Wonosobo Expo UMKM 2026 Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Akselerasi Digitalisasi

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 24 April 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, 
membuka Wonosobo Expo UMKM 2026, di Gedung Sasana Adipura, Kamis (23/4/2026).

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, membuka Wonosobo Expo UMKM 2026, di Gedung Sasana Adipura, Kamis (23/4/2026).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Wonosobo Expo UMKM 2026 menjadi media strategis Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam mendorong penguatan sektor koperasi, UMKM, serta ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat,
saat membuka acara di Gedung Sasana Adipura, Kamis (23/4/2026)
menyampaikan bahwa expo ini merupakan bagian dari dukungan terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia. Juga menjadi sarana untuk menampilkan produk unggulan daerah sekaligus memperluas promosi potensi ekonomi lokal.

“Melalui kegiatan ini, kita membangun zona terpadu promosi potensi daerah, memperkuat branding Kabupaten Wonosobo sebagai daerah dengan kekuatan ekonomi kerakyatan, serta membuka peluang kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat,” ujarAfif.

Bupati juga memaparkan capaian sektor koperasi danUMKM di Wonosobo yang terus menunjukkan tren positif. Hingga saat ini, telah terbentuk 265 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dengan 44 koperasi aktif, didukung 15 gedung yang telah terbangun dan 153 dalam proses pembangunan. Selain itu, 96 koperasi telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) dengan total anggota mencapai 6.800 orang.

Baca Juga:  OJK Gandeng UNODC Perkuat Kerja Sama Berantas Penipuan Daring di Asia Tenggara

Pada sektor UMKM, hingga Maret 2026 tercatat 40 pelaku usaha telah memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI), serta 19.073 UMKM telah mendapatkan sertifikasi halal self-declare hingga tahun 2025.

Meski demikian, Bupati menekankan pentingnya peningkatan kualitas produk, penguatan legalitas usaha, serta inovasi pemasaran agar UMKM mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Sementara itu, Asisten Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Koperasi RI, Fiter Baresman Silaen, menyoroti pentingnya transformasi digital bagi UMKM. Menurutnya, perkembangan teknologi telah menghapus batasan geografis dalam pemasaran produk.

“Pelaku UMKM harus mampu memanfaatkan media sosial dan platform digital agar tidak tertinggal. Tantangan utama saat ini adalah menemukan pasar yang tepat, dan itu bisa dibantu melalui pemanfaatan teknologi,” ungkapnya.

Baca Juga:  Entaskan Kemiskinan, BAZNAS Salurkan Rp830 Juta untuk Masyarakat Wonosobo

Ia juga mengapresiasi konsistensi Pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam menyelenggarakan expo sebagai wadah promosi dan edukasi bagi pelaku usaha. Kegiatan ini dinilai mampu menjadi sarana pertukaran pengalaman, peningkatan literasi, serta penguatan kapasitas UMKM agar dapat naikkelas.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Wonosobo, Achmad Fathoni, menambahkan bahwa Wonosobo Expo 2026 merupakan agenda kolaboratif yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, dunia usaha, hingga komunitas kreatif.

“Expo ini tidak hanya menjadi sarana pameran, tetapi juga momentum memperkuat identitas Wonosobo sebagai daerah dengan produk lokal yang inovatif, kreatif, dan memiliki daya saing tinggi,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu membuka peluang investasi, memperluas jejaring bisnis, serta meningkatkan daya saing UMKM di tingkat regional dan nasional. Terlebih, pasca Lebaran menjadi momentum penting bagi UMKM untuk meningkatkan omzet melalui promosi langsung kepada masyarakat.

Baca Juga:  OJK Jateng Cetak Duta Literasi Keuangan dari Kader Fatayat NU

Wonosobo Expo 2026 berlangsung selama empat hari, 23–26 April 2026, mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WIB. Selain pameran, berbagai kegiatan turut meramaikan acara, seperti Festival Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, workshop UMKM, sosialisasi program unggulan, edukasi digitalisasi, serta pagelaran seni dan budaya.

“Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Pemerintah Kabupaten Wonosobo optimis kegiatan ini mampu menjadi pengungkit nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif, berkelanjutan, serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Expo tahun ini menghadirkan 130 stand pameran yang melibatkan koperasi, pelaku UMKM, pelaku usaha disabilitas, instansi pemerintah, BUMN/BUMD, hingga peserta dari luar daerah.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB