PLN Permudah Layanan, Pantau Listrik Cukup Lewat Kode Singkat

Avatar photo

- Reporter

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses tombol cepat kode singkat / (short code) yang dapat membantu pelanggan PLN memperoleh informasi terkait kondisi kelistrikan di rumah secara mandiri, cepat, dan praktis, dengan memasukkan kombinasi angka tertentu pada keypad kWh meter prabayar.

Akses tombol cepat kode singkat / (short code) yang dapat membantu pelanggan PLN memperoleh informasi terkait kondisi kelistrikan di rumah secara mandiri, cepat, dan praktis, dengan memasukkan kombinasi angka tertentu pada keypad kWh meter prabayar.

Pilarjateng.com, Semarang – Dari total 13.957.921 pelanggan PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah, sebanyak 7.118.604 pelanggan atau sekitar 51% pelanggan merupakan pengguna kWh meter prabayar/ listrik token.

Besarnya jumlah pelanggan kWh meter prabayar tersebut, mendorong PLN untuk terus meningkatkan edukasi mengenai pemanfaatan fitur-fitur pada kWh meter khususnya pada kWh meter prabayar. Salah satunya adalah akses tombol cepat kode singkat / (short code) yang dapat membantu pelanggan memperoleh informasi terkait kondisi kelistrikan di rumah secara mandiri, cepat, dan praktis, dengan memasukkan kombinasi angka tertentu pada keypad kWh meter prabayar.

General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, mengatakan, pemanfaatan fitur short code merupakan bagian dari upaya PLN dalam meningkatkan kemudahan layanan sekaligus mendorong pelanggan lebih bijak dalam menggunakan energi listrik.

Baca Juga:  BI Jateng dan Pemkab Wonosobo Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi dan Ketahanan Pangan

“Dengan lebih dari 7,1 juta pelanggan prabayar di Jawa Tengah, PLN terus berupaya menghadirkan layanan yang makin mudah dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Melalui pemanfaatan tombol cepat pada KWh meter prabayar, pelanggan dapat memantau sisa token maupun kondisi kelistrikan secara mandiri. Harapannya, pelanggan dapat mengelola konsumsi listrik dengan lebih efisien serta mengantisipasi habisnya token sebelum aliran listrik terputus,” ujar Bramantyo, Kamis (16/7/2026).

Bramantyo juga menambahkan bahwa edukasi kepada pelanggan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memberikan pelayanan yang lebih baik melalui pemanfaatan fitur-fitur yang telah tersedia pada perangkat KWh meter prabayar.

Baca Juga:  271 Siswa MAN 2 Rembang Alami Diare, Diduga Keracunan MBG

“Kami mengajak seluruh pelanggan untuk mengenali fitur-fitur pada KWh meter prabayar agar dapat memanfaatkan listrik secara lebih bijak, cerdas, dan aman. Makin memahami informasi yang ditampilkan pada kWh meter, makin mudah pula pelanggan mengatur kebutuhan listrik sehari-hari,” imbuhnya.

Berikut beberapa short code yang dapat dimanfaatkan pelanggan :
– 37 + Enter : Mengetahui sisa token listrik (kWh) yang masih tersedia.
– 41 + Enter : Melihat tegangan listrik (Volt/V) yang diterima pada instalasi pelanggan.
– 44 + Enter : Mengetahui arus listrik (Ampere/I) yang sedang digunakan.
– 54 + Enter : Melihat nomor token listrik terakhir yang berhasil dimasukkan ke KWh meter.
– 59 + Enter : Mengetahui nominal token listrik terakhir yang berhasil diisikan.
– 456 + xx + Enter : Mengatur batas minimal sisa kredit token sebagai pengingat. Angka xx merupakan batas kWh yang diinginkan. Contohnya, memasukkan 45610 akan mengatur alarm ketika sisa token mencapai 10 kWh.

Baca Juga:  14 Daerah di Jateng Berstatus Awas, Pemprov Siapkan Modifikasi Cuaca

PLN mengajak seluruh pelanggan untuk selalu menjaga KWh meter secara bersama sebagai alat ukur dari pemakaian tenaga listrik dengan tidak diperkenankan membuka, membongkar, maupun mengutak-atik KWh meter karena dapat membahayakan keselamatan serta memengaruhi keakuratan pengukuran energi listrik.

Apabila terjadi gangguan, kerusakan, maupun kendala pada KWh meter, pelanggan diimbau segera melaporkannya melalui layanan PLN 123 atau aplikasi PLN Mobile agar dapat ditangani oleh petugas resmi PLN.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:47 WIB

OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB