pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu membawa Indonesia menuju kemajuan dan kesejahteraan,” harapnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa mendapatkan wawasan tentang pola penyalahgunaan narkoba serta pentingnya peran aktif dalam upaya pencegahan. Salah satu peserta kegiatan, Mita Putri Apriliani, mengungkapkan kesannya terhadap acara ini.

Baca Juga:  Peringati Hardiknas 2026, Bupati Rembang Tekankan Pendidikan Karakter dan Kolaborasi

“Saya merasa mendapatkan banyak wawasan baru tentang bagaimana narkoba bisa masuk ke lingkungan kita tanpa kita sadari. Ini menjadi pengingat bagi saya dan teman-teman agar lebih waspada serta lebih aktif dalam menyebarkan informasi tentang bahaya narkoba kepada masyarakat,” ujarnya.

Di akhir acara, dilakukan penyerahan sertifikat dan pin penggiat anti narkoba kepada perwakilan mahasiswa, yang diserahkan langsung oleh Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk mahasiswa sebagai agen perubahan dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di lingkungan kampus dan masyarakat luas.

Dengan adanya kolaborasi antara perguruan tinggi dan BNN, diharapkan kampus dapat menjadi benteng pertahanan dari penyalahgunaan narkoba serta menjadi pusat edukasi dan advokasi bagi masyarakat luas dalam upaya pencegahan narkoba di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasai Medsos, Konten Kreator Muhammadiyah Siapkan Strategi Dakwah Baru
Tingkatkan Pelayanan Publik, Polres Demak Perkuat Kesiapan Operator Polisi 110
Antisipasi Darurat Narkoba Anak, BNNP Jateng Perkuat Kompetensi Garda Rehabilitasi
Stop Boros Pangan MBG, Pemprov Jateng-Udinus Sambangi SDN Miroto 01 Semarang
BNN Dorong Gen Z Jepara Ambil Peran Hadapi Ancaman Narkoba
Hardiknas 2026 di Rembang dan Pati Tampilkan Kreativitas Pelajar
Hardiknas 2026 di Rembang dan Pati Tampilkan Kreativitas Pelajar
Rembang Terapkan SPMB Online 2026, Wujudkan Transparansi dan Keadilan Akses Pendidikan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:37 WIB

Kuasai Medsos, Konten Kreator Muhammadiyah Siapkan Strategi Dakwah Baru

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:30 WIB

Tingkatkan Pelayanan Publik, Polres Demak Perkuat Kesiapan Operator Polisi 110

Rabu, 13 Mei 2026 - 16:26 WIB

Antisipasi Darurat Narkoba Anak, BNNP Jateng Perkuat Kompetensi Garda Rehabilitasi

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:00 WIB

Stop Boros Pangan MBG, Pemprov Jateng-Udinus Sambangi SDN Miroto 01 Semarang

Selasa, 5 Mei 2026 - 12:55 WIB

BNN Dorong Gen Z Jepara Ambil Peran Hadapi Ancaman Narkoba

Berita Terbaru