Jelang Nataru, PLN UPT Semarang Capai Zero ROW Kritis Sutet dan SUTT

Avatar photo

- Reporter

Jumat, 17 Januari 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLN terus mengintensifkan pemeliharaan jaringan listrik untuk meningkatkan keandalan dan kualitas pasokan listrik ke pelanggan. Pemeliharaan jaringan tersebut salah satunya bertujuan untuk memastikan jarak aman atau Right of Ways (ROW) jaringan listrik tegangan tinggi dan ekstra tinggi bebas dari gangguan benda asing seperti pohon, bangunan, antena dan lain sebagainya.

PLN terus mengintensifkan pemeliharaan jaringan listrik untuk meningkatkan keandalan dan kualitas pasokan listrik ke pelanggan. Pemeliharaan jaringan tersebut salah satunya bertujuan untuk memastikan jarak aman atau Right of Ways (ROW) jaringan listrik tegangan tinggi dan ekstra tinggi bebas dari gangguan benda asing seperti pohon, bangunan, antena dan lain sebagainya.

Pilarjateng.com, Semarang – Menjelang masa Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, PLN terus mengintensifkan pemeliharaan jaringan listrik untuk meningkatkan keandalan dan kualitas pasokan listrik ke pelanggan. Pemeliharaan jaringan tersebut salah satunya bertujuan untuk memastikan jarak aman atau Right of Ways (ROW) jaringan listrik tegangan tinggi dan ekstra tinggi bebas dari gangguan benda asing seperti pohon, bangunan, antena dan lain sebagainya.

Untuk itulah, PLN melalui UPT Semarang melakukan program Zero ROW Kritis. UPT Semarang menerjunkan tak kurang dari 80 personil Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Semarang untuk melakukan inspeksi jaringan transmisi, pemangkasan pohon hingga edukasi keselamatan ketenagalistrikan ke masyarakat di Ring 1 jaringan transmisi.

Baca Juga:  Kapulaga Dorong Keluarga Naik Kelas dari Keterampilan hingga Akses Pasar

Berkat kolaborasi yang apik antara PLN dan mitra kerja, PLN ULTG Semarang saat ini telah mencapai Zero ROW Kritis. Artinya, tidak ada benda asing dalam jangkauan radius 5 meter untuk SUTT atau jaringan listrik tegangan tinggi dan radius 9 meter untuk SUTET atau jaringan listrik tegangan ekstra tinggi.

Adapun wilayah yang telah mencapai Zero ROW Kritis ini meliputi Kota Semarang dan Kabupaten Kendal.
Sementara itu, Manager UPT Semarang, Novrizal Erdiansyah mengatakan, program Zero ROW Kritis tersebut dilakukan parallel dengan berbagai program preventif lain untuk memastikan kualitas penyaluran listrik tetap andal selama masa Nataru.

Baca Juga:  Taj Yasin Raih Budai Award 2026, Keteladanan Jadi Dasar Penghargaan

“Sepanjang 535,3 kilometer sirkuit jalur SUTT dan 438 kilometer sirkuit SUTET telah aman dari potensi gangguan akibat pohon. Namun hal ini tidak mengendorkan semangat PLN untuk tetap menjaga tower dan jaringan listrik,” tutur Novrizal.

“Berbagai program preventif lainnya untuk menjaga pasokan listrik tetap aman dan andal tetap kita ketatkan,” imbuhnya.

Novrizal juga menegaskan, bahwa
pihaknya memastikan, dalam menyambut bulan Nataru ini, seluruh personil PLN mulai dari bagian pemeliharaan jaringan, gardu induk dan proteksi, serta bagian logistik dan material akan melakukan siaga 24 jam agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan pergantian tahun dengan nyaman.

Baca Juga:  Ratusan Siswa SMA Negeri Lasem Tumbang, Diduga Usai Santap Menu MBG

General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Tejo Wihardiyono, yang turut hadir dalam acara seremonial mengatakan, PLN akan terus berbenah untuk meningkatkan kualitas layanan kelistrikan melalui berbagai program terobosan, salah satunya Zero ROW Kritis.

“Untuk memberikan layanan kepada pelanggan tidak cukup hanya memastikan listrik tidak padam, namun lebih dari itu, menghadirkan listrik tanpa kedip. Tentunya cita cita itu harus dibarengi dengan berbagai program-program terobosan dan inovasi dari insan-insan PLN,” ungkap Tejo.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Kamis, 10 September 2026 - 23:47 WIB

OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga di Triwulan III 2026

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB