Sekda Jateng: Satpol PP Saat Bertugas Harus Kedepankan Pendekatan Humanis dan Persuasif

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Jateng, Sumarno di acara gelar pasukan HUT ke-76 Satpol PP, HUT ke-64 Satlinmas dan HUT ke-107 Damkar tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 di Stadion Sriwedari, Surakarta, Selasa (12/5/2026).

Sekda Jateng, Sumarno di acara gelar pasukan HUT ke-76 Satpol PP, HUT ke-64 Satlinmas dan HUT ke-107 Damkar tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 di Stadion Sriwedari, Surakarta, Selasa (12/5/2026).

Pilarjateng.com, Surakarta –
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno kembali menekankan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), dan Satuan Pemadam Kebakaran (Damkar), agar memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.

Hal itu disampaikan saat mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di acara Gelar Pasukan HUT ke-76 Satpol PP, HUT ke-64 Satlinmas dan HUT ke-107 Damkar tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 di Stadion Sriwedari, Surakarta, Selasa (12/5/2026).

Dia berharap, momentum hari ulang tahun itu dapat meningkatkan tanggung jawab dan profesionalitas dalam bekerja.

“Harapannya, ke depan lebih baik lagi. Tentu saja kolaborasi dengan semua pihak penting untuk dilakukan,” kata Sekda.

Sumarno juga meminta kepada pemerintah kabupaten/ kota, agar menekankan jaminan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat sebagai prioritas utama. Sebab, hanya dengan daerah yang aman, tertib dan kondusif, pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Kapulaga Dorong Keluarga Naik Kelas dari Keterampilan hingga Akses Pasar

Dalam kesempatan itu, Sumarno juga menyampaikan lima hal strategis yang harus menjadi perhatian, seiring dinamika yang terus berkembang.

Pertama, kata dia, transformasi citra dan pendekatan humanis. Satpol PP harus mengedepankan pendekatan yang persuasif, edukatif, dan humanis, dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda). Sehingga, hadir sebagai pelayan masyarakat yang mengutamakan dialog, pembinaan, dan keteladanan. Implementasi Permendagri Nomor 16 tahun 2023 tentang kode etik Satpol PP juga harus diperkuat, guna menjaga profesionalisme dan kepercayaan publik.

“Kepada Satpol PP, kedepankan pendekatan dialogis dan humanis dalam penegakan perda,” bebernya.

Kedua, penguatan peran Satpol PP, Satlitmas, dan Damkar, dalam menjaga stabilitas daerah. Ketiga, lanjutnya, penguatan manajemen risiko bencana dan kebakaran. Tantangan perubahan iklim, cuaca ekstrem, serta meningkatnya potensi kebakaran menuntut kesiapsiagaan yang lebih baik.

Baca Juga:  Hadapi Dinamika Tugas, Polres Demak Uji Kebugaran Personel

Dikatakan Sumarno, jumlah personel Damkar di Jawa Tengah baru mencapai mencapai 2.526 personel. Sementara kebutuhan ideal mencapai 11.020 personel, atau sekitar 1 banding 3.500 penduduk.

“Kondisi ini perlu menjadi pertimbangan bersama, agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujarnya.

Keempat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, agar pelayanan publik semakin profesional, adaptif, dan terpercaya. Kelima, penguatan peran masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat, dalam menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Sumarno juga meminta kepada Satlinmas agar terus memperkuat peran sebagai garda depan dalam deteksi dini gangguan keamanan pendukung kegiatan masyarakat. Serta menjadi unsur utama dalam menyelesaikan masalah sosial di desa atau kelurahan.

Baca Juga:  DLH Rembang Evaluasi Pengerahan ASN Sapu Jalan, Kini Terapkan Strategi Baru

Kepada jajaran Damkar, Sumarno meminta modernisasi armada, peralatan, dan alat perlindungan diri harus menjadi prioritas. Agar penanganan kebakaran dan penyelamatan berjalan dengan lebih cepat, aman, dan efektif, sekaligus memperluas layanan penyelamatan dan kedaruratan bagi masyarakat.

Sumarno juga menyaksikan lomba defile pasukan yang diikuti 30 pasukan dari kabupaten/kota di Jawa Tengah. Dalam lomba tersebut pasukan Kota Semarang meraih juara I, diikuti Kota Surakarta, dan Kota Salatiga. Sumarno juga mengecek pelayanan Dokter Spesialis Keliling (Speling) yang berlangsung selama dilaksanakan Gelar Pasukan, dan juga melakukan donor darah di tempat yang sama.

 

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB