Masyarakat Antusias Saksikan Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Jateng, Sumarno mengikuti prosesi Kirab Pusaka Malam 1 Suro di sekitar Pura Mangkunegaran, Kota Surakarta, Selasa (16/6/2026) malam.

Sekda Jateng, Sumarno mengikuti prosesi Kirab Pusaka Malam 1 Suro di sekitar Pura Mangkunegaran, Kota Surakarta, Selasa (16/6/2026) malam.

Pilarjateng.com, Surakarta – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno mengikuti prosesi Kirab Pusaka Malam 1 Suro di sekitar Pura Mangkunegaran, Kota Surakarta, Selasa (16/6/2026) malam. Ribuan warga nampak antusias manyaksikan prosesi demi prosesi ritual budaya tersebut.

Bagi Sumarno, kirab malam 1 Suro bukan sekadar ritual tahunan. Tradisi yang telah diwariskan turun-temurun itu merupakan bentuk nyata upaya menjaga warisan budaya Jawa, sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.

“Kami dari Pemprov Jateng mengapresiasi Pura Mangkunegaran, karena ini merupakan bagian dari nguri-uri (melestarikan) budaya dan tradisi,” kata Sumarno, yang hadir mewakili Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.

Baca Juga:  Polres Demak Dorong Pelajar Tak Mudah Terjebak Konten Deepfake

Dia menilai, besarnya antusiasme masyarakat yang memadati sepanjang rute kirab menunjukkan, tradisi budaya masih memiliki daya tarik yang kuat di tengah perkembangan zaman.

“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini juga menjadi pemicu pergerakan ekonomi di Kota Surakarta,” ujarnya.

Kirab pusaka dimulai sekitar pukul 20.00 WIB, setelah Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X memberikan perintah pemberangkatan.

Enam pusaka Mangkunegaran yang sebelumnya menjalani ritual jamasan, dibawa keluar oleh para abdi dalem untuk dikirab mengelilingi kawasan kota.

Pusaka yang dikirab terdiri atas lima tombak dan satu pusaka yang ditempatkan di dalam jodang atau kotak kaca. Ribuan peserta mengikuti prosesi dengan berjalan kaki tanpa alas, dan menjalani laku tapa bisu atau berjalan dalam keheningan.

Baca Juga:  14 Daerah di Jateng Berstatus Awas, Pemprov Siapkan Modifikasi Cuaca

Rute kirab dimulai dari Pura Mangkunegaran menuju Ngarsopuro melalui Jalan Diponegoro, kemudian melintasi Jalan Slamet Riyadi, Jalan Kartini, Jalan RM Said, Jalan Teuku Umar, dan kembali ke Pura Mangkunegaran.

Tahun ini, Kirab Malam 1 Suro Mangkunegaran dihadiri sekitar 10.000 tamu undangan dan diikuti sekitar 2.500 peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari keluarga besar Mangkunegaran, masyarakat umum, pejabat pemerintah, hingga sejumlah tokoh publik nasional.

Menurut Sumarno, pelestarian tradisi yang dilakukan Kasunanan Surakarta maupun Pura Mangkunegaran selama ini, sejalan dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan daerah.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Ungkap Perampokan SPBU Selokromo, Sita Senpi Rakitan dan Uang Rp467 Juta

“Apa yang dilakukan teman-teman di Kasunanan maupun Mangkunegaran, menjadi bagian dari program pemerintah Jawa Tengah juga. Karena itu kegiatan-kegiatan budaya seperti ini terus kita fasilitasi dan dukung,” katanya.

Tidak hanya menyaksikan kirab, masyarakat juga menantikan momen perebutan air jamasan pusaka setelah prosesi selesai. Air yang digunakan untuk membersihkan pusaka tersebut, dipercaya membawa keberkahan.

Seorang warga, Marimin (54), mengaku rela datang untuk mendapatkan air jamasan.

“Tadi ambil air jamasan. Buat minum, mencari berkah dari sini,” tuturnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB