Pilarjateng.com, Magelang – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letnan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyampaikan pengarahan kepada Perwira Organik Akademi Militer (Akmil) dan para Pengasuh Resimen Taruna Akmil di Tribun Lapangan Sapta Marga, Selasa (10/12/24). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari pengecekan dan persiapan Taruna yang tergabung dalam Drum Band Genderang Suling Canka Lokananta (GSCL) yang akan tampil di India.
“Pembinaan karakter Taruna yang efektif tanpa melibatkan kekerasan fisik sangat penting. Pembentukan karakter dapat dilakukan melalui kegiatan yang sesuai dengan tingkatan pendidikan dan pembinaan fisik yang terarah,” ujar Wakasad dalam pengarahannya.
Beliau juga menekankan pentingnya ketulusan dalam membina Taruna, serta pengawasan yang ketat untuk mencegah pelanggaran berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
Letjen TNI Tandyo Budi Revita juga membahas isu-isu strategis, termasuk integritas, kepedulian terhadap anggota, dan upaya pencegahan perilaku menyimpang seperti LGBT, narkoba, asusila, minuman keras, dan judi online.
Dalam kesempatan tersebut Wakasad juga mengingatkan pentingnya menjaga batasan penggunaan fasilitas rumah dinas. Serta meminta pejabat tinggi untuk terus memantau bawahan secara langsung guna memastikan transparansi dan efektivitas kinerja.
“Tugas organik Akmil sangat mulia dalam mencetak prajurit berkualitas demi tegaknya NKRI. Profesionalitas harus selalu dijaga, termasuk menghindari hubungan emosional dengan pihak luar, seperti orang tua Taruna, untuk mencegah konflik kepentingan,” tegasnya.
Arahan Wakasad tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi, profesionalitas, dan komitmen seluruh personel Akmil dalam menjalankan tugas mulia. Yaitu mencetak prajurit masa depan yang Tangguh, Tanggab, Tanggon, Trengginas, berintegritas, dan berwawasan kebangsaan.









