HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara peringatan HAORNAS 2026, di Halaman Pendopo Bupati Wonosobo, yang dipimpin Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, diikuti jajaran pemerintah daerah, para atlet, pelatih, insan olahraga, serta peserta upacara lainnya, Jumat (11/9/2026).

Upacara peringatan HAORNAS 2026, di Halaman Pendopo Bupati Wonosobo, yang dipimpin Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, diikuti jajaran pemerintah daerah, para atlet, pelatih, insan olahraga, serta peserta upacara lainnya, Jumat (11/9/2026).

Pilarjateng.com, Wonosobo – Peringatan Hari Olahraga Nasional (HAORNAS) ke-43 Tahun 2026 di Kabupaten Wonosobo menjadi momentum untuk memperkuat budaya olahraga sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, aktif, bugar, dan produktif.

Salah satunya melalui Upacara peringatan HAORNAS 2026, di Halaman Pendopo Bupati Wonosobo, yang dipimpin Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, diikuti jajaran pemerintah daerah, para atlet, pelatih, insan olahraga, serta peserta upacara lainnya, Jumat (11/9/2026).

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam amanatnya yang dibacakan Bupati Wonosobo, menegaskanbahwa olahraga merupakan investasi bangsa, bukan sekadar biaya. Melalui olahraga, pembangunan manusia Indonesia dilakukan secara utuh, baik dari sisi karakter maupun kesehatan.

“Olahraga adalah investasi bangsa, bukan biaya. Investasi melalui olahraga berarti kita sedang membangun manusia Indonesia secara utuh: membentuk karakter yang disiplin, tangguh, sportif, dan memiliki daya juang,” ungkapnya.

Dengan mengusung tema “Menuju Masyarakat Aktif dan Bugar”, HAORNAS 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai peringatan seremonial, tetapi menjadi gerakan nasional sekaligus bagian dari agenda pembangunan.

Baca Juga:  Sebanyak 96 Tukang Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Jago Bangunan di Polines

Ada lima arah utama pembangunan olahraga. Pertama, olahraga perlu ditempatkan sebagai bagian dari pembangunan kesehatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kedua, pemerintah daerah didorong menjadi motor utama gerakan masyarakat aktif dan bugar dengan memastikan tersedianya ruang publik, fasilitas olahraga, jalur pejalan kaki, jalur bersepeda, serta program olahraga yang mudah, murah, aman, dan inklusif.

Ketiga, olahraga harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan sekolah, tempat kerja, desa dan kelurahan, ruang publik hingga keluarga. Car Free Day juga didorong menjadi ruang untuk membangun budaya masyarakat aktif.

Keempat, keberhasilan pembangunan olahraga tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan atau event olahraga, tetapi dari perubahan perilaku masyarakat, termasuk meningkatnya jumlah masyarakat yang aktif berolahraga dan tingkat kebugarannya.

Kelima, pembangunan olahraga harus dilakukan secara inklusif dan berkeadilan sehingga anak-anak, pemuda, perempuan dan laki-laki, lansia, masyarakat perdesaan maupun perkotaan, serta penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama untuk berolahraga.

Baca Juga:  Apel Pembinaan Pegawai, Bupati Wonosobo Apresiasi Kinerja ASN dan Serahkan Sejumlah Penghargaan

Selain itu, tegas Afif, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.

“Olahraga bukan hanya tentang menang dan kalah. Di dalam olahraga, kita belajar kedisiplinan, menghargai aturan, bekerja sama, dan bangkit ketika mengalami kegagalan. Nilai-nilai inilah yang penting untuk membentuk generasi Wonosobo yang tangguh,” ucapnya.

Olahraga perlu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, tidak semata-mata untuk menjaga kesehatan, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk tumbuh, berproses, membangun kebersamaan, serta menempa diri untuk meraih prestasi.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada para atlet, pelatih, dan seluruh insan olahraga di Kabupaten Wonosobo yang selama ini telah mendedikasikan waktu, tenaga, dan kemampuan untuk mengembangkan olahraga sekaligus mengharumkan nama daerah.

“Kepada para atlet, pelatih, dan seluruh insan olahraga Wonosobo, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan perjuangannya. Teruslah menjadi teladan bahwa prestasi lahir dari ketekunan, kerja keras dan keberanian untuk terus berjuang,” pesannya.

Baca Juga:  Ratusan Siswa SMA Negeri Lasem Tumbang, Diduga Usai Santap Menu MBG

Lebih lanjut, Afif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Wonosobo melalui masyarakat yang sehat secara fisik, kuat secara karakter, dan memiliki mental juara.

“Mari kita bangun Wonosobo dengan manusia-manusia yang sehat raganya, kuat karakternya, dan bermental juara,” pintanya.

Peringatan HAORNAS, dilanjutkan dengan pelepasan kontingen Kabupaten Wonosobo yang akan berlaga pada PORPROV 2026. Pelepasan tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemerintah Kabupaten Wonosobo kepada para atlet yang akan membawa nama daerah dalam ajang olahraga tingkat provinsi.

Melalui momentum HAORNAS ke-43 ini, Pemerintah Kabupaten Wonosobo menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya olahraga di tengah masyarakat. Semangat tersebut diharapkan tidak hanya diwujudkan melalui peningkatan prestasi atlet, tetapi juga melalui semakin banyaknya masyarakat yang aktif bergerak, berolahraga, dan menjaga kebugaran.

Sebab, sebagaimana pesan HAORNAS 2026, masyarakat yang aktif dan bugar merupakan fondasi penting untuk membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, berkarakter, dan mampu membawa Wonosobo semakin maju.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi
P4N Lemhannas RI Kaji Ketahanan Energi Wonosobo
MTsN 1 Rembang Klarifikasi Isu Diare Massal, Sebut Belum Ada Indikasi Keracunan MBG

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:58 WIB

Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB