Srikandi PLN UPT Semarang Tanam Pohon di DAS Sukodadi, Kendal

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 17 Januari 2025 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para Srikandi PLN UPT Semarang melaksanakan penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai Bodri, Kabupaten Kendal, Selasa (14/1/2025).

Para Srikandi PLN UPT Semarang melaksanakan penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai Bodri, Kabupaten Kendal, Selasa (14/1/2025).

Pilarjateng.com, Semarang – PLN melalui Srikandi PLN UPT Semarang melaksanakan penanaman pohon di Daerah Aliran Sungai (DAS) Desa Sukodadi, Kecamatan Singorojo, yang masih berada dalam wilayah Daerah Aliran Sungai Bodri, Kabupaten Kendal, Selasa (14/1/2025).

Kegiatan ini diinisiasi dari arahan Menteri Kehutanan Republik Indonesia, yaitu melalui Dirjen Pengelolaan DAS dan Rehabilitasi Hutan melaksanakan penanaman serentak di seluruh Indonesia yang berpusat di Kupang, bersama dengan Direktorat Konservasi Tanah dan Air serta masing-masing Balai Pengelolaan DAS di setiap daerah.

Dalam acara penanaman di Kendal ini,  PLN Sebagai pemegang izin Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) terbesar di Indonesia ikut berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian lingkungan ini.

Baca Juga:  Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Perempuan di Pos Ronda Demak

Puluhan bibit pohon berbagai jenis, seperti nangka, pete, alpukat hingga durian telah ditanam bersama oleh Srikandi dan seluruh Stakeholder yang hadir.

Turut hadir pula dalam acara tersebut Manajemen PLN UIT dan UIP Jawa Bagian Tengah, Dinas Kehutanan Jawa Tengah,  Balai PKSL Bagian Jawa, BPDAS Pemali Jratun, Fakultas Kehutanan UGM, Kelompok Tani Hutan (KTH) Sido Makmur, dan Perangkat Desa Sukodadi. 

Kepala Desa Sukodadi, Isman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta penanaman pohon serentak ini.

”Dengan kegiatan sederhana ini, sedikit banyak akan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar sungai dan meningkatkan kesadaran akan peduli lingkungan bagi masyarakat di Desa Sukodadi,” ungkap Isman.

Baca Juga:  Sebanyak 96 Tukang Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi Jago Bangunan di Polines

Novrizal Erdiansyah, Manger PLN UPT Semarang menyampaikan, bahwa gerakan Srikandi PLN ini merupakan  kegiatan yang mengedepankan Perempuan dalam Produktivitas Kinerja Perusahaan baik untuk kegiatan internal, maupun kegiatan eksternal perusahaan.

”Srikandi PLN UPT Semarang sangat berperan aktif melakukan berbagai kegiatan di luar perusahaan, seperti kegiatan sosial dan lingkungan. Hal ini tentunya dapat menjadi contoh yang bagus dalam membantu pelestarian lingkungan, terlebih di daerah yang dilalui jalur SUTET atau SUTT,” ujar Novrizal.

”Penananam pohon yang produktif namun tidak tumbuh tinggi dan mendekati jarak aman jaringan SUTET/SUTT akan sangat didukung oleh PLN, karena hal ini juga salah satu partisipasi warga masyarakat dalam menjaga keandalan pasokan listrik,” imbuhnya.

Baca Juga:  Rayakan HUT ke-81 RI, Trans Jateng Beri Diskon 81 Persen

Terpisah, General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Tejo Wihardiyono mengatakan, program Penanaman Pohon ini juga merupakan salah satu kegiatan untuk mencapai Program Moonshot PLN.

“Penanaman pohon ini bertujuan sebagai langkah nyata dalam mitigasi perubahan iklim, melestarikan keanekaragaman hayati, dan mendukung rehabilitasi DAS dan hutan untuk mencapai Program Net Zero Emission Moonshot,” tutur Tejo.

Pihaknya memastikan, PLN akan terus berkomitmen untuk menggerakan insan PLN dan korporasi dalam menjaga lingkungan hidup untuk masa depan yang lebih baik.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB