Akselerasikan Asta Cita BNNP Jateng Kampanyekan Anti-Narkoba di Tempat Wisata dan UMKM Magelang

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 18 Desember 2024 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat didampingi Kepala BNN Kabupaten Magelang, AKBP Siswoyo Adi Wijaya memberikan edukasi langsung kepada pelaku usaha di Sentra Batik Tingal Art Borobudur dan masyarakat setempat, Selasa (17/12/24).

Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat didampingi Kepala BNN Kabupaten Magelang, AKBP Siswoyo Adi Wijaya memberikan edukasi langsung kepada pelaku usaha di Sentra Batik Tingal Art Borobudur dan masyarakat setempat, Selasa (17/12/24).

Pilarjateng.com, Magelang – Dalam upaya akselerasi Asta Cita dan memperkuat komitmen terhadap Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah bersama BNN Kabupaten Magelang menggelar kampanye anti-narkoba di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Magelang, Selasa (17/12/24). Kampanye ini menyasar tempat wisata dan UMKM sebagai bagian dari program Wisata Bersinar (Bersih Narkoba), dengan tujuan menciptakan lingkungan wisata yang sehat dan produktif.

Kegiatan dimulai di Borobudur Tingal ART Sentra Batik, di mana Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah, Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat didampingi Kepala BNN Kabupaten Magelang, AKBP Siswoyo Adi Wijaya memberikan edukasi langsung kepada pelaku usaha dan masyarakat setempat.

Baca Juga:  Ratusan Siswa SMA Negeri Lasem Tumbang, Diduga Usai Santap Menu MBG

Di sela-sela kunjungan, para pemangku kepentingan juga ikut mencoba pengalaman membatik bersama warga. Sebagai simbol dukungan, stiker anti-narkoba dipasang di area sentra batik untuk mengingatkan pentingnya peran bersama dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

“UMKM dan tempat wisata memiliki peran strategis sebagai wajah dari sebuah daerah. Dengan memastikan mereka bebas dari narkoba, kita tidak hanya melindungi masyarakat, tetapi juga meningkatkan daya tarik wisata yang sehat,” ujar Kepala BNN Provinsi Jawa Tengah Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat, dalam sambutannya.

Perjalanan berlanjut ke UMKM Rengginangan Bu Yatin, salah satu ikon kuliner lokal Magelang. Di sini, rombongan BNN turut serta dalam proses pembuatan rengginang sembari menyampaikan edukasi tentang bahaya narkoba kepada para pelaku usaha. Stiker anti-narkoba kembali dipasang sebagai wujud komitmen bersama menjaga lingkungan kerja yang aman dan bersih dari pengaruh narkotika.

Baca Juga:  Polres Demak Bekali Pelajar dengan Literasi AI untuk Tangkal Hoaks

Destinasi berikutnya adalah Griya Lebah Tuksongo, tempat budidaya lebah yang menjadi salah satu daya tarik wisata edukasi di Magelang. Selain menyampaikan pesan-pesan edukatif, kegiatan ini memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga integritas lingkungan wisata dari ancaman narkoba.

“Kampanye ini merupakan rangkaian  program Wisata Bersinar, yang sebelumnya telah dideklarasikan dalam sebuah acara di Nalendro Villa Borobudur. Acara deklarasi tersebut dihadiri oleh pemangku kepentingan sektor pariwisata, komunitas, hingga perwakilan pemerintah daerah,” ujar Brigjen Pol. Dr. H. Agus Rohmat

“Wisata Bersinar bertujuan menjadikan destinasi wisata di Jawa Tengah unggul secara ekonomi, budaya, sekaligus bebas dari narkoba,” tambahnya.

Baca Juga:  Taj Yasin Raih Budai Award 2026, Keteladanan Jadi Dasar Penghargaan

Program ini tidak berhenti pada kampanye semata. Pelatihan, edukasi, dan kolaborasi dengan masyarakat lokal akan terus digalakkan untuk memastikan keberlanjutan program.

BNN Provinsi Jawa Tengah berharap langkah konkret ini dapat menginspirasi daerah lain untuk mewujudkan visi Indonesia Bersinar: Indonesia yang bebas narkoba.

“Dengan pendekatan holistik yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, Kabupaten Magelang kini semakin siap menjadi pelopor destinasi wisata yang sehat, aman, dan bersih dari narkoba. Masyarakat dan pelaku usaha setempat juga menyambut positif program ini, seraya berharap kampanye serupa dapat terus digalakkan demi masa depan generasi yang lebih baik,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB