Tinjau MBG, Pj Bupati Kudus Pastikan Stok Bahan Baku dan Takaran Gizi Terpenuhi

Avatar photo

- Reporter

Rabu, 12 Februari 2025 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj. Bupati Kudus, Herda Helmijaya
bersama unsur Forkopimda Kudus meninjau pengolahan serta pendistribusian MBG di Ponpes Nashrul Ummah, kompleks SMK Assa'idiyah 2 Mejobo Kudus, Rabu (12/2/2025).

Pj. Bupati Kudus, Herda Helmijaya bersama unsur Forkopimda Kudus meninjau pengolahan serta pendistribusian MBG di Ponpes Nashrul Ummah, kompleks SMK Assa'idiyah 2 Mejobo Kudus, Rabu (12/2/2025).

Pilarjaten.com, Kudus – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program nasional yang pelaksanaannya melalui Badan Gizi Nasional (BGN) dengan dukungan penuh oleh jajaran TNI. Untuk memastikan kelancaran serta kecukupan takaran gizi yang disajikan bagi siswa-siswi, Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Herda Helmijaya bersama unsur Forkopimda Kudus meninjau pengolahan serta pendistribusian MBG di Ponpes Nashrul Ummah, kompleks SMK Assa’idiyah 2 Mejobo Kudus, Rabu (12/2/2025). 

“Tinjauan yang kami lakukan untuk memastikan takaran gizi melalui keterangan ahli gizi yang ditugaskan di tempat ini. Menurut mereka, selama ini hasil pengukuran dari BGN takaran gizi yang dibutuhkan sudah terpenuhi,” terang Herda.

Selain itu, pihaknya juga memastikan kesiapan pasokan bahan baku serta manajemen waktu yang harus selalu dipastikan dapat terpenuhi sehingga tidak mengganggu pelaksanaan MBG, mulai pengolahan sampai dengan pendistribusian kepada siswa-siswi.

Baca Juga:  OJK Lakukan Sita Aset Perkara Tindak Pidana PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia

“Tentu juga memastikan stok bahan baku terpenuhi serta harus mengutamakan kesegaran dan kualitas makanan agar tetap terjaga,” ujarnya.

Terkait dengan keberagaman menu, Pj Bupati, Herda berpesan kepada ahli gizi dan juru masak agar mengombinasikan menu masakan agar siswa-siswi tidak merasa bosan dengan menu masakan yang disajikan. Tentu, hal tersebut dapat dievaluasi setiap 3 atau 6 bulan sekali, dan diselaraskan dengan selera siswa-siswi dan pasokan bahan baku yang ada.

“Mereka membuat menu 10 harian, artinya berulang terus sajian menu yang diberikan. Selain itu, menu yang disajikan juga harus terus dievaluasi sehingga dapat diketahui antara menu mana yang menjadi favorit dan yang kurang favorit,” jelas Pj Bupati.

Sementara itu, Komandan Kodim 0722/Kudus, Letkol Inf. Hermawan Setya Budi melalui Kasdim Mayor Inf. Muhlisin mengatakan, program MBG yang dilaksanakan melalui jajaran TNI terbagi menjadi 2 kategori, yakni hybrid dan reguler. Pihaknya menjelaskan kegiatan saat ini termasuk kategori hybrid, karena memanfaatkan sarpras yang ada tetapi dapat menjangkau beberapa sekolah.

Baca Juga:  Koperasi Merah Putih Diharapkan Mampu Perkuat Perekonomian Desa

Sementara kategori reguler perlu mempersiapkan dan membangun tempatnya terlebih dulu, baru kemudian dilakukan pengisian sarpras dan sebagainya.

“Alhamdulillah dalam kategori hybrid ini kita bisa menjangkau sasaran sebanyak 3.180-an siswa-siswi,” ucapnya.

Pihaknya juga mengaku telah mendapatkan perintah dari atasan untuk mempersiapkan 3 lokasi yang menjadi tempat regular dari pelaksanaan program MBG tersebut, meliputi Kecamatan Jati, Mejobo, dan Dawe.

“Kita sudah koordinasi dengan Pemda terkait tanah aset daerah. Data juga telah kami kirim ke BGN, tinggal kami menunggu tindak lanjut setelah proses survei nanti,” katanya.

Pihaknya juga menyampaikan, menurut persentase dari BGN pusat dalam jangka panjang, Kabupaten Kudus mendapat target 88 titik lokasi pelaksanaan program MBG dari pemerintah. Pihaknya mengaku selalu siap menindaklanjuti perintah dari atasan.

Baca Juga:  OJK Serahkan Hasil Pemeriksaan Khusus PT Dana Syariah Indonesia kepada Bareskrim Polri

“Sementara kami hanya diminta penyiapan lahan, untuk progres pembangunan menunggu informasi lebih lanjut nantinya. Intinya kami hanya mengawal saja,” tegasnya.

Pihaknya juga memberikan kesempatan bagi masyarakat Kabupaten Kudus yang ingin bermitra dalam pelaksanaan program MBG, tentu dengan ketentuan yang berlaku. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir dampak ekonomi yang kemungkinan terjadi dari pelaksanaan MBG.

“Bagi masyarakat yang ingin bermitra, silahkan mendaftar melalui sistem online di web BGN, disitu ada tutorialnya. Kami berikan kesempatan bagi masyarakat menjadi mitra BGN untuk meminimalisir dampak ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM di kantin sekolah,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, diserahkan pula beberapa bantuan logistik untuk dapur umum di Ponpes Nashrul Ummah secara simbolis dari Danrem 073/Makutarama.

Follow WhatsApp Channel pilarjateng.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik
Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang
Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat
Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak
Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi
OJK Panggil Kredivo dan KrediFazz Terkait Dugaan Pelanggaran Etika Penagihan
Jateng dan Fujian Tiongkok Teken Dua Kesepakatan Strategis
Razia Gabungan di Sulang, Petugas Sita 25.200 Batang Rokok Ilegal

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 21:44 WIB

Pemkab Rembang Luncurkan Elektronifikasi Transaksi Pemda Melalui Pembayaran Elektronik

Senin, 27 Juli 2026 - 21:25 WIB

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Sabtu, 25 Juli 2026 - 23:02 WIB

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:51 WIB

Sekda Jateng Tegaskan Pentingnya Kualitas Pengasuhan dan Pendidikan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:29 WIB

Pisowanan Agung, Merawat Warisan Leluhur Menyatukan Langkah Menuju Wonosobo Loh Jinawi

Berita Terbaru

Bupati Rembang, Harno menjadi pembina upacara peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang di Alun-Alun Rembang, Senin (27/7).

Daerah

Masa Kerja PPPK Pemkab Rembang Tahap 2 Diperpanjang

Senin, 27 Jul 2026 - 21:25 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, mengingatkan masyarakat agCegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obatar lebih cerdas dalam memilih obat.

Daerah

Cegah Penyakit, Masyarakat Harus Cerdas Memilih Obat

Sabtu, 25 Jul 2026 - 23:02 WIB