Warga Demangan Gelar Sadranan, Pantang Icip Masakan Sebelum Disajikan

Avatar photo

- Reporter

Senin, 10 Februari 2025 - 08:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Demangan Temanggung Gelar Sadranan, Jumat (7/2/2025).

Warga Demangan Temanggung Gelar Sadranan, Jumat (7/2/2025).

Pilarjateng.com, Temanggung – Warga Dusun Demangan, Desa Candimulyo, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung menggelar ritual Sadranan di komplek makam Kiai dan Nyai Demang, tokoh penyebar agama perwakilan dari kerajaan Demak, Jumat (7/2/2025). Pada tradisi sadranan itu, ada tradisi unik yang dipegang teguh warga yakni pantangan mencicipi masakan sebelum disajikan.

Sesepuh warga dusun Demangan, Romidi (73) mengatakan, warga yakin masakan yang disajikan adalah yang terenak, sehingga peserta nyadran lahap menyantap.

Baca Juga:  Polres Wonosobo Siap Amankan Pilkades Serentak 2026

“Ada makna pantangan mencicipi masakan, antara lain keikhlasan, memasak dengan hati dan ketaatan pada tradisi yang diwariskan tetuah,” kata Romidi, Jumat (7/2/2025), di sela-sela acara.

Warga percaya, pelanggaran dari pantangan ini akan berdampak buruk pada diri sendiri dan keluarga, seperti sakit yang tidak kunjung sembuh dan tertimpanya malapetaka.
Tradisi itu menjadi even budaya, sehingga yang hadir tidak hanya warga dusun, warga dari sejumlah daerah juga turut serta dalam kegiatan itu

Baca Juga:  Kepala Rutan Berganti, Pemkab Rembang Tegaskan Komitmen Lanjutkan Kolaborasi Pembinaan Warga Binaan

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dinbudpar) Kabupaten Temanggung, Tri Raharjo mengatakan, tradisi ini sebagai wujud syukur masyarakat atas nikmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa, dan penghormatan kepada leluhur.

“Di makam para pengunjung berdoa, sebagai bukti menghormati orang tua. Hukumnya wajib,” ungkapnya.

Baca Juga:  P4N Lemhannas RI Kaji Ketahanan Energi Wonosobo

Ia mendorong pelestarian kegiatan budaya, dan harapan bisa menjadi ikon budaya setempat, serta menghidupkan roda perekonomian.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata
Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan
Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo
HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup
Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal
Pemkab Wonosobo Salurkan 20 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga
Waka BGN Ancam Tutup Permanen SPPG Tak Layak di Rembang
Pelajar di Demak Tewas Akibat Luka Tusuk, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 11:16 WIB

Bappenas Dorong Pengembangan SAEEC dan DAS Serayu, Wonosobo Siapkan Proyek Terpadu Berbasis Energi, Pangan, Air, dan Pariwisata

Jumat, 11 September 2026 - 18:52 WIB

Tawuran Pelajar di Demak Berujung Maut, Empat Anak Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 18:32 WIB

Polres Demak dan Wartawan Salurkan Air Bersih ke Ponpes Giri Kesumo

Jumat, 11 September 2026 - 16:40 WIB

HAORNAS 2026, Bupati Wonosobo Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga sebagai Gaya Hidup

Jumat, 11 September 2026 - 09:54 WIB

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Berita Terbaru

Tim Gabungan kembali menggelar operasi rokok ilegal di Kabupaten Wonosobo pada Kamis (10/9/2026).

Daerah

Tim Gabungan Wonosobo Amankan 2.188 Batang Rokok Ilegal

Jumat, 11 Sep 2026 - 09:54 WIB