271 Siswa MAN 2 Rembang Alami Diare, Diduga Keracunan MBG

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 9 September 2026 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 26 siswa MAN 2 Rembang
harus dibawa ke Puskesmas Lasem untuk mendapatkan penanganan medis usai makan jatah MBG.

Sebanyak 26 siswa MAN 2 Rembang harus dibawa ke Puskesmas Lasem untuk mendapatkan penanganan medis usai makan jatah MBG.

Pilarjateng.com, Rembang – Kasus dugaan keracunan massal yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali terjadi di Kabupaten Rembang. Kali ini, ratusan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Rembang di Kecamatan Lasem dilaporkan mengalami gejala mual hingga muntah setelah menyantap makanan program MBG.

Berdasarkan laporan terbaru, sebanyak 271 siswa terdampak dalam insiden tersebut. Dari jumlah itu, 26 siswa harus dibawa ke Puskesmas Lasem untuk mendapatkan penanganan medis karena mengalami gejala mual dan muntah yang cukup parah.

Kepala MAN 2 Rembang, Achmad Syuhada, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, selain siswa yang telah dibawa ke puskesmas, pihak madrasah masih melakukan penanganan dan pendataan terhadap siswa lain yang mengalami keluhan serupa di lingkungan sekolah.

Baca Juga:  Demak Raih Nilai 739,98 dalam Verifikasi Administrasi Evaluasi KLA 2026

“Jumlah siswa terdampak mencapai 271 anak, 26 dibawa ke Puskesmas Lasem karena diduga keracunan MBG. Selain itu, juga ada 7 orang guru yang terdampak, namun kondisinya tidak sampai harus masuk ke puskesmas. Sementara, puluhan siswa lainnya masih diperiksa dan dalam tahap pendataan di sekolah karena mengeluhkan mual,” jelas Achmad Syuhada, Selasa (8/9/2026).

Gejala Muncul Setelah Makan MBG.
Dari penelusuran awal pihak sekolah, keluhan gangguan pencernaan mulai dirasakan para siswa setelah mereka menyantap jatah makan siang dari program MBG pada Senin (7/9/2026).
Gejala seperti mual dan pusing dilaporkan muncul secara bertahap tidak lama setelah waktu makan siang.

Baca Juga:  OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026

Kondisi tersebut kemudian dialami oleh sejumlah siswa hingga akhirnya dilakukan pemeriksaan dan pendataan oleh pihak madrasah.
Pihak sekolah menduga makanan yang disajikan dalam program MBG menjadi sumber munculnya keluhan tersebut. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti gangguan kesehatan yang dialami para siswa.

“Diduga kuat keracunan ini berasal dari makanan program MBG pada hari Senin siang. Menu yang dibagikan dan dikonsumsi anak-anak saat itu berupa ayam kare, oseng jagung, dan buah melon,” terang Achmad.

Baca Juga:  88 Siswa MAN 2 Rembang Alami Gejala Diare, Sekolah Terapkan Pembelajaran Daring

Saat ini, para siswa yang mengalami keluhan masih mendapatkan penanganan, baik di Puskesmas Lasem maupun di lingkungan madrasah. Pendataan terhadap siswa dan guru yang mengalami gejala juga masih dilakukan.

Penyebab pasti insiden tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan medis dan pengujian terhadap makanan yang dikonsumsi. Dengan demikian, dugaan kontaminasi pada makanan MBG belum dapat dinyatakan sebagai penyebab pasti sebelum hasil pemeriksaan resmi keluar.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB